Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Aturan Presiden Soal MBG Segera Terbit, Dapur Wajib Punya 3 Sertifikat

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 2 Okt 2025 18:17 WIB
Rubrik Nasional
Aturan Presiden Soal MBG Segera Terbit, Dapur Wajib Punya 3 Sertifikat

Konferensi pers terkait KLB MBG di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Pemerintah mewajibkan dapur program MBG wajib memiliki 3 serftifikasi. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA— Pemerintah memperketat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah ribuan kasus keracunan makanan tercatat di sejumlah daerah. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan dapur penyedia MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memenuhi tiga standar minimum: Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), serta sertifikat halal.

“Kami sudah menyepakati bahwa BGN akan mewajibkan sertifikasi laik higiene dan sanitasi dari Kemenkes. Kemudian ada HACCP yang berkaitan dengan standar gizi dan manajemen risikonya. Ditambah sertifikasi halal, dan akan ada rekognisi dari BPOM,” ujar Budi dalam konferensi pers di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Menurut Budi, proses sertifikasi dilakukan lintas lembaga—Kemenkes, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)—dengan prosedur yang dipercepat dan tanpa biaya tinggi.

HACCP, yang lazim dipakai industri makanan, berfungsi mengidentifikasi serta mengendalikan risiko kesehatan sejak tahap produksi hingga penyajian. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memiliki sertifikat HACCP terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), yang membuktikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menerapkan sistem manajemen keamanan pangan dengan benar.

Budi menargetkan semua dapur MBG atau SPPG mendapatkan SLHS dalam sebulan. “Kalau yang Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi ini kan kemarin angkanya sekitar 20-an ya, jadi dalam waktu dua-tiga hari, per kemarin itu 96, jadi naik dari 36 ke 96 dan per hari ini sudah di atas 100 angkanya,” ujar Budi. “Jadi angka itu sekarang per hari kita review,” kata dia.
Selain sertifikasi, pengawasan lapangan juga diperketat. BGN akan melakukan pemeriksaan harian terhadap bahan baku dan kualitas air, sedangkan Kemenkes dan BPOM memberi dukungan eksternal.
“Kami akan membangun checklist apa saja yang mesti diawasi. Kualitas bahan baku dan air akan dicek setiap hari,” kata Budi.

Sekolah-sekolah penerima makanan turut dilibatkan. “Unit paling besar ada di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekitar 450 ribu sekolah. Mereka akan ikut mengawasi warna, bau, dan kondisi fisik makanan sebelum disajikan,” ujarnya.

Baca Juga: MBG Seret Brigjen Polri, Kejagung Dalami Keterlibatan Perwira TNI

Selain itu, kondisi kesehatan penerima manfaat juga akan dipantau. “Setiap enam bulan, penerima manfaat akan diukur tinggi dan berat badan, by name by address, melengkapi cek kesehatan gratis anak sekolah,” tambahnya.

Budi menegaskan sistem pelaporan MBG juga harus diperbarui secara rutin, baik harian maupun mingguan, seperti pencatatan kasus Covid-19. “Kami harapkan nanti ada update harian, mingguan, atau bulanan. Dari sisi angka keracunan, kami sudah sepakat menggunakan sistem laporan dari level puskesmas ke atas,” jelasnya.

BeritaTerbaru

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB
Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB

Kepala BGN Dadan Hidayana menyebut, hingga 30 September 2025 tercatat lebih dari 6.457 orang terdampak keracunan MBG. Kasus terbanyak terjadi di wilayah II dengan 4.147 korban, disusul wilayah I dengan 1.307 orang, wilayah III sebanyak 1.003 orang, serta tambahan sekitar 60 kasus di Garut.

Meski kasus masih marak, Presiden Prabowo Subianto tetap memerintahkan agar program MBG tidak dihentikan. “Saya diperintahkan Pak Presiden untuk melakukan percepatan karena banyak anak dan orang tua menantikan kapan menerima Makan Bergizi Gratis,” kata Dadan. “Di luar perintah itu saya tetap melaksanakan kecuali presiden mengeluarkan perintah lagi,” sambungnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemulihan sosial di daerah terdampak. “Setiap kejadian ada orang tua yang khawatir dan kepercayaan publik yang terganggu. Oleh sebab itu, SPPG maupun mitra harus melakukan pendekatan-pendekatan terkait trauma masyarakat,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan. Ia menegaskan BGN akan menutup seluruh dapur yang terbukti menyebabkan kejadian luar biasa (KLB). “Pemerintah terus memastikan MBG aman. MBG adalah hak seluruh warga negara agar menjadi generasi unggul. Sesuai instruksi Presiden, kami akan memperbaiki sistem dan tata kelola MBG secara menyeluruh,” katanya.

Baca Juga: Ribuan Relawan SPPG Kepung Kantor Bupati Tangerang, Minta Program MBG Dilanjutkan dan Diatur dalam UU

Untuk memperkuat regulasi, Zulhas menyebut aturan presiden terkait tata kelola MBG akan segera diterbitkan. “Mudah-mudahan dalam satu minggu ini akan tuntas Peraturan Presiden (Perpres) dan Instruksi Presiden (Inpres). Isinya tentang pembagian tugas pemerintah daerah, kementerian, lembaga, serta koordinasi antarinstansi,” jelasnya.

Menurut Zulhas, penyempurnaan aturan sedang difinalisasi di Kementerian Sekretariat Negara. Perkembangan regulasi akan diumumkan secara rutin oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo. “Keselamatan anak-anak bukan soal angka, itu prioritas utama. Komitmen pemerintah jelas: respons cepat, perbaikan sistem, dan penguatan tata kelola MBG,” tegasnya.

Pertemuan di Kemenkes ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Selain Zulhas, Menkes dan Kepala BGN, juga hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Faizi, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Terpisah, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menambahkan, Presiden Prabowo akan segera meneken Perpres tentang Tata Kelola MBG. “Mudah-mudahan sebelum 5 Oktober bisa selesai, karena rangkaiannya padat,” ujarnya usai rapat paripurna di DPR RI.

Ia menegaskan perpres itu akan mengatur aspek teknis pelaksanaan MBG, termasuk distribusi makanan. “Misalnya, masaknya jam 10 malam tapi distribusinya besok siang. Tata kelola harus compliant dengan SOP agar hal seperti itu tidak terulang,” ujarnya. (rmg/san)

Tags: MBGpresidensertifikat
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun
Nasional

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen
Nasional

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB
Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Portugal vs Kroasia, Tarian Terakhir Dua Legenda

Portugal vs Kroasia, Tarian Terakhir Dua Legenda

Rabu, 1 Jul 2026 20:58 WIB
BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi dengan Media, Perkenalkan Layanan Digital VIOLA

BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi dengan Media, Perkenalkan Layanan Digital VIOLA

Senin, 29 Jun 2026 23:27 WIB

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang Periode 2026–2030

Sabtu, 4 Jul 2026 19:18 WIB
Relawan Dirikan Posko Darurat, Suplai Vitamin dan Logistik untuk Petugas Pemadam TPA Jatiwaringin

Relawan Dirikan Posko Darurat, Suplai Vitamin dan Logistik untuk Petugas Pemadam TPA Jatiwaringin

Sabtu, 4 Jul 2026 03:42 WIB
SAMBUT JAMAAH HAJI - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menyambut kepulangan jamaah haji kloter 23 asal Kabupaten Pandeglang, di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Senin (29/6/2026) dini hari. (ISTIMEWA)

Bupati Dewi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Pandeglang Kloter 23 Di Asrama Haji Cipondoh

Senin, 29 Jun 2026 12:55 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.