SATELITNEWS.COM, SERANG – Mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman (ATN), blak blakang terkait pembangunan Masjid Terapung Banten (MTB) yang mangkrak hingga 10 tahun. Hal tersebut terjadi, karena saat dirinya lengser sebagai Bupati Serang sudah tidak ada lagi biaya untuk melanjutkan pembangunan MTB.
“Sejak saya lengser jadi Bupati Serang, terhitung sekitar 10 tahun, saya sudah ngga tertarik lagi melihat kesini (MTB,red), karena pembangunannya sudah berhenti. Laka picise (gak ada uangnya), kalau sudah ngga jadi Bupati cari dana susah, kalau waktu saya jadi Bupati, walaupun susah tapi ngocor saja (ada saja anggaran), ada bantuan bantuan dari pengusaha, bisa disisipkan,” kata ATN, saat meninjau kondisi bangunan MTB di Kecamatan Cinangka, bersama jajaran pejabat Pemkab Serang, Selasa (24/6/2025).
Kata ATN, kebutuhan pembangunan MTB ini dahulu berdasarkan hitung – hitungannya, menelan anggaran sekitar Rp150 Miliar, yang meliputi untuk pembangunan gedung Masjid, gedung resepsi, dan beberapa kamar untuk kegiatan pendidikan serta pelatihan.
“Awalnya Rp200 Miliar, setelah di revisi, dihemat jadi Rp150 Miliar, itu tahun 2012. Sedangkan anggaran yang sudah terpakai Rp20 Miliar. Kemudian, untuk luas lahan sekitar 2 hektar termasuk dengan lahan yang sudah direklamasi,” tuturnya.
Dengan adanya keinginan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, yang akan melanjutkan pembangunan MTB, ATN menyampaikan ucapan terimakasih. Apalagi masuk dalam program 100 hari kerja.
“Kita berharap, struktur bangunan tetap sama, tapi tergantung pendanaan, mudahan mudahan cepat atau lambat terwujud, kalau terwujud satu periode ini lebih bagus,” tuturnya.
Baca Juga: Korban Tabrak Lari Di Kramatwatu Serang Meninggal Dunia
Plh Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto mengaku, jika hari ini pihaknya telah meninjau lokasi MTB.
Hal ini dimaksud, untuk memastikan apa saja yang sudah dilakukan oleh Yayasan yang menjadi pelaksana pembangunan dengan anggaran yang ada.
“Nanti kita coba bicarakan lebih lanjut langkah langkah selanjutnya, yayasan skemanya seperti apa dan upaya upaya pemerintah daerah seperti apa, agar bagaimana caranya di 5 tahun kedepan ini (MTB) sudah bisa terlihat sebagai fasilitas iconik,” ujarnya.
Rudy berharap, MTB ini kedepan bisa menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Serang yang bernuansa religi. Sehingga, bisa meningkatkan pendapatan masyarakat dan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Disinggung soal anggaran untuk melanjutkan pembangunan MTB, Rudy mengungkapkan, Bupati Serang dan Wakil Bupati Serang akan berupaya semaksimal mungkin membantu agar MTB ini terwujud.
Salah satunya, adalah dengan mencari berbagai skema bantuan seperti CSR perusahaan, hingga meminta bantuan ke Provinsi dan Pemerintah Pusat.
Baca Juga: Lepas Kontingen Popda, Sekda Serang Zaldi Target Juara dan Disporapar Peringkat 6
“Kita lihat lagi nanti skema kedepan,” tandasnya.
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, yang turut serta meninjau kondisi bangunan MTB, Entus Mahmud Sahiri mengaku, merasa bahagia dan bersyukur. Karena niat mulia Mantan Bupati Serang Ahmat Taufik Nuriman, yang ingin membangun MTB mendapat respon positif dari Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
“Keberadaan Masjid di daerah wisata Anyer – Cinangka ini, akan menjadi icon bagi Kabupaten Serang, dalam rangka membangun wisata religi di Kabupaten Serang,” tuturnya.
Entus mengungkapkan, dalam target 100 hari kerja Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, akan ada kesepahaman antara yayasan Albahru selaku pelaksanaan pembangunan dengan Pemkab Serang.
“Kita harpakan, dalam 5 tahun pembangunan MTB selesai, tentunya dengan penuh semangat dan penuh keyakinan,” pungkasnya. (sidik)
