Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Cuma 0,0017 %

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 29 Sep 2025 19:16 WIB
Rubrik Nasional
Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Cuma 0,0017 %

Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara penutupan Munas VI PKS di Jakarta, Senin (29/9/2025). Salah satu yang ia soroti adalah terkait program MBG. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sempurna. Ia menegaskan manfaatnya jauh lebih besar dibanding kekurangan yang ada, meskipun muncul kasus keracunan makanan di sejumlah daerah yang disebutnya hanya 0,0017 persen dari total distribusi.

“Kita 11 bulan sudah 30 juta penerima manfaat (MBG). Ada kekurangan? Ada. Tapi, manfaatnya sangat-sangat besar,” kata Prabowo saat menutup Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, Senin (29/9).

Prabowo menekankan, MBG berdampak langsung pada masyarakat kecil yang masih kesulitan makan. Ia menyinggung kondisi sebagian rakyat yang hanya bertahan hidup dengan nasi dan garam.

“Anak-anak kita, rakyat kita, makan nasi pakai garam. Ini kita buktikan bahwa kita bisa memberi sesuatu, memberi bantuan, memberi apa yang mereka butuh. Dengan MBG, kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Namanya usaha manusia yang demikian besar, yang belum pernah dilaksanakan, saya kira dalam sejarah dunia,” ucapnya.

Meski bangga dengan capaian 30 juta penerima manfaat, Prabowo tidak menutup mata terhadap munculnya kasus keracunan di sejumlah daerah. Ia menyebut jumlahnya sangat kecil, berada di bawah 1 persen.

“30 juta anak-anak dan ibu-ibu hamil tiap hari menerima makanan. Bahwa ada kekurangan, iya. Ada keracunan makanan, iya. Kita hitung, dari semua makanan yang keluar, penyimpangan atau kekurangan atau kesalahan itu adalah 0,00017 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Mahfud Unggul, Prabowo-Gibran Tertinggal

Penyimpangan yang dimaksud oleh Presiden merujuk kepada pelanggaran SOP yang dilakukan oleh sejumlah SPPG sehingga menyebabkan puluhan kasus keracunan hingga berdampak kepada 5.000 lebih penerima MBG, terutama pada periode Januari 2025 sampai dengan September 2025.

Badan Gizi Nasional pada minggu lalu mengumumkan sepanjang periode Januari hingga September 2025, tercatat 70 insiden keamanan pangan, termasuk insiden keracunan, dan 5.914 penerima MBG pun terdampak.

BeritaTerbaru

BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

Rabu, 21 Okt 2026 08:03 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 21 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:48 WIB
36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk

36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk

Selasa, 20 Okt 2026 16:40 WIB
Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500

Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500

Selasa, 20 Okt 2026 16:35 WIB

Dari 70 kasus itu, sembilan kasus dengan 1.307 korban ditemukan di wilayah I Sumatera, termasuk di Kabupaten Lebong, Bengkulu, dan Kota Bandar Lampung, Lampung. Kemudian, di wilayah II Pulau Jawa, ada 41 kasus dengan 3.610 penerima MBG yang terdampak, dan di wilayah III di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara ada 20 kasus dengan 997 penerima MBG yang terdampak.

Dari 70 kasus keracunan itu, penyebab utamanya ada kandungan beberapa jenis bakteri yang ditemukan, yaitu e-coli pada air, nasi, tahu, dan ayam. Kemudian, staphylococcus aureus pada tempe dan bakso, salmonella pada ayam, telur, dan sayur, bacillus cereus pada menu mie, dan coliform, PB, klebsiella, proteus dari air yang terkontaminasi.

Prabowo menegaskan, sekecil apa pun persentase keracunan, pemerintah tetap mengambil langkah korektif. Ia memerintahkan dapur-dapur MBG yang dikelola satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk memiliki alat uji (test kit) sebelum makanan diedarkan ke sekolah, balita, dan ibu hamil. Test kit ini menjadi bagian dari standar operasional prosedur (SOP) guna mencegah keracunan berulang.

“Semua alat harus dicuci pakai alat modern. Tidak terlalu mahal, untuk membersihkan, membunuh semua bakteri. Kita juga perintahkan dapur harus punya test kit, alat uji. Sebelum distribusi harus diuji,” tutur Prabowo.

