Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Duh, Anak di Pamulang Dipaksa Berjualan Dengan Kaki Penuh Luka

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 17 Jun 2025 19:47 WIB
Rubrik Nasional
Duh, Anak di Pamulang Dipaksa Berjualan Dengan Kaki Penuh Luka

OBATI LUKA: Tangkapan layar CCTV N sedang mengobati luka saat berjualan di wilayah Pamulang. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Seorang anak laki-laki berinisial N (15), yang kerap terlihat berjualan risol di kawasan Griya Pamulang Extension, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ibunya. Dugaan ini mencuat setelah seorang warga bernama Abizar mengunggah video dan kronologi kondisi mengenaskan N di media sosial.

Kisah memilukan ini berawal saat Noval mendatangi rumah Abizar pada Jumat (13/6/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertatih-tatih, bocah yang diperkirakan berusia 11 hingga 13 tahun itu menunjukkan luka di kedua kakinya.

“Dia kondisi datang kayak sakit, tertatih tatih, terus awalnya dia dateng bukan mau minta minum, obat luka, dia tunjukin, susah payah sampai lutut. Saya lihat di betis ada luka koreng tapi bulat kayak rokok, ada tiga,” ujarnya saat dimintai keterangan, Selasa (17/6).

Saat itu, Abizar memberikan perban dan obat luka seadanya. N pun sempat meminta beras. Ketika ditanya alasannya, ia menjawab bahwa hubungannya dengan sang ibu sudah “putus”. Namun, tak lama kemudian, sosok perempuan yang diakui sebagai ibu tirinya justru muncul dan menunjukkan perilaku tak biasa.

“Dia datang dan seperti yang terlihat di video yang saya unggah, langsung bilang, ‘jangan dikasih makan anak saya’. Saya kaget, harusnya bilang terima kasih, tapi ini malah begitu, cuma setelah saya masuk rumah jadi kepikiran terus ya udahlah nggak bisa dibiarin sama orang tua akhirnya saya posting biar viral,” ungkapnya.

Abizar pun beberapa kali sempat menanyakan soal munculnya luka-luka yang dialami N. Tetapi, N terdiam seribu bahasa tanpa memberikan jawaban berbanding terbalik jika diajak bicara soal topik yang berbeda. Abizar memang mengenalnya lantaran hampir setiap hari berjualan.

Baca Juga: YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

“Dia gak cerita saya udah tanya berkali-kali tapi diam aja. Memang gitu, ngomong gak jelas, kalau gak gitu, dia diam aja,” katanya.

Kata Abizar, bocah tersebut diketahui sering berjualan risol keliling. Risol yang dijajakan dibuat oleh ibunya, dan N yang bertugas menjual. Namun menurut keterangan warga, makanan tersebut sudah tidak layak konsumsi karena diduga disimpan terlalu lama. Beberapa warga bahkan enggan membeli atau memakan risol itu karena rasanya sudah tidak enak.

BeritaTerbaru

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Kamis, 10 Sep 2026 18:01 WIB
Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 17:58 WIB
59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB

“Sebenernya N ini sudah bertahun-tahun sudah jualan risol. Ibunya masak dia yang jual, cuma karena risol mungkin sudah berhari-hari gak laku, jadi gak enak, jadi kalau orang beli gak laku. Saya dikasih juga gak mau, pas saya makan rasanya gak enak, jadi saya kasih uang aja, kebetulan karena sering ngobrol sama saya, jadi suka minta minum, minta makan,” paparnya.

Abizar yang telah tinggal di lingkungan tersebut selama lebih dari 10 tahun, mengaku mengenal N sejak sekitar 3 tahun lalu. Setelah postingan itu viral di sejumah media sosial, beberapa netizen pun memberikan komentarnya sesuai dengan narasi yang dibangun oleh Abizar lantaran pernah melihat yang bersangkutan. Banyak juga netizen memberikan kalimat geram sembari mentag akun @kpai.official.

Abizar juga menyebutkan, pasca unggahan diakun @jabodetabek24info itu viral, pihak kepolisian dan Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan setempat menghubungi Abizar akan lokasi tinggal anak tersebut. N pun sudah tidak terlihat berjualan sejak pertemuan terakhirnya.

Setelah mendapatkan perhatian publik, akhirnya diketahui bahwa N tinggal di wilayah Kecamatan Ciputat. Hal tersebut pun dibenarkan oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq. Kata dia, pihaknya bersama dengan UPTD Perlindungan Anak dan Perempuan Tangsel telah mendatangi tempat tinggal N pada, Senin (16/6).

Baca Juga: 620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

“Menidaklanjuti kejadian viral di instagram tentang dugaan tindak pidana penganiayaan atau kekerasan terhadap anak, Tim Opsnal Reskrim Polsek Ciputat Timur mendatangi rumah korban dan bertemu dengan ibu dan kakak korban, selanjutnya petugas memberikan imbauan dan menasehati kepada ibu korban untuk tidak melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap anak dan mencukupi kebutuhannya,” bebernya.

Setelah mendatangi tempat tinggal N, akhirnya diketahui bahwa seorang wanita yang dinarasikan dalam medsos sebagai ibu rupanya ibu kandung N berinisial LH (46). Pihak kepolisian dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak pun memberikan pemahaman kepada LH dan kakak N yaitu MD. LH memang keras dan sering meledak-ledak memarahi anaknya.

“Keterangan dari LH benar ibu korban mengakui melakukan kekerasan terhadap korban,” katanya. (eko)

Tags: anaklukapamulang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat
Nasional

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Abu Vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta Tetap Diawasi

Abu Vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta Tetap Diawasi

Kamis, 10 Sep 2026 17:15 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
SIDAK WAJIB PAJAK -- Pimpinan DPRD dan Tim Optimalisasi PAD Pemkab Pandeglang, melakukan sidak sejumlah Cafe & Resto, Kamis (10/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah

Kamis, 10 Sep 2026 21:58 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.