Jumat, 15 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Bakteri di Menu Jadi Biang Keladi, Ratusan Siswa Keracunan MBG di Bogor

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 13 Mei 2025 17:44 WIB
Rubrik Nasional
Bakteri di Menu Jadi Biang Keladi, Ratusan Siswa Keracunan MBG di Bogor

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengunjungi korban dugaan keracunan paket menu MBG. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Kasus keracunan massal akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bogor terus bertambah, dengan total 223 siswa terdampak. Pemerintah menanggung seluruh biaya pengobatan, sementara hasil uji laboratorium mengungkap adanya bakteri E. coli dan Salmonella dalam makanan yang dikonsumsi.

Deputi Bidang Sistem Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan para korban akan ditanggung negara. Pihaknya telah bekerja sama dengan puskesmas dan fasilitas kesehatan setempat untuk memastikan para siswa mendapatkan perawatan optimal tanpa beban biaya.

“Korban diberikan asuransi untuk membayar biaya kesehatannya dan kami bekerja sama dengan puskesmas menanggung seluruh biaya pengobatan itu,” ujar Tigor dalam keterangan tertulis, Selasa (13/5).

Lebih lanjut, BGN juga telah melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kasus keracunan ini dan memberikan teguran keras kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat. Tak hanya itu, pelatihan ulang akan diberikan kepada seluruh pegawai SPPG, khususnya bagian penjamah makanan, untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

“Kalau ada indikasi bahan makanan tidak segar atau ditemukan kejanggalan dari pihak pemasok, kami tidak akan segan untuk memutus kerja sama dengan supplier tersebut,” tegas Tigor.

Di Bogor, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan bahwa jumlah siswa yang mengalami keracunan mengalami peningkatan dari 210 menjadi 223 orang. Angka ini berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi dari 13 sekolah terdampak. Sejumlah 45 siswa dirawat inap, 49 lainnya menjalani rawat jalan, dan sisanya sebanyak 129 orang mengalami gejala ringan.

BeritaTerbaru

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB

“Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan sekolah-sekolah terdampak dan rumah sakit untuk memastikan penanganan dilakukan secara optimal,” ungkap Sri.

Sebagai langkah antisipasi, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) sejak Jumat (9/5). Keputusan ini diambil agar siswa yang terindikasi mengalami gejala keracunan dapat segera mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir soal biaya.

Berdasarkan hasil uji sampel makanan yang dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Bogor, ditemukan bahwa dua jenis bakteri penyebab utama keracunan adalah Escherichia coli (E. coli) dan Salmonella. Bakteri ini ditemukan pada menu telur ceplok berbumbu barbeque serta tumis toge dan tahu yang disajikan dalam paket MBG.

“Bakteri ini muncul dari ceplok telor yang dipakai bumbu barbeque. Kemudian ada juga tumis toge dan tahu yang terindikasi mengandung Salmonella,” kata Wali Kota Dedie Rachim dalam jumpa pers, Senin (12/5).

Ia menjelaskan bahwa uji laboratorium dilakukan terhadap sisa makanan yang dikonsumsi para siswa. Sampel yang diuji meliputi nasi, telur, tahu, toge, serta beberapa bahan lainnya yang tersisa setelah kejadian.

Kasus keracunan ini pertama kali mencuat pada Rabu (7/5), ketika 36 siswa Sekolah Bosowa Bina Insani mengalami gejala mual, muntah, dan diare setelah menyantap menu MBG. Seiring waktu, jumlah korban terus bertambah hingga akhirnya Pemkot Bogor menetapkan status KLB dan melibatkan lintas sektor dalam proses penanganan.

Insiden ini menjadi tamparan keras bagi sistem penyediaan makanan bergizi gratis yang selama ini digadang sebagai upaya menekan angka kekurangan gizi dan stunting di kalangan pelajar. Tigor menegaskan bahwa ke depan, BGN akan lebih ketat dalam pengawasan kualitas bahan makanan serta memperbaiki mekanisme kontrol internal di setiap dapur penyedia MBG.

“Kami sedang menyusun standar operasional prosedur baru yang lebih ketat. Semua pihak terkait, mulai dari penyuplai hingga penjamah makanan, harus bekerja sesuai dengan protokol kesehatan pangan,” ujarnya. (rmg/san)

Tags: biayabogorkeracunanMakan Bergizi Gratispengobatan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Satu Jembatan Garuda di Kota Tangerang Selesai Dibangun, Maryono Harap Dapat Diperluas

Satu Jembatan Garuda di Kota Tangerang Selesai Dibangun, Maryono Harap Dapat Diperluas

Sabtu, 9 Mei 2026 08:26 WIB
433 Anggota PMR Kota Tangerang Ikuti Sarasehan 2026

433 Anggota PMR Kota Tangerang Ikuti Sarasehan 2026

Minggu, 10 Mei 2026 17:07 WIB
16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Dipicu Masalah Ekononi Hingga Judol

16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Mayoritas Ini Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 16:35 WIB
Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, tampak dari depan. (ISTIMEWA)

Jelang Purna Bakti Suaedi Kurdiatna, Figur Sekwan Pandeglang Selanjutnya Masih Teka-teki

Minggu, 10 Mei 2026 17:39 WIB
Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran

Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran

Senin, 11 Mei 2026 19:35 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.