SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang, kembali mengikuti event Indowater di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, yang resmi dibuka mulai (13-15/8/2025).
Pameran tahunan ini menghadirkan inovasi dan solusi dari mancanegara, yang di selenggarakan oleh PT Napindo Media Ashatama (Napindo) sebagai pionir pameran di bidang pengelolaan air dan air limbah, daur ulang sampah, energi terbarukan serta solusi kota cerdas di Indonesia.

Pada kegiatan Indowater tersebut diselenggarakan pula di dalamnya Forum Rembuk Interaktif dengan tema pembahasan ‘Infrastruktur Perkotaan Inovatif Program Priotas 3 Juta Rumah’ yang dibawakan oleh Sofyan Sapar selaku Direktur Utama PERUMDAM TKR, pada Kamis (14/8/2025).
Dalam paparannya, Sofyan Sapar, membahas penyediaan air bersih merupakan bagian dari infrastruktur dasar yang wajib disiapkan pemerintah untuk mendukung kehidupan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
“Air bersih dikategorikan sebagai prasarana, bukan sekadar utilitas, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 59 Tahun 2022. Fokus utama kami bisa menyediakan air bersih dan juga aman pada masyarakat dalam hal ini khususnya Kabupaten Tangerang,” paparnya.

Sofyan Sapar juga menjelaskan sejumlah rekomendasi strategis bagi pengelolaan air minum di Indonesia. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap operasi dan pemeliharaan (operation & maintenance) PDAM, yang dapat dipadukan dengan skema kerja sama investasi sektor swasta.
Baca Juga: Soal Keluhan Air Perumdam TKR, RT dan RW Sambangi Kantor Cabang Tigaraksa Hingga Bersurat
“Perlunya investor bisa menjadi pendukung untuk perkembangan perusahaan kedepannya, dukungan ini mencakup banyak sekali bidang,” imbuh Sofyan.
Tak hanya itu, Dirut PERUMDAM TKR juga menyoroti tantangan keterbatasan air baku yang dihadapi banyak PDAM, khususnya pada musim kemarau akibat kondisi alam, sehingga diperlukan langkah serius dalam perlindungan dan pengelolaan sumber daya air baku.
Perkembangan teknologi tak luput menjadi sorotannya dalam pembahasan hari ini. Ia mengajak untuk bergerak maju memanfaatkan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (AI), guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan.

PERUMDAM TKR kedepannya menargetkan pengembangan Big Data yang memuat informasi tarif, ID pelanggan, hingga data penagihan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih tepat. Terkait kebijakan tarif, ia menilai penerapan satu tarif dasar air perlu mempertimbangkan pemerataan dan risiko penurunan konsumsi yang berpotensi membuat sebagian masyarakat kembali menggunakan air sumur. (ADV)
























