SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Penyakit Kanker Paru-Paru adalah penyebab kematian tertinggi akibat kanker di dunia menurut International Agency for Research on Cancer (IARC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun sayangnya penyakit ini kerap terdeteksi pada tahap lanjut karena akibat yang tidak disadari. Padahal deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Menurut Dokter Spesialis Paru Siloam Hospitals Lippo Village, Prof Dr dr Allen Widysanto, SpP, TTS, RPSGT, FAPSR, FISR, tidak ada gejala spesifik pada pengidap Kanker Paru-Paru. Sehingga sebagian besar sudah memiliki Stadium Lanjut atau Stadium 4 saat pertama kali datang. “Gejala umum yang terjadi adalah batuk, batuk darah, nyeri dada dan sesak,” jelasnya di hadapan awak media dalam kegiatan temu media yang digelar di salah satu rumah makan di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (17/7/2025) siang.
Dia juga menyatakan, berdasarkan catatan, sekitar 103.000 dari 127.070 kematian Kanker Paru-Paru, (81%) pada tahun 2023 disebabkan langsung oleh kebiasaan merokok. “Dengan tambahan 3.560 disebabkan oleh paparan asap rokok,” jelasnya.
Karenanya, untuk menjawab tantangan ini, Siloams Hosptals Lippo Village menghadirkan teknologi CT Scan Low Dose serta operasi tahap awal dengan pendekatan minim invasif sebagai solusi bagi pasien untuk diagnosis lebih cepat dan penanganan aman. CT Scan Low Dose memungkinkan deteksi dini perubahan pada paru-paru dengan paparan radiasi yang jauh lebih rendah dibandingkan CT Scan konvensional.
Prosedur ini sangat efektif untuk skrining Kanker Paru-Paru terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti perokok aktif, mantan perokok atau individu dengan riwayat keluarga Kanker Paru. “Deteksi dini menjadi kunci dalam meningkatkan angka harapan hidup pasien Kanker Paru. Dengan CT Scan Low Dose kami dapat menemukan kelainan pada paru bahkan sebelum gejala muncul sehingga memungkinkan penanganan lebih cepat dan tepat,” ujar Guru Besar Bidang Pulmonologi UPH dan Kedokteran Respirasi ini.
Selain itu, Siloam Hospitals Lippo Village juga menghadirkan prosedur operasi paru tahap awal (early stage surgery) dengan pendekatan minim invasif menggunakan teknologi Video-Assisted Thoracoscopic Surgery atau VATS. Teknik ini memungkinkan operasi dilakukan melalui sayatan kecil sehingga mengurangi risiko komplikasi dan mempersingkat masa rawat inap. “Pendekatan minim invasif ini memberikan manfaat signifikan. Terutama bagi pasien dengan Kanker Paru tahap awal. Mereka dapat pulih lebih cepat dengan kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya. (made)