SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Harga minyak goreng, baik kemasan maupun curah, kembali mengalami kenaikan di pasaran. Menyikapi hal ini, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menggelar operasi pasar di Pasar Tradisional Tigaraksa, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (19/6).
Berdasarkan data dari Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, harga minyak goreng di pasar sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Untuk minyak kemasan merek Minyak Kita, HET-nya Rp15.700, namun di pasaran sudah mencapai Rp15.850. Sedangkan untuk minyak goreng curah, HET-nya Rp14.000 per liter, sementara harga di pasaran mencapai Rp15.250,” ujar Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Tangerang, Iskandar Nordat, Kamis (19/6).
Menanggapi kenaikan tersebut, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah langsung turun ke lapangan untuk meninjau dan menggelar operasi pasar sebagai langkah menekan lonjakan harga.
“Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) saya bersama Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Banten meninjau langsung operasi pasar minyak goreng, khususnya di Pasar Gudang Tigaraksa. Kami mendapat informasi bahwa harga minyak mulai naik, sehingga kami berkolaborasi memberikan subsidi kepada masyarakat. Setiap kios disediakan 10 karton minyak goreng,” ungkap Intan.
Ia berharap, kegiatan operasi pasar ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng.
Baca Juga: Cemari Lingkungan, TPS Ilegal di Pinang Kota Tangerang Disegel
“Kami harap upaya ini bisa meringankan beban masyarakat. Ke depan, kegiatan seperti ini juga akan digelar di lokasi lain,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso, menambahkan bahwa operasi pasar ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.
“Ini adalah bagian dari upaya pengendalian harga untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Selain minyak goreng, nantinya juga akan ada operasi pasar untuk komoditas lain seperti bawang putih,” jelasnya. (alfian/aditya)
