SATELITNEWS.COM, SERANG – Bidang Kepemudaan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Banten terus bergerak aktif memperkuat konsolidasi dengan berbagai elemen pemuda dan mahasiswa di
Banten.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PKS untuk merangkul generasi muda yang dinilai memiliki peran strategis dalam membangun masa depan daerah dan bangsa.
Konsolidasi tersebut melibatkan jaringan pemuda dan mahasiswa lintas
daerah yang selama ini aktif dalam gerakan sosial, pendidikan, dan organisasi kampus. Kehadiran PKS Banten melalui Bidang Kepemudaan diharapkan mampu menghadirkan ruang kolaborasi
yang inklusif, tanpa sekat, serta menumbuhkan energi besar dari persatuan anak muda.
Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Banten, Dadang Kuswandi mengatakan,
bahwa pemuda Banten harus menjadi motor penggerak perubahan. Apalagi Banten memiliki sejarah panjang perjuangan yang tidak lepas dari peran para ulama, jawara,
dan pemuda.
“Semangat juang inilah yang ingin kami hidupkan kembali di era sekarang, dengan
menghadirkan sinergi anak-anak muda yang berani, visioner, dan siap membangun Banten lebih baik,” ujarnya, Rabu (16/9/2025).
Dadang menjelaskan salah satu fokus utama Bidang Kepemudaan PKS Banten
adalah memperkuat pembinaan generasi muda secara masif, terstruktur, dan sesuai dinamika zaman.
Salah satunya dengan memasifkan perekrutan mahasiswa di berbagai kampus di Banten, baik melalui organisasi gerakan maupun basis-basis strategis di masyarakat.
Sebagai wujud nyata, Bidang Kepemudaan juga menyiapkan program-program pengembangan kapasitas pemuda, mulai dari pelatihan kepemimpinan, penguatan literasi digital, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.
Dengan cara ini, potensi besar generasi muda Banten dapat dioptimalkan tidak hanya dalam ranah politik, tetapi juga pada sektor-sektor pembangunan yang
lebih luas.
“Bagi PKS Banten, pemuda adalah harapan dan masa depan. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak, membuka ruang kolaborasi, serta menyiapkan pemimpinpemimpin muda Banten yang siap menorehkan sejarah baru, bukan hanya untuk Banten, tetapi
juga bagi Indonesia,” pungkasnya. (sidik)