SATELITNEWS.COM, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni, akan mengoptimalkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Jika itu berjalan baik, maka Andra meyakini target pertumbuhan ekonomi delapan persen bisa tercapai dengan baik.
Andra mengungkapkan, salah satu tujuan dibentuknya koperasi merah putih itu adalah, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di desa dan kelurahaan. Sehingga, ketika terjadi gejolak harga di pasaran, terutama pada komoditi pangan, koperasi ini berperan sebagai stabilitator.
“Di Banten ini, ada sekitar 1.552 koperasi merah putih. Nah, kalau semua itu berjalan optimal, saya yakin kebutuhan pokok kita akan terjaga dan perekonomian masyarakat akan meningkat,” ujarnya.
Yang terpenting saat ini adalah, bagaimana kita semua bisa membangun rasa optimisme itu. Optimisme untuk mewujudkan laju pertumbuhan ekonomi 8 persen, seperti yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Andra Soni juga menuturkan, akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten, untuk bersama-sama memberikan pembinaan dan monitoring dalam upaya pengembangan koperasi desa/kelurahan merah putih.
“Kita akan berikan pelatihan (bagi pengurus koperasi,red), bagaimana mengelola koperasi. Karena kita memiliki dinas yang membidangi kopersi dan lainnya,” pungkasnya.
Baca Juga: Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan
Andra juga menegaskan, jika operasional koperasi merah putih ini akan berkelanjutan, tidak terhenti ketika masa kepemimpinannya berganti. Dengan begitu maka, pembangunan ekonomi kerakyatannya juga akan berkesinambungan dalam jangka panjang.
“Ini bukan dalam rangka pengkotak-kotakan. Tetapi, koperasi ini sebagai media kemajuan bangsa kita dalam mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya lagi. (luthfi)
























