Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Polisi Ungkap Motif dan Kronologi Pembunuhan Kacab Bank

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 16 Sep 2025 17:18 WIB
Rubrik Nasional
Polisi Ungkap Motif dan Kronologi Pembunuhan Kacab Bank

Konferensi pers pengungkapan kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang pembantu salah satu bank BUMN, di Polda Metro Jaya, Selasa (16/9/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Polisi mengungkap motif dan kronologi di balik penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta (37), kepala cabang pembantu salah satu bank BUMN di Jakarta Pusat. Aksi kejahatan ini didorong rencana para pelaku untuk memindahkan dana dari rekening dormant, yakni rekening yang tidak aktif selama setidaknya tiga bulan.

“Motif para pelaku adalah berencana melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang sudah dipersiapkan,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (16/9/2025).

Peristiwa ini berawal dari rencana otak pelaku berinisial C alias Ken, untuk memindahkan dana dari sejumlah rekening dormant ke rekening penampungan. Namun demikian, Kombes Wira tidak menjelaskan berapa nominal uang rekening dormant tersebut. “Yang akan dipindahkan jumlah pastikan saya tidak bisa merinci total,” jelasnya.

Untuk mengeksekusi rencana tersebut, C kemudian menggandeng pengusaha Dwi Hartono (DH), yang dikenal sebagai crazy rich. Ken bahkan menyiapkan tim teknologi informasi.

“Namun, untuk melaksanakan hal tersebut, diperlukan persetujuan atau otoritas kepala bank. Sehingga pelaku atas nama C alias K mengajak DH untuk mencari kepala cabang atau cabang pembantu yang bisa diajak bekerja sama dalam rangka pemindahan uang itu,” ujarnya.

Pada 31 Juli 2025, Ken, DH, dan AAM bertemu untuk membahas cara mendapatkan tanda tangan pejabat bank. Karena upaya sebelumnya untuk mendekati kepala cabang tidak berhasil, ketiga tersangka itu kembali melakukan pertemuan.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Dari pertemuan itu lahir dua opsi. Pertama, memaksa korban dengan ancaman kekerasan lalu melepaskannya. Kedua, tetap menggunakan kekerasan, tetapi setelah berhasil, korban dibunuh. “Pada 12 Agustus, C bersama DH berkomunikasi melalui WhatsApp dan dalam percakapan itu mereka memutuskan memilih opsi pertama,” kata Wira.

Namun, rencana awal tidak berjalan sesuai kesepakatan. Ilham yang menjadi target akhirnya diculik pada Rabu, 20 Agustus 2025, di parkiran supermarket kawasan Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur.

Sehari kemudian, Kamis pagi, 21 Agustus 2025, jasad Ilham ditemukan di area persawahan atau semak-semak di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Tubuhnya dalam kondisi wajah, kaki, dan tangan terikat lakban hitam.

Hasil visum sementara menyebut korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul pada leher yang menekan saluran napas dan pembuluh nadi besar sehingga menyebabkan mati lemas. “Namun, hasil visum ini masih bersifat sementara. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi,” ujar Wira.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 orang tersangka. Mereka terbagi dalam empat klaster, yakni aktor intelektual, pengintai, penculik dan eksekutor, serta pembuang jasad korban. Dwi Hartono termasuk dalam klaster aktor intelektual bersama C alias Ken, YJ, dan AA. Sementara itu, klaster penculik terdiri atas Eras, RS, AT, dan RAH. Klaster pengintai mencakup E alias Eka, W alias Wiranto, dan Rohmat Sukur.

Polisi Militer Kodam Jaya juga menemukan keterlibatan dua prajurit TNI Angkatan Darat. Komandan Polisi Militer Kodam Jaya Kolonel Corps Polisi Militer (Cpm) Donny Agus Priyanto menyebut keduanya adalah Sersan Kepala (Serka) N dan Kopral Dua (Kopda) FH.

“Menetapkan dua orang tersangka atas nama Serka N dan Kopda F,” kata Donny dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya di hari yang sama.”Satuan berasal dari Detasemen Markas di Kopassus,” lanjutnya lagi.

Dari tangan Kopda FH, penyidik menyita uang senilai Rp40 juta yang diduga berasal dari tindak pidana tersebut. Peran keduanya, menurut Donny, adalah menyediakan para penculik yang kemudian menjemput paksa Ilham dari supermarket Pasar Rebo.

Donny turut membeberkan sebelum ditetapkan sebagai tersangka Serka N dan Kopda F tengah dalam pencarian oleh satuannya karena mangkir dari dinas. Kini keduanya ditahan oleh Polisi Militer.

Dalam konprensi pers ini, polisi memamerkan ke-15 tersangka.Ke-15 pelaku yang terbagi dalam empat klaster mengenakan kemeja tahanan berwarna oranye berlengan pendek serta celana pendek berwarna sama. Semua tangan pelaku terlihat diikat menggunakan kabel ties berkelir merah yang diarahkan ke depan.

Mereka berdiri berjajar dengan kepala tertunduk. Namun, para tersangka tidak menghadap kamera wartawan, melainkan membelakangi arah kamera dan menghadap ke dinding. Tidak ada satu kata pun yang dikeluarkan oleh para pelaku saat awak media bertanya kepada mereka.

Salah satu pelaku yang menjadi sorotan, motivator sekaligus pemilik bimbingan belajar bernama Dwi Hartono hanya bisa tertunduk lesu. Sesekali tangannya saling beradu satu sama lain. (rmg/san)

Tags: bankKacab BankkronologimotifPEMBUNUHANPolisi
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG-20260509-WA0052

DPRD Kota Tangerang Siapkan Ruang Dialog Buruh Pasca May Day 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 15:27 WIB
KECELAKAAN LALU LINTAS - Peristiwa laka lantas maut, kembali terjadi di Jalan Raya Labuan - Panimbang, tepatnya di Kampung Sinar Mulya, RT 002 RW 003, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 15.30 WIB. (ISTIMEWA)

Laka Lantas Maut di Jalan Raya Labuan-Panimbang Pandeglang, Ibu dan Anak Tewas Di TKP

Minggu, 10 Mei 2026 14:11 WIB
pramono-evaluasi-tarif-rute-transjabodetabek-ke-bandara-soekarnohatta_310401

Tarif Rute Transjabodetabek ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Segera Diputuskan

Sabtu, 9 Mei 2026 13:07 WIB
Viral Keributan Pedagang di Pasar Lama Tangerang, Nasrullah Sampaikan Kronologi Versinya

Viral Keributan Pedagang di Pasar Lama Tangerang, Nasrullah Sampaikan Kronologi Versinya

Senin, 11 Mei 2026 18:54 WIB
RAKOR - Jelang Iduladha, Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah intensifkan Rakor bersama jajaran Forkopimda. (ISTIMEWA)

Bupati Serang Intensifkan Rakor Bersama Forkopimda

Selasa, 12 Mei 2026 16:30 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.