SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Tiga dekade setelah Steven Spielberg membawa dinosaurus ke layar lebar lewat Jurassic Park, semesta itu kini hidup kembali dalam Jurassic World: Rebirth. Film terbaru ini tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2025.
Rebirth mengisahkan dunia lima tahun setelah Jurassic World Dominion. Populasi dinosaurus yang tersisa telah diasingkan ke sebuah pulau tropis terpencil karena ekologi bumi tak lagi mendukung kehidupan mereka.
Namun, ketenangan itu tak bertahan lama. Sebuah perusahaan farmasi bernama ParkerGenix mencium peluang besar. Tiga spesies prasejarah diyakini menyimpan materi genetik yang bisa menjadi kunci penemuan obat penyelamat umat manusia.
Maka dimulailah misi berbahaya untuk mencuri DNA itu dari pulau yang pernah jadi lokasi eksperimen rahasia InGen. Masuklah Zora Bennett, agen operasi rahasia yang diperankan Scarlett Johansson. Ia memimpin tim yang terdiri atas ahli paleontologi Dr. Henry Loomis (Jonathan Bailey) dan tentara bayaran kawakan Duncan Kincaid (Mahershala Ali).
Pulau Ile Saint-Hubert rupanya bukan sekadar tempat tinggal bagi spesies langka. Ia telah menjadi sarang dari eksperimen-eksperimen genetik yang gagal. Di sana hidup makhluk-makhluk hasil mutasi—termasuk Distortus Rex, varian T-Rex yang lebih besar, lebih cepat, dan lebih ganas.
Ketika tim mulai menjalankan misinya, mereka juga harus menyelamatkan keluarga sipil yang terdampar setelah kapal mereka diserang dinosaurus laut. Di titik ini, film berubah dari thriller ilmiah menjadi survival horror, dengan ketegangan yang terus meningkat.
Variety menyebut Rebirth sebagai “gabungan cerdas antara nostalgia dan inovasi,” dengan menyebut penampilan Scarlett Johansson sebagai “tokoh utama yang lebih dingin, lebih terlatih, dan lebih manusiawi dibandingkan protagonis film-film sebelumnya.”
The Hollywood Reporter menyoroti bagaimana Gareth Edwards “membawa atmosfer sinematik yang lebih dekat dengan Jurassic Park pertama—sunyi, mencekam, dan membiarkan ketakutan merayap perlahan.”
Collider memuji penggunaan practical effects dan pencahayaan alami dalam beberapa adegan di hutan tropis yang menghadirkan kesan realisme tinggi. “Alih-alih mengandalkan CGI berlebihan, film ini justru menciptakan kengerian lewat ketidaktahuan: suara ranting patah di kejauhan, gemuruh kaki makhluk besar yang tak terlihat, dan kesunyian yang menyesakkan,” tulis salah satu pengulasnya.
Beberapa kritikus merasa alur cerita di bagian tengah film agak melambat dan karakter-karakter pendukung kurang mendapat pengembangan. Meski demikian, mayoritas sepakat bahwa Rebirth berhasil memperkenalkan generasi baru Jurassic dengan arah cerita yang berpotensi dikembangkan lebih jauh di sekuel mendatang.
Selain Scarlett Johansson, film ini juga dibintangi oleh Mahershala Ali, Jonathan Bailey, Luna Blaise, Rupert Friend, Philippine Velge, dan Ed Skrein. Durasi film mencapai 134 menit, dengan lanskap sinematik tropis yang diambil di beberapa lokasi nyata dan studio efek visual kelas atas. (bbs)