Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Aprindo Nyatakan Siap Tarik Beras Oplosan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 17 Jul 2025 20:59 WIB
Rubrik Nasional
Aprindo Nyatakan Siap Tarik Beras Oplosan

BERAS: Konsumen memilih beras premium di supermarket. Aprindo menyatakan siap menarik produk beras dari rak modern selama ada instruksi resmi. (DOK/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan kesiapannya untuk menarik produk beras dari rak toko modern jika terbukti tidak sesuai standar mutu yang berlaku. Namun, penarikan produk ini akan dilakukan berdasarkan hasil uji laboratorium resmi dan arahan dari otoritas yang berwenang.

Ketua Umum Aprindo, Solihin, menegaskan bahwa peritel berperan sebagai penyalur terakhir dalam rantai distribusi pangan dan tidak memiliki kewenangan maupun kapasitas untuk menguji mutu produk secara mandiri.

“Kami bukan produsen, kami hanya menjual langsung kepada konsumen. Jadi, kami tidak bisa serta-merta menarik produk tanpa bukti yang jelas dan instruksi resmi,” ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (16/7).

“Namun, kalau sudah ada hasil uji laboratorium dan perintah resmi, kami akan menjadi yang pertama menarik produk itu dari pasar,” tambah Solihin menegaskan.

Sebagai langkah pencegahan, Aprindo telah mewajibkan seluruh pemasok beras yang memasok ke jaringan ritel modern untuk menyerahkan surat pernyataan mutu. Surat tersebut menjamin bahwa produk beras yang disuplai telah memenuhi standar kualitas sesuai dengan label dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kalau pemasok menolak memberikan surat pernyataan, maka produk mereka tidak akan kami jual di toko,” tegas Solihin.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Langkah ini diambil guna menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk beras premium yang selama ini dikenal memiliki mutu terjamin di toko ritel modern.

“Ini bukan sekadar soal menjaga citra toko, tetapi tanggung jawab moral kepada konsumen,” tambahnya.

Selain itu, Aprindo akan melakukan pengujian mutu secara acak terhadap beberapa merek beras kemasan premium yang beredar di tokonya. Pengujian ini dilakukan bekerja sama dengan lembaga pengujian independen untuk mendapatkan hasil yang objektif dan terpercaya. Hasil pengujian tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi internal bagi Aprindo dan para anggotanya dalam mengawasi mutu produk yang dijual.

Di sisi lain, Solihin menyebutkan ada permintaan dari produsen kepada ritel modern untuk menurunkan harga beras sebesar Rp1.000 per 5 kilogram. “Sejak kemarin para produsen sudah membuat surat kepada kita untuk menurunkan HET (harga eceran tertinggi) dari Rp74.500 itu, turun Rp1.000 per 5 kilogram. Jadi turun Rp200 per kilogram, sehingga HET pada saat itu Rp73.500 per 5 kilogram,” ujar Solihin.

Ia mengatakan permintaan ini berbarengan dengan munculnya kasus beras oplosan premium di sejumlah tempat. Namun demikian, Solihin belum bisa memastikan keterkaitan antara permintaan penurunan HET beras dengan kasus beras oplosan. “Kita nggak tahu, kan yang menurunkan bukan kita,” katanya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Satgas Pangan Polri hari ini memeriksa sejumlah produsen dan distributor yang diduga terlibat dalam praktik manipulasi mutu beras. Polri juga menggaet Kementerian Pertanian (Kementan) untuk untuk melakukan pengecekan laboratorium terhadap beras oplosan.

“Hari ini, rencana kita akan melakukan pemeriksaan terhadap 25 distributor ataupun produsen (beras),” kata Kapolri di Depok, Kamis (17/7/2025). “(Distributor atau produsen) yang dipanggil (sementara) kategori mengoplos, kemudian juga ada yang berat-beratnya di bawah ketentuan, atau tidak sesuai dengan yang ada di dalam list di kemasan,” imbuh Listyo.

Kasus pengoplosan dan pemalsuan mutu beras ini bermula dari temuan Kementerian Pertanian yang melakukan pengambilan sampel secara diam-diam dari pasar-pasar ritel di berbagai kota di Indonesia. Sampel-sampel tersebut kemudian diuji di Laboratorium Mutu Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB). Dari 136 merek beras kemasan premium yang diuji, sebanyak 116 merek atau sekitar 85,3 persen dinyatakan tidak memenuhi standar mutu yang tercantum dalam label, dan sebagian besar dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Produk-produk berlabel “premium” itu ternyata berisi campuran beras dengan mutu lebih rendah. Bahkan, beberapa ditemukan mengandung butir patah yang berlebihan dan kadar air yang tidak sesuai ketentuan teknis. Temuan ini menimbulkan dugaan praktik “pengoplosan beras” dan pemalsuan label mutu yang dilakukan demi meraup keuntungan lebih besar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa praktik pengoplosan beras ini menyebabkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat, diperkirakan mencapai Rp99 triliun per tahun. (rmg/san)

Tags: aprindoberasmutuoplosanpremium
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

MAYDAY 2026 – WALIKOT- WAKIL WALIKOTA1

Hari Buruh 2026 Berlangsung Meriah, Sachrudin: Terus Berkolaborasi Wujudkan Kesejahteraan

Sabtu, 9 Mei 2026 15:02 WIB
Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Selasa, 12 Mei 2026 17:04 WIB
Lazio vs Inter Milan, Buru Gelar Ganda

Lazio vs Inter Milan, Buru Gelar Ganda

Selasa, 12 Mei 2026 20:21 WIB
Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga 'Semua Akan Baik-baik Saja'

Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga ‘Semua Akan Baik-baik Saja’

Jumat, 8 Mei 2026 15:35 WIB
Arsenal Kembali ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun

Arsenal Kembali ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun

Rabu, 6 Mei 2026 17:41 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.