SATELITNEWS.COM, SERANG – Pelajar tingkat SMA dan SMK di Provinsi Banten, unjuk kebolehan dengan berkompetisi di festival theater dengan tema ‘Penciptaan Seni Pertunjukan Theater berbasis cerita rakyat dalam konteks pelestarian Tradisi Lisan di Banten’.
Festival Theater Remaja Banten atau Festival Hana Nguni Hana Mangke tersebut, diselenggarakan oleh Komunitas Seni Pertunjukan Theater GBB Banten FKIP Untirta.
Ketua Penyelenggara Festival Theater Remaja Banten atau Festival Hana Nguni Hana Mangke, Giri Mustika Roekmana mengatakan, kegiatan festival ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi seni pertunjukan theater di kalangan remaja, serta mendukung pada pemajuan kebudayaan Banten.
Festival ini, mengangkat tema ‘Penciptaan Seni Pertunjukan Theater berbasis cerita rakyat dalam konteks pelestarian Tradisi Lisan di Banten’.
“Selain itu, kegiatan Festival ini juga merupakan salah satu kegiatan Pendidikan Budaya di lingkungan FKIP Untirta, yang berdampak pada penguatan karakter kampus Jawara Hits ‘n Green,” ujar Giri, Senin (4/8/2025).
Salah satu program unggulan, Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Untirta ini, telah berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025, di Aula lt 3 Kampus FKIP Untirta, Jl. Ciwaru Raya No.25 Cipocok, Kota Serang. Festival ini, diikuti terdiri 11 grup dari SMA/SMK di Provinsi Banten.
Baca Juga: Lepas Kontingen Popda, Sekda Serang Zaldi Target Juara dan Disporapar Peringkat 6
“Festival ini, mengajak para peserta remaja SMA/SMK berpikir analisis dan teknis yang dimulai dengan Riset, Analisis dan Praktek secara Praktis, untuk mencipta pertunjukan Theater yang berbasis kearifan lokal Banten, dalam hal ini Folklore (Cerita Rakyat),” ujarnya.
Giri berharap, Festival ini dapat berdampak pada masyarakat terkait kesadaran pada pelestarian folklore yang ada di Banten. Kegiatan ini, merupakan bersifat kompetisi atau lomba yang akan memilih yang terbaik diantara yang terbaik.
Melalui konsep kompetisi atau lomba ini, diharapkan akan mampu menstimulasi daya kreatif dan gagasan para peserta dalam menampilkan karya terbaiknya. Selain dari terciptanya adrenalin, kompetisi juga mampu mendongkrak semangat berproses untuk menampilkan yang terbaik.
Selain itu, Kegiatan Festival ini mampu memberikan nuansa baru bagi dunia Pendidikan seni Teater di kalangan remaja SMA/SMK. Karena melalui seni teater para remaja diajarkan tentang memahami psikologi manusia, kerja kolektif serta wawasan seni lainnya yang mempertajam daya analisis dan daya kritisnya.
“Theater sebagai wadah kreatifitas, mampu memberikan stimulasi Pembangunan karakter remaja menjadi manusia yang menyadari akan jatidirinya serta jati diri bangsanya” ujarnya lagi.
Giri mengungkapkan, membangun ekosistem theater melalui Pendidikan adalah salah satu cara yang baik, menuju pemajuan kesenian dan kebudayaan dalam konteks generasi muda sebagai tulang punggung masa depan.
Baca Juga: Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Datangi Dua Perusahaan, Ini Tujuannya
Theater adalah, sebuah seni pertunjukan yang unik dan estetik. Seni Pertunjukan yang kolaboratif karena semua tentang seni terdapat didalamnya. Seni pertunjukan teater dapat didekati dengan berbagai gagasan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan artistiknya. “Pendekatan itu yakni Pendidikan, Industri kreatif, Pariwisata, aset kebudayaan dan lain sebagainya,” pungkasnya. (sidik)
