SATELITNEWS.COM, SERANG – Minggu ini, dunia hiburan diramaikan oleh salah satu film komedi ‘Ga Nyangka’, yang dibintangi oleh sederet komika ternama seperti Ge Pamungkas, Arie Kriting, Indah Permatasari, hingga Prisia Nasution.
Dengan mengangkat realita kehidupan mahasiswa abadi di kampus, film ini akan mengocok perut setiap penonton yang menyaksikannya. Apalagi film ini digawangi oleh sutradara beken, yang sudah malang melintang dalam dunia perfilm-an yakni Jelhan Angga dan diproduseri oleh Ketua DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Aliya Rajasa.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Rizki Aulia Rahman Natakusumah bersama jajaran pengurus DPD Demokrat Provinsi Banten, serta Wakil Gubernur (Wagub) Banten Dimyati Natakusumah, yang sempa Nonton Bareng (Nobar) mengaku, terhibur dengan alur cerita yang disampaikan dalam film tersebut
Menurutnya, kendatipun genre film ‘Ga Nyangka’ adalah hiburan, namun banyak pesan-pesan moral yang bisa didapatkan, khusunya bagi gen Z yang akan meneruskan masa depan bangsa Indonesia. Bagaimana perjuangan tentang sulitnya lulus kuliah, tekanan biaya, dan pentingnya persahabatan dalam menghadapi dunia nyata.
Ia berharap, film ini bisa berdampak baik bagi masyarakat Banten, khususnya dalam menggaungkan semangat ekonomi kreatif.
“Mudah-mudahan, ini semakin menggaungkan lagi semangat ekonomi kreatif, kepemudaan, kreatifitas di Banten, dan di Indonesia,” tuturnya.
Baca Juga: Rizki Masuk TKN Prabowo – Gibran, Iing: Ini Menjadi Motivasi dan Kesempatan Untuk Mendulang Suara
Sementara, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah sangat terpincut dengan cerita pada film “Gak Nyangka”. Film yang memiliki makna cerita dibalut dengan komedi, dan cocok untuk warga yang sedang stres.
Salah satu pelajaran yang bisa diambil yakni, semangat yang pantang menyerah khususnya untuk generasi muda di Banten.
“Film Gak Nyangka ini, adalah film komedian, tapi tetap dengan memiliki pesan moral. Ini film membangun untuk anak mudah semangat,” ungkapnya.
Dimyati menuturkan, sikap pantang menyerah ini digambarkan oleh para pemeran film yang tengah menggarap skripsi, meskipun telah mendapat penolakan hingga 17 kali oleh dosennya.
“Karena pantang menyerah ini, akhirnya semuanya sukses, sukses dalam bidang masing-masing,” tuturnya.
“Ini jadi contoh, bagaimana semangat sebuah harapan bisa terwujud. Tapi tentunya, ini harus dibarengi dengan jujur, baik, dan memberikan tauladan,” sambungnya Dimyati. (luthfi)
Baca Juga: Jelang Pemilu Serentak 2024, Rizki Tegaskan Pj Kepala Daerah Netral
