SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik, sebuah rumah di Kampung Muncang, Desa Ciseureuheun, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, ludes terbakar, Kamis (9/10).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena rumah yang terbakar sedang kosong ditinggal pemiliknya.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sehingga mengundang perhatian warga setempat, yang langsung berbondong-bondong berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.
Pemilik rumah Salim dan Juniah, kebetulan sedang tidak ada di rumah. Alhasil, rumah tersebut mudah terbakar dan habis dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah.
Koordinator Boedak Suang Rescue (BSR) Kecamatan Cigeulis, Ade Komarudin alias Beno mengaku, saat mengetahui peristiwa tersebut ia dan beberapa rekannya langsung berusaha menuju lokasi untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.
“Kami mencari dan mengumpulkan informasi, sambil berusaha membantu warga untuk memadamkan api yang terus berkobar. Pemilik rumah, Juniah langsung pingsan saat mengetahui rumahnya terbakar,” kata Beno, Kamis (9/10/2025).
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Atas adanya peristiwa tersebut, ia mengaku sudah berkoordinasi dan melaporkan kepada para pihak terkait, termasuk ke Pembina BSR Kabupaten.
Saat ini pihaknya bersama warga setempat, melakukan bersih-bersih puing-puing yang sekiranya masih dapat diselamatkan. Seraya mendata kerusakan rumah korban, untuk dilaporkan kemudian.
“Suami Juniah, sedang bekerja di Cilegon sebagai buruh di kandang ayam,” tandasnya, seraya mengaku, Juniah dievakuasi ke rumah tetangganya.
Menurutnya, selain rumah. Harta benda dan seisi rumah korban, habis terbakar. Hanya baju yang tersisa, semua barang berharga dan perabotan rumah tangga, habis di lalap api.
Staf Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang Ade Mulyana, atas arahan Kepala Dinas (Kadis), ia dan beberapa petugas Dinsos mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan kedaruratan.
Bantuan yg di berikan berupa, paket sembako, makanan siap saji, tenda gulung dan kids ware. “Kerugian materil ditaksir mencapai Rp50 Juta,” tukasnya.
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
Disampaikannya, dalam satu hari kejadian kebakaran rumah ada 2, yaitu di Kecamatan Cigeulis dan Mekarjaya.
Di Kecamatan Mekarjaya katanya, terjadi pukul 10.45 WIB, tepatnya di Kampung Kaduguling, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang.
“Di Kecamatan Mekarjaya juga, penyebabnya sama yaitu diduga akibat korsleting listrik dan bantuan kedaruratan pun sudah di kirim,” pungkasnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, agar tidak menimbulkan korban jiwa saat terjadi kebakaran.
Ditambahkannya, pihaknya juga akan berupaya memaksimalkan penyaluran bantuan kedaruratan bagi para korban terdampak musibah. (mardiana)
























