Jumat, 17 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Cuma 0,0017 %

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 29 Sep 2025 19:16 WIB
Rubrik Nasional
Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Cuma 0,0017 %

Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara penutupan Munas VI PKS di Jakarta, Senin (29/9/2025). Salah satu yang ia soroti adalah terkait program MBG. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sempurna. Ia menegaskan manfaatnya jauh lebih besar dibanding kekurangan yang ada, meskipun muncul kasus keracunan makanan di sejumlah daerah yang disebutnya hanya 0,0017 persen dari total distribusi.

“Kita 11 bulan sudah 30 juta penerima manfaat (MBG). Ada kekurangan? Ada. Tapi, manfaatnya sangat-sangat besar,” kata Prabowo saat menutup Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, Senin (29/9).

Prabowo menekankan, MBG berdampak langsung pada masyarakat kecil yang masih kesulitan makan. Ia menyinggung kondisi sebagian rakyat yang hanya bertahan hidup dengan nasi dan garam.

“Anak-anak kita, rakyat kita, makan nasi pakai garam. Ini kita buktikan bahwa kita bisa memberi sesuatu, memberi bantuan, memberi apa yang mereka butuh. Dengan MBG, kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Namanya usaha manusia yang demikian besar, yang belum pernah dilaksanakan, saya kira dalam sejarah dunia,” ucapnya.

Meski bangga dengan capaian 30 juta penerima manfaat, Prabowo tidak menutup mata terhadap munculnya kasus keracunan di sejumlah daerah. Ia menyebut jumlahnya sangat kecil, berada di bawah 1 persen.

“30 juta anak-anak dan ibu-ibu hamil tiap hari menerima makanan. Bahwa ada kekurangan, iya. Ada keracunan makanan, iya. Kita hitung, dari semua makanan yang keluar, penyimpangan atau kekurangan atau kesalahan itu adalah 0,00017 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Bansos dan Subsidi Satu Pintu, Kopdes Merah Putih “Kantor Tunggal” Distribusi

Penyimpangan yang dimaksud oleh Presiden merujuk kepada pelanggaran SOP yang dilakukan oleh sejumlah SPPG sehingga menyebabkan puluhan kasus keracunan hingga berdampak kepada 5.000 lebih penerima MBG, terutama pada periode Januari 2025 sampai dengan September 2025.

Badan Gizi Nasional pada minggu lalu mengumumkan sepanjang periode Januari hingga September 2025, tercatat 70 insiden keamanan pangan, termasuk insiden keracunan, dan 5.914 penerima MBG pun terdampak.

BeritaTerbaru

Kasus Mantan Jampidsus Febri Dilimpahkan Bertahap

Kasus Mantan Jampidsus Febri Dilimpahkan Bertahap

Minggu, 12 Jul 2026 17:45 WIB
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi

Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi

Minggu, 12 Jul 2026 17:41 WIB
Polri Limpahkan Penanganan Tiga Perkara Libatkan Eks Jampidsus ke Kejagung

Polri Limpahkan Penanganan Tiga Perkara Libatkan Eks Jampidsus ke Kejagung

Sabtu, 11 Jul 2026 17:33 WIB
Kejagung Umumkan Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi-Pencucian Uang

Sabtu, 11 Jul 2026 17:27 WIB

Dari 70 kasus itu, sembilan kasus dengan 1.307 korban ditemukan di wilayah I Sumatera, termasuk di Kabupaten Lebong, Bengkulu, dan Kota Bandar Lampung, Lampung. Kemudian, di wilayah II Pulau Jawa, ada 41 kasus dengan 3.610 penerima MBG yang terdampak, dan di wilayah III di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara ada 20 kasus dengan 997 penerima MBG yang terdampak.

Dari 70 kasus keracunan itu, penyebab utamanya ada kandungan beberapa jenis bakteri yang ditemukan, yaitu e-coli pada air, nasi, tahu, dan ayam. Kemudian, staphylococcus aureus pada tempe dan bakso, salmonella pada ayam, telur, dan sayur, bacillus cereus pada menu mie, dan coliform, PB, klebsiella, proteus dari air yang terkontaminasi.

Prabowo menegaskan, sekecil apa pun persentase keracunan, pemerintah tetap mengambil langkah korektif. Ia memerintahkan dapur-dapur MBG yang dikelola satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk memiliki alat uji (test kit) sebelum makanan diedarkan ke sekolah, balita, dan ibu hamil. Test kit ini menjadi bagian dari standar operasional prosedur (SOP) guna mencegah keracunan berulang.

“Semua alat harus dicuci pakai alat modern. Tidak terlalu mahal, untuk membersihkan, membunuh semua bakteri. Kita juga perintahkan dapur harus punya test kit, alat uji. Sebelum distribusi harus diuji,” tutur Prabowo.

Baca Juga: Lebak Adopsi Pengelolaan MBG-Kopdes ala Sumedang

Prabowo mengingatkan bahwa capaian Indonesia terbilang cepat dibanding negara lain. “Brazil butuh 11 tahun untuk mencapai 47 juta penerima manfaat. Presidennya cerita sama saya, mereka butuh 11 tahun, kita 11 bulan sudah 30 juta,” katanya.

Ia mengaku bangga dengan pencapaian tersebut, meski tetap merasa sedih karena masih ada sekitar 52 juta anak dan ibu hamil yang belum tersentuh program. “Saya bangga dengan 30 juta, tapi saya masih ingat 52 juta anak-anak kita masih berharap,” ucapnya.

Di tengah klaim keberhasilan pemerintah, Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) menyuarakan kritik tajam. Mereka mendatangi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menyampaikan desakan agar program MBG dihentikan sementara.

Anggota AEI, Lili Yan Ing, menilai desain program tidak proporsional dari sisi anggaran. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), katanya, dari sekitar 80 juta siswa hanya 1 persen atau 800 ribu yang benar-benar tidak pernah makan, dan 4 persen atau sekitar 3,5 juta siswa yang mengaku kekurangan makan.

“Dengan perhitungan sederhana, jika setiap anak mendapat Rp10.000 per hari selama 20 hari per bulan sepanjang setahun, kebutuhan maksimal anggaran hanya sekitar Rp8 triliun,” ujar Lili.

Menurutnya, ada tiga langkah yang semestinya ditempuh pemerintah sebelum menjalankan MBG secara luas. Yakni, piloting di daerah yang benar-benar membutuhkan, melibatkan orang tua dan masyarakat sekitar sekolah, serta evaluasi berkala dengan SOP jelas.

“Makanya kami menekankan mengapa perlu ada pemberhentian saat ini juga, karena tiga hal yang kami sampaikan itu tidak dilaksanakan dengan baik,” tegas Lili. (rmg/san)

Tags: distribusiMakan Bergizi GratisPresiden Prabowo Subianto
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

KPK OTT Lagi Kepala Daerah, Kali Ini Bupati Sukoharjo
Nasional

KPK OTT Lagi Kepala Daerah, Kali Ini Bupati Sukoharjo

Sabtu, 11 Jul 2026 07:39 WIB
Bersalah Suap Pejabat Bea Cukai Rp 63,5 M, Bos BR Cargo Dihukum 2 Tahun Penjara
Nasional

Bersalah Suap Pejabat Bea Cukai Rp 63,5 M, Bos BR Cargo Dihukum 2 Tahun Penjara

Sabtu, 11 Jul 2026 07:29 WIB
Putus Ketergantungan Impor BBM, Program B50 Hemat Devisa Rp 177 Triliun
Nasional

Putus Ketergantungan Impor BBM, Program B50 Hemat Devisa Rp 177 Triliun

Sabtu, 11 Jul 2026 07:26 WIB
Kejagung Umumkan Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah
Headline

Kejagung Umumkan Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Jul 2026 06:57 WIB
Meski Tertekan Fiskal, Pemda Diminta Tak Rumahkan PPPK
Nasional

Meski Tertekan Fiskal, Pemda Diminta Tak Rumahkan PPPK

Kamis, 9 Jul 2026 19:54 WIB
Gratifikasi Rp30 Miliar, Eks Sekjen MPR Ditahan KPK
Nasional

Gratifikasi Rp30 Miliar, Eks Sekjen MPR Ditahan KPK

Kamis, 9 Jul 2026 19:50 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Lebak Adopsi Pengelolaan MBG-Kopdes ala Sumedang

Lebak Adopsi Pengelolaan MBG-Kopdes ala Sumedang

Rabu, 15 Jul 2026 20:43 WIB
Cinta Laura Biayai Pendidikan Asisten yang Putus Sekolah

Cinta Laura Biayai Pendidikan Asisten yang Putus Sekolah

Kamis, 16 Jul 2026 14:01 WIB
DKP Kota Tangerang Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Bantuan Pangan Segar B2SA

DKP Kota Tangerang Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Bantuan Pangan Segar B2SA

Rabu, 15 Jul 2026 15:03 WIB
MENUNJUKKAN SURAT : Seorang warga Pandeglang yang dijanjikan mendapat pembangunan RTLH menunjukkan surat rencana pembangunan kepada wartawan di Pokja Wartawan Provinsi Banten, Senin (13/7/2026). (ISTIMEWA)

Datangi Pemprov Banten, Warga Pandeglang Pertanyakan Kejelasan Pembangunan RTLH

Senin, 13 Jul 2026 17:35 WIB
Bupati Tangerang Umumkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan

Bupati Tangerang Umumkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 11 Jul 2026 07:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.