SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pemerintah Kota Tangerang terus melanjutkan proses relokasi pedagang ke gedung baru Pasar Anyar yang telah rampung direvitalisasi. Langkah ini dilakukan setelah Kementerian Pekerjaan Umum secara resmi menyerahkan pengelolaan pasar tersebut kepada Pemkot Tangerang.
Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono menyampaikan bahwa proses relokasi sudah memasuki tahap ketiga. Pemindahan pedagang dilakukan secara bertahap dan persuasif sejak awal Juni 2025.
“Hari ini merupakan bagian dari rangkaian pemindahan pedagang ke dalam gedung baru, karena secara resmi operasional Pasar Anyar telah diserahkan dari Kementerian PU ke Pemerintah Kota. Oleh karena itu, kami mengajak pedagang untuk secara bertahap menempati tempat usaha mereka di gedung baru,” ujarnya, Selasa (17/6/2025).
Relokasi ini hanya menyasar para pedagang yang sudah terdaftar resmi di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disindagkop UKM), serta PD Pasar. Mereka adalah pedagang yang sebelumnya telah memiliki plot kios di dalam bangunan baru Pasar Anyar. “Pedagang yang direlokasi ini merupakan mereka yang sudah tercatat dan memiliki penempatan kios yang jelas. Proses pemindahan ini dilakukan secara bertahap sejak 2 Juni, agar berjalan lancar dan tetap kondusif,” jelas Ruta.
Ia menambahkan bahwa seluruh desain tata ruang di dalam gedung pasar sudah disesuaikan dengan jenis komoditas yang dijual oleh masing-masing pedagang, guna menciptakan zonasi yang tertib dan memudahkan pembeli.
Sebelumnya, saat proses awal revitalisasi dimulai seluruh pedagang telah didata dan ditempatkan di tiga titik relokasi sementara, yaitu Pasar Anyar Selatan, Pasar Mambo, dan kawasan taman sekitar. Data tersebut menjadi dasar utama dalam penempatan kios baru di bangunan revitalisasi. “Kami menargetkan proses relokasi ini rampung di akhir bulan Juni agar aktivitas jual beli bisa segera kembali normal di dalam gedung baru,” kata Ruta.
Baca Juga: Relokasi Kabel Udara di Tangerang Selatan Terus Berlanjut
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional yang diselenggarakan di Kota Tangerang pada 29 Juni 2025.
Namun, Ruta menegaskan bahwa proses relokasi pedagang telah dimulai jauh sebelum rencana kunjungan tersebut. “Kunjungan tersebut tidak menjadi alasan relokasi, karena proses ini memang sudah kami rancang dan jalankan sebelumnya,” ujarnya menegaskan.
Revitalisasi Pasar Anyar sendiri merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana perdagangan rakyat di pusat kota. Gedung baru pasar tersebut diharapkan menjadi sentra ekonomi yang lebih tertib, higienis, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Setelah para pedagang terdaftar mulai masuk secara bertahap ke Gedung Pasar Anyar Tangerang yang telah rampung direvitalisasi, kini, para pedagang dan dibantu petugas gabungan pun mulai membersihkan lapak relokasi mereka secara bertahap.
Pantauan di lapangan, para pedagang dengan antusias sukarela membersihkan lapak-lapak relokasi mereka. Dimana diketahui, gerobak dan meja-meja dagangan mereka sudah masuk ke gedung Pasar Anyar Tangerang. Dalam hal ini, pedagang dibantu jajaran Satpol PP Kota Tangerang, Kecamatan Tangerang hingga jajaran Perumda Pasar Kota Tangerang.
“Kemarin sudah selesai sosialisasi pedagang kios dan lapak hingga lepas kunci. Kini, tahap selanjutnya adalah lapak-lapak relokasi sementara kemarin saat dilakukan revitalisasi yang kami tertibkan atau bersihkan. Tahap pertama adalah lapak-lapak relokasi di wajah depan Pasar Anyar,” ungkap Asisten Daerah II Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono.
Baca Juga: Awal Ramadan, Pemburu Takjil Pasar Anyar Tangerang Masih Sepi
Ia pun menjelaskan, tahapan pembersihan lapak relokasi ini dilakukan dengan persuasif dan sederet pedagang pun benar-benar turun terlibat membersihkan lapak-lapak dengan sukarela dan dibantu seluruh petugas.
“Karena memang, dagangan mereka sudah boleh ditata di dalam gedung Pasar Anyar. Maka, lapak relokasi ini sudah bisa kami bersihkan kembali. Dan, kini akan dilakukan mengembalikan fungsinya sebagai trotoar atau pedestrian,” jelas Ruta.
Kata Ruta, sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi perapihan lapak-lapak relokasi ini hingga tahap ke-3. Para pedagang pun sudah diberikan surat pemberitahuan. “Alhamdulillah, sejauh ini semua penertiban lapak relokasi berjalan dengan kondusif. Semua pihak saling bekerja sama, melakukan percepatan setiap tahapan, hingga akhirnya Pasar Anyar Tangerang benar-benar siap dibuka,” tutur Ruta. (mg01)
























