Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ditiadakan dalam Undangan Kick Off HSN 2025, Gema MA Pandeglang Ancam Layangkan Mosi Tidak Percaya

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 14 Okt 2025 20:22 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Ditiadakan dalam Undangan Kick Off HSN 2025, Gema MA Pandeglang Ancam Layangkan Mosi Tidak Percaya
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Generasi Muda Mathla’ul Anwar (Gema MA) Kabupaten Pandeglang, menyampaikan protes keras kepada Kementerian Agama (Kemenag) setempat, melalui surat permohonan klarifikasi. Protes ini, dilatarbelakangi oleh tidak dicantumkannya nama Ormas Mathla’ul Anwar (MA) beserta seluruh badan otonomnya (Banom), dalam surat undangan resmi kegiatan Kick Off Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Surat bernomor 045/Dpd-Gema-MA-Pdg/X/2025, yang ditujukan kepada Kepala Kemenag Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, menyatakan kekecewaan yang mendalam.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris DPD Gema MA Pandeglang, pada 13 Oktober 2025, organisasi muda Islam ini menegaskan bahwa peniadaan nama MA bukan sekadar persoalan tidak diundang, melainkan bentuk pengabaian terhadap sejarah dan perjuangan ormas yang telah berdiri sejak 1916 tersebut.

“Kami juga biasanya mengadakan peringatan hari santri tersendiri, di madrasah kami. Bukan soal itu, tapi soal meniadakan peran yang sudah diperjuangkan dari 1 abad yang lalu,” begitu bunyi salah satu poin dalam surat tersebut, seperti diperoleh oleh media. Surat itu menambahkan, kiprah Mathla’ul Anwar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa seolah dinilai tidak ada.

Menanggapi hal ini, Sudani, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Generasi Muda Mathla’ul Anwar (Gema MA) Kabupaten Pandeglang, menyatakan pihaknya merasa dikucilkan secara sistematis.

“Ini bukan sekadar kesalahan administrasi atau ketidaksengajaan. Ini adalah bentuk penghapusan sejarah dan pengabaian terhadap kontribusi nyata Mathla’ul Anwar, khususnya di Banten, tanah kelahirannya sendiri,” tegas Sudani, kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah

Sudani menekankan, Mathla’ul Anwar bukan hanya sebagai ormas, tetapi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah pendidikan dan perjuangan di Pandeglang bahkan Banten. Ia mengingatkan, bahwa tokoh-tokoh MA merupakan inisiator berdirinya Provinsi Banten.

“Bagaimana mungkin, sebuah ormas yang memiliki akar sejarah begitu dalam, yang telah melahirkan banyak kader bangsa, justru ditiadakan dