Sabtu, 4 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Komnas Perempuan Kecam Fadli Zon Terkait Penyangkalan Pemerkosaan Massal 1998

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 15 Jun 2025 17:30 WIB
Rubrik Nasional
Komnas Perempuan Kecam Fadli Zon Terkait Penyangkalan Pemerkosaan Massal 1998

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menyangkal terjadinya kekerasan seksual massal pada Kerusuhan Mei 1998, dalam wawancara program Real Talk with Uni Lubis by IDN Times, Senin (8/6/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengecam pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyangkal adanya kekerasan seksual dalam Tragedi Mei 1998. Pernyataan itu dinilai sebagai bentuk penyangkalan sejarah dan pengingkaran atas pengakuan resmi negara terhadap pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang pernah terjadi.

“Penyintas sudah terlalu lama memikul beban dalam diam. Penyangkalan ini bukan hanya menyakitkan, tapi juga memperpanjang impunitas,” kata Komisioner Komnas Perempuan Dahlia Madanih dalam keterangan resminya, Minggu (15/6/2025).

Komnas Perempuan menegaskan bahwa negara telah secara resmi mengakui terjadinya pemerkosaan massal dalam kerusuhan Mei 1998. Pengakuan ini didasarkan pada laporan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk pemerintah pada 23 Juli 1998, dan melibatkan lima pejabat tinggi negara, yakni Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI, Menteri Kehakiman, Menteri Dalam Negeri, Menteri Negara Urusan Peranan Wanita, serta Jaksa Agung.

Laporan TGPF mencatat setidaknya 85 kasus kekerasan seksual, termasuk 52 kasus perkosaan terhadap perempuan, mayoritas etnis Tionghoa. Laporan tersebut diserahkan langsung kepada Presiden BJ Habibie dan menjadi dasar pembentukan Komnas Perempuan melalui Keputusan Presiden No. 181 Tahun 1998.

Komisioner Yuni Asriyanti menyebut pengakuan atas kebenaran merupakan fondasi penting dalam proses pemulihan korban. Ia meminta agar pernyataan Menteri Kebudayaan dicabut dan digantikan dengan permintaan maaf kepada penyintas dan masyarakat. “Sebagai wujud tanggung jawab moral dan komitmen terhadap prinsip hak asasi manusia,” tegasnya.

Wakil Ketua Transisi Komnas Perempuan, Sondang Frishka Simanjuntak, menyebut penyangkalan terhadap dokumen TGPF sama saja dengan menafikan upaya kolektif bangsa dalam mencari keadilan. Ia menyerukan kepada pejabat negara untuk menghormati kerja-kerja pendokumentasian resmi dan mendukung pemulihan korban secara adil dan bermartabat.

Baca Juga: Polisi Update Kasus Kekerasan Seksual di Cipondoh, Ivan Masih Diburu

Sikap Fadli Zon menuai sorotan luas setelah pernyataannya dalam sebuah wawancara dengan jurnalis senior Uni Zulfiani Lubis dipublikasikan di kanal YouTube IDN Times pada Rabu (11/6). Dalam tayangan itu, Fadli menyebut pemerkosaan massal 1998 sebagai rumor belaka tanpa bukti sahih.

“Pemerkosaan massal kata siapa itu? Enggak pernah ada proof-nya. Itu adalah cerita. Kalau ada tunjukkan, ada enggak di dalam buku sejarah itu?” ujar Fadli dalam video wawancara tersebut.
Pernyataan itu memicu reaksi keras dari Koalisi Masyarakat Sipil. Dalam konferensi pers virtual bertajuk Masyarakat Sipil Melawan Impunitas, Jumat (13/6), mereka mendesak agar Fadli mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada publik.

BeritaTerbaru

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB

“Pernyataan Fadli Zon menunjukkan sikap nirempati terhadap korban dan seluruh perempuan yang berjuang bersama korban,” kata Ita F. Nadia dari Tim Relawan untuk Kekerasan terhadap Perempuan.

Ia menekankan bahwa kekerasan seksual memiliki kekhususan tersendiri dibanding bentuk kekerasan lainnya. Dalam konteks Mei 1998, kekerasan itu dilakukan secara sistematis dengan menyasar kelompok etnis tertentu. Nadia juga menyebut bahwa sebagian korban dan keluarganya masih hidup dan menyimpan trauma mendalam hingga kini.

“Dua hari lalu seorang korban pemerkosaan yang sekarang berdomisili di Sydney menelepon saya. Dia bertanya apakah harus memberikan testimoni?” tutur Nadia.

Kritik juga datang dari Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, yang menilai pernyataan Fadli sebagai bentuk pembelaan diri atas rekam jejak masa lalu pemerintahan saat ini. Menurutnya, penyebutan tragedi itu sebagai rumor merupakan kesalahan fatal dan bertentangan dengan temuan resmi dari lembaga negara.

Baca Juga: Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

“Peristiwa itu telah diverifikasi kebenarannya berulang kali oleh berbagai otoritas resmi. Tim Gabungan Pencari Fakta adalah mandat Presiden dan disetujui oleh sejumlah pejabat tinggi negara saat itu,” jelas Usman.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut telah masuk dalam daftar 12 pelanggaran HAM berat oleh Komnas HAM dan telah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Ini bukan rumor, ini adalah tragedi yang telah diakui secara legal dan moral oleh negara,” imbuhnya.
Usman juga menanggapi argumen Fadli yang menyebut peristiwa itu tak bisa dibuktikan di pengadilan. Ia menyatakan hal itu tidak relevan karena pemerintah tak pernah menggelar pengadilan HAM untuk kasus ini.

“Yang perlu dilakukan adalah membentuk pengadilan hak asasi manusia untuk memeriksa keseluruhan laporan dan bukti-bukti,” ujarnya. (rmg/san)

Tags: Fadli Zonkekerasan seksualKomnas Perempuannegarapemerkosaan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Minggu, 28 Jun 2026 16:19 WIB
Ribuan Warga Tangsel Rela Antre Demi Sembako Murah di Bazar HUT Bhayangkara ke-80

Ribuan Warga Tangsel Rela Antre Demi Sembako Murah di Bazar HUT Bhayangkara ke-80

Minggu, 28 Jun 2026 16:23 WIB
Truk Tambang Membandel, Pemkab Lebak Siapkan Tim Gabungan

Truk Tambang Membandel, Pemkab Lebak Siapkan Tim Gabungan

Selasa, 30 Jun 2026 17:19 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Tak Ganggu Proyek PSEL

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Tak Ganggu Proyek PSEL

Kamis, 2 Jul 2026 21:14 WIB
STAND DISPARBUD -- Stand Disparbud Kabupaten Pandeglang, ditetapkan sebagai stand terbaik dalam event Exciting Banten Festival 2026, di Pantai Cibeureum 1, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, yang ditutup pada Minggu (28/6/2026). (ISTIMEWA)

Wisata Cikadu Pandeglang Ditetapkan Jadi Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual

Senin, 29 Jun 2026 13:29 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.