Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Hacker Klaim Kuasai Data Warga Jabar, 4,6 Juta Data Bobol

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 27 Jul 2025 19:03 WIB
Rubrik Nasional
Hacker Klaim Kuasai Data Warga Jabar, 4,6 Juta Data Bobol

Screenshoot dari unggahan akun DigitalGhostt di platform media sosial X terkait data identitas warga Jawa Barat yang diklaim telah dibobol. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Sebuah akun anonim bernama DigitalGhostt di platform media sosial X mengklaim telah berhasil membobol dan menguasai data pribadi milik 4,6 juta warga Jawa Barat. Klaim tersebut mencuat lewat unggahan yang disertai nada mengejek sistem keamanan siber Indonesia.

“Hello Indonesian people (especially the people of West Java), could your personal data be in my possession? Where is the cyber defense? Is it asleep on a pile of money?” tulis akun itu dalam bahasa Inggris, dalam postingan tertanggal 10 Juli 2025.

Unggahan itu turut menampilkan tangkapan layar dari forum jual beli data di dark web, dengan penawaran bertuliskan “4.6 million data of West Java Indonesian citizens [DATABASE]”.

Tampak pula logo resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan tulisan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Pemotda) dari Sekretariat Daerah Jabar. Deskripsi dalam unggahan menyebutkan data mencakup nama lengkap, alamat, NIK, email, dan pekerjaan.

Terkait pencatutan nama instansi, Kepala Biro Pemotda Jawa Barat Faiz Rahman membantah tudingan tersebut. “Tidak benar,” ujar Faiz.

Faiz Rahman mengungkapkan, pihaknya tidak memiliki peran dalam pengumpulan dan pengolahan data dari warga Jawa Barat. “Kami hanya ditempelkan (dicatut) di unggahan itu, karena dari Biro Pemotda Jawa Barat, itu tidak mengumpulkan, dan mengolah data identitas masyarakat,” kata Faiz.

Baca Juga: Ada 6 Juta Data Ganda MBG, SPPG di Deadline 10 Agustus

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan bahwa dirinya baru mengetahui peristiwa tersebut. “Saya baru tahu tadi malam,” katanya. “Kami sudah sampaikan kepada Diskominfo untuk segera berkoordinasi dengan Cyber Crime Polda Jabar,” bebernya lagi.

Ia menegaskan pentingnya penyelidikan cepat guna mencegah meluasnya dampak kebocoran data ini. “Jangan sampai ada korban, terutama dari masyarakat Jawa Barat,” tegas Erwan.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Lebih lanjut, Erwan berharap semua pihak terkait dapat bergerak cepat. “Penyebabnya apa juga kami belum tau. Yang jelas kami minta Diskominfo dan cyber crime bisa bertindak dengan cepat. Senin akan kami tunggu hasilnya dari Diskominfo,” tandasnya.

Namun, pakar keamanan siber dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Budi Rahardjo, menilai bahwa kemungkinan besar klaim DigitalGhostt bukan isapan jempol.

“Biasanya kalau yang kayak gini sih betul, ya. Tapi tetap perlu diverifikasi dulu,” kata Budi saat dikonfirmasi.
Meski otentisitas data belum dapat dipastikan, skala klaim kebocoran ini membuatnya berpotensi menjadi salah satu insiden kebocoran data terbesar di Indonesia, terutama di wilayah Jawa Barat.

DigitalGhostt dikenal sebagai anggota aktif dalam komunitas dark web, dengan reputasi tinggi dalam jual beli data hasil peretasan. Akun lain, @H4ckmanac, bahkan menyebut DigitalGhostt sebagai pelaku pembobolan 700 ribu data individu milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sebelumnya.

Baca Juga: KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung menyatakan hingga kini belum ada indikasi data pribadi warganya terdampak. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan A Brilyana, menegaskan bahwa sistem penyimpanan data di kota itu telah memenuhi standar keamanan internasional dan nasional.

“Kita sudah menggunakan standar ISO 27001, juga standar dari SPBE. Masih bisa terjaga datanya jika ada upaya pembobolan,” ujar Yayan, Minggu (27/7).

Namun, Yayan mengakui bahwa kemungkinan pembobolan tetap ada dan tidak bisa dikesampingkan. Jika insiden semacam itu terjadi, peringatan biasanya datang dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Kita tidak bisa mengklaim 100 persen aman. Tapi standar keamanan sudah kita terapkan, dan biasanya BSSN langsung memperingatkan kalau ada kebocoran,” tambahnya.

Yayan memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi soal kebocoran data yang diklaim oleh DigitalGhostt. Ia berharap peretasan ini tidak berdampak pada data pribadi warga Kota Bandung.

“Mudah-mudahan tidak berdampak. Karena justru banyak kasus, hacker-nya yang memperingatkan kita. Ada juga yang dari luar negeri yang memberi tahu soal kelemahan sistem kita,” pungkasnya. (rmg/san)

Tags: akunanonimdatahackerJawa Barat
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

KIRIM NAKES -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten mengirimkan tiga tenaga kesehatan ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak bencana, Rabu (2/9/2026). Mereka akan bertugas selama dua minggu. (ISTIMEWA)

Kirim Nakes ke NTT, PMI Banten Bawa 130 Kg Obat untuk Bantu Pengungsi

Rabu, 2 Sep 2026 20:34 WIB
Pemburu Satwa Liar Diduga Masuk Hutan Baduy, Lembaga Adat Geram

Pemburu Satwa Liar Diduga Masuk Hutan Baduy, Lembaga Adat Geram

Minggu, 30 Agu 2026 19:25 WIB
Aktivis Peduli Sungai di Tangerang Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Ide Konyol

Aktivis Peduli Sungai di Tangerang Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Ide Konyol

Senin, 31 Agu 2026 08:21 WIB
Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Kamis, 3 Sep 2026 20:21 WIB
DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

Selasa, 1 Sep 2026 18:03 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.