Baca Juga: Prabowo dan El-Sisi Kecam Israel

Prabowo mengingatkan bahwa capaian Indonesia terbilang cepat dibanding negara lain. “Brazil butuh 11 tahun untuk mencapai 47 juta penerima manfaat. Presidennya cerita sama saya, mereka butuh 11 tahun, kita 11 bulan sudah 30 juta,” katanya.

Ia mengaku bangga dengan pencapaian tersebut, meski tetap merasa sedih karena masih ada sekitar 52 juta anak dan ibu hamil yang belum tersentuh program. “Saya bangga dengan 30 juta, tapi saya masih ingat 52 juta anak-anak kita masih berharap,” ucapnya.

Di tengah klaim keberhasilan pemerintah, Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) menyuarakan kritik tajam. Mereka mendatangi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menyampaikan desakan agar program MBG dihentikan sementara.

Anggota AEI, Lili Yan Ing, menilai desain program tidak proporsional dari sisi anggaran. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), katanya, dari sekitar 80 juta siswa hanya 1 persen atau 800 ribu yang benar-benar tidak pernah makan, dan 4 persen atau sekitar 3,5 juta siswa yang mengaku kekurangan makan.

“Dengan perhitungan sederhana, jika setiap anak mendapat Rp10.000 per hari selama 20 hari per bulan sepanjang setahun, kebutuhan maksimal anggaran hanya sekitar Rp8 triliun,” ujar Lili.

Menurutnya, ada tiga langkah yang semestinya ditempuh pemerintah sebelum menjalankan MBG secara luas. Yakni, piloting di daerah yang benar-benar membutuhkan, melibatkan orang tua dan masyarakat sekitar sekolah, serta evaluasi berkala dengan SOP jelas.

“Makanya kami menekankan mengapa perlu ada pemberhentian saat ini juga, karena tiga hal yang kami sampaikan itu tidak dilaksanakan dengan baik,” tegas Lili. (rmg/san)

Tags: distribusiMakan Bergizi GratisPresiden Prabowo Subianto
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum
Nasional

Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum

Selasa, 20 Okt 2026 15:00 WIB
26.385 SPPG Dinilai Memenuhi Syarat, Dapur MBG Dipantau AI dari Pusat
Nasional

26.385 SPPG Dinilai Memenuhi Syarat, Dapur MBG Dipantau AI dari Pusat

Selasa, 20 Okt 2026 14:57 WIB
Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif
Nasional

Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif

Senin, 19 Okt 2026 19:55 WIB
Anggota Komisi III DPR Menilai UU Anti-Perundungan Perlu Dikaji
Nasional

Anggota Komisi III DPR Menilai UU Anti-Perundungan Perlu Dikaji

Senin, 19 Okt 2026 19:50 WIB
Anggota DPR Eric Nilai Peringatan MSCI Jadi Momentum Benahi Pasar Modal
Nasional

Anggota DPR Eric Nilai Peringatan MSCI Jadi Momentum Benahi Pasar Modal

Senin, 19 Okt 2026 19:42 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Senin 19 Oktober, Cek Lokasinya

Senin, 19 Okt 2026 07:02 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

LATIHAN --: Sejumlah personil TNI AD Kodim 0601/Pandeglang, berlatih bela diri pencak silat, di halaman Makodim setempat, Rabu (14/10/2026). (ISTIMEWA)

Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Anggota Kodim Pandeglang Berlatih Pencak Silat Militer

Rabu, 14 Okt 2026 11:55 WIB
PERINTIS 10 Hari Mulai Berlaku, Kantah Kabupaten Tangerang Percepat Layanan Peralihan Hak Tanah

PERINTIS 10 Hari Mulai Berlaku, Kantah Kabupaten Tangerang Percepat Layanan Peralihan Hak Tanah

Rabu, 14 Okt 2026 20:21 WIB
Sachrudin: Bersih Jangan Hanya Jelang Penilaian Adipura

Sachrudin: Bersih Jangan Hanya Jelang Penilaian Adipura

Senin, 19 Okt 2026 14:17 WIB
DJP Gandeng 38 Administrasi Pajak, Perkuat Kepastian Dunia Usaha

DJP Gandeng 38 Administrasi Pajak, Perkuat Kepastian Dunia Usaha

Rabu, 14 Okt 2026 17:49 WIB
MENYAMPAIKAN SAMBUTAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan sambutan pada momen perayaan Hari Santri Nasional. (ISTIMEWA)

Refleksi HSN, Andra: Santri Garda Terdepan Pembangunan di Banten

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.