Kamis, 14 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

BPOM Catat 17 Kasus Keracunan Dalam Program MBG

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 15 Mei 2025 18:06 WIB
Rubrik Nasional
BPOM Catat 17 Kasus Keracunan Dalam Program MBG

Kepala Badan POM Taruna Ikrar (tengah) memberikan paparan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat sepanjang awal tahun 2025 terjadi sebanyak 17 kejadian luar biasa (KLB) keracunan yang berasal dari makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). BPOM mengaku tidak dilibatkan secara menyeluruh dalam proses pengawasan produksi makanan MBG.

Rentetan kejadian KLB keracunan tersebut terjadi antara 6 Januari hingga 12 Mei 2025. “Menurut data yang kami miliki, ada 17 kejadian luar biasa keracunan pangan terkait dengan MBG di 10 provinsi yang teridentifikasi,” ujar
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis, 15 Mei 2025.

Ke-17 lokasi insiden keracunan yang melibatkan ratusan anak-anak sekolah sebagai korban antara lain: Nunukan Selatan (Kalimantan Utara), Gorontalo, Bombana dan Kendari (Sulawesi Tenggara), Takalar (Sulawesi Selatan), Waingapu (Sumba Timur, NTT), Lombok Tengah (NTB), Karanganyar, Batang dan Sukoharjo (Jawa Tengah).
Kemudian, Tasikmalaya, Bandung, Bogor, Cianjur dan Indramayu (Jawa Barat), Pandeglang (Banten), serta Empat Lawang dan Penukal Abab Lematang Ilir (Sumatera Selatan).

Akar masalah keracunan berasal dari beberapa faktor, yang sebagian besar bersumber dari lemahnya pengawasan dan pengendalian keamanan pangan. Kontaminasi terjadi sejak awal, yakni pada bahan mentah yang digunakan. Lingkungan dapur yang tidak memenuhi standar kebersihan dan sanitasi juga memperparah situasi.

“Kontaminasi ini terjadi karena bahan mentah, lingkungan pengolahan yang tidak mendukung, serta penjamahan pada makanan,” jelas Ikrar.

Ia juga menyoroti pertumbuhan bakteri akibat makanan disimpan pada suhu yang tidak sesuai serta terlalu lama sebelum didistribusikan. “Contohnya, ada beberapa makanan dimasak terlalu cepat tetapi lambat didistribusikan, sehingga menimbulkan keracunan pada anak-anak,” tambahnya.

BeritaTerbaru

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB

Selain itu, kegagalan dalam pengendalian sanitasi dapur menjadi perhatian serius. Banyak dapur penyedia makanan MBG yang tidak memenuhi standar kebersihan dan tidak diawasi secara ketat. “Ada hal yang perlu kita perhatikan betul tentang kegagalan pengendalian keamanan pangan yang hubungannya dengan higienis dan sanitasi,” kata Ikrar.

Ironisnya, BPOM mengaku tidak dilibatkan secara menyeluruh dalam proses pengawasan produksi makanan MBG. Menurut Taruna Ikrar, lembaganya memiliki tenaga ahli dan personel terlatih yang mampu melakukan pengecekan kelayakan dapur, namun keterlibatan mereka masih terbatas.

“Contoh paling konkret, kami tidak dilibatkan untuk memeriksa apakah dapur-dapur itu layak atau tidak, padahal kami punya personel dan keahlian untuk itu,” tegasnya.

Ia mengungkap bahwa BPOM dan Badan Gizi Nasional (BGN) sejatinya telah memiliki nota kesepahaman untuk mengawasi pelaksanaan MBG melalui 13 program kerja sama. Namun, dalam kenyataannya, tidak semua poin dalam kesepakatan tersebut berjalan sebagaimana mestinya.

Selama ini, peran BPOM baru sebatas dalam penyusunan modul pelatihan bagi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), bukan pada aspek pengawasan teknis lapangan. “Bukan kami tidak mau bekerja untuk itu, tapi kami memang tidak dilibatkan dalam hal-hal prinsip seperti pengecekan dapur. Kami hanya diberi tugas dalam hal penyusunan modul pelatihan,” ujarnya.

Taruna pun berharap Komisi IX DPR RI dapat membantu mendorong keterlibatan aktif BPOM dalam pengawasan MBG, mulai dari hulu hingga hilir. “Kami dilibatkan setelah kejadian luar biasa terjadi. Kami ingin transparan dan menggugah pihak-pihak terkait agar melibatkan BPOM sejak awal,” tuturnya.

BPOM menekankan pentingnya evaluasi total terhadap sistem distribusi dan pengolahan makanan dalam program MBG. Ikrar menyebut, dapur-dapur penyedia makanan perlu ditinjau kembali kelayakannya secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak berulang.

“Sebagian mungkin dapurnya itu perlu dievaluasi, perlu diperbaiki. BPOM berkomitmen memberikan pendampingan kepada petugas, khususnya yang berhubungan dengan dapur,” ujarnya.

Pihak BPOM juga menyerukan peningkatan standar kebersihan, perbaikan sistem penyimpanan makanan, pengawasan suhu makanan, serta edukasi dan pelatihan bagi seluruh petugas lapangan yang terlibat. (rmg/san)

Tags: BGNBPOM RIdapurdpr riMBG
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Selasa, 12 Mei 2026 18:55 WIB
IMG_20260513_095131

Praktik “Titip Jabatan” Disebut Masih Terjadi, Penerapan Manajemen Talenta Dipersoalkan

Rabu, 13 Mei 2026 09:57 WIB
MEMBERIKAN PERNYATAAN - Kabid Humas Polda Banten Kombespol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan pernyataan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Viral Botol Miras Di Mapolsek Baros, Kapolda Banten Instruksikan Sanksi Tegas

Senin, 11 Mei 2026 17:33 WIB
Taklukkan Lens, PSG Kunci Gelar Juara Ligue 1

Taklukkan Lens, PSG Kunci Gelar Juara Ligue 1

Kamis, 14 Mei 2026 08:02 WIB
433 Anggota PMR Kota Tangerang Ikuti Sarasehan 2026

433 Anggota PMR Kota Tangerang Ikuti Sarasehan 2026

Minggu, 10 Mei 2026 17:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.