SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, mulai tancap gas. Lantaran, kerap disinggung terkait kegunaan terminal Cadasari, sekaligus capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Instansi itu, kini mulai mengoperasikan terminal Tipe C tersebut, untuk melayani rute baru, yaitu jurusan Cadasari-Kaduagung.
Walau tantangan membuka rute baru itu, salah satunya yakni minimnya penumpang, karena harus bersaing dengan kendaraan pribadi dan belum banyak orang yang tahu mengenai kebijakan itu. Bagi mobil angkutan biasa, mungkin tidak ada yang berani beroperasi di rute tersebut.
Dishub Pandeglang tentu tidak kehabisan akal, instansi itu memanfaatkan keberadaan bus Dalam Negeri (Damri) untuk membuka jalur baru. Bahkan, selama satu tahun kedepan, masyarakat bisa membayar semampunya.
Manfaat menggunakan Damri yaitu, tidak ada target setoran oleh pihak angkutan, dan menjadi salah satu alternatif terbaik yang dimiliki. Terlebih, sopir Damri hanya diberikan target harus bisa mengoperasikan kendaraan sebanyak tiga rit sehari, tanpa menghitung keuntungan atau uang bensin.
Sejak beroperasi beberapa waktu lalu, hanya ada beberapa penumpang atau masyarakat yang memanfaatkan jasa angkutan tersebut. Bahkan, sopir Damri sempat mengajak siswa sekolah untuk naik kendaraan guna kepentingan promosi dan tidak dipungut biaya.
“Masih sepi, sehari paling dua sampai lima orang,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Terminal Dishub Kabupaten Pandeglang Suhaedi, Jumat (16/5/2025).
Selain untuk memanfaatkan terminal yang ada, mambuka jalur atau trayek baru itu juga, sebagai upaya menambah pendapatan bagi kas daerah. Meskipun, hal itu baru bisa dilakukan ditahun 2026 mendatang.
“Target jangka panjangnya, untuk penambahan PAD. Kalau sekarang belum, masih bayar semampunya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ditambahkannya, sejauh ini keberadaan terminal Cadasari memang tak dimanfaatkan maksimal. Alhasil, bangunan yang ada secara perlahan rusak begitu saja.
Padahal, diakui atau tidak, target Pemerintah Daerah (Pemda) dengan membangun terminal tersebut, diantaranya yaitu agar memudahkan akses transportasi masyarakat, juga menambah PAD bagi instansi terkait.
Dengan demikian, walau masih sebatas uji coba, diharapkan operasional terminal Cadasari kini dapat konsisten dan intensif.
“Paling tidak, ada dukungan dari para sopir angkutan umum dan masyarakat,” harapnya. (adib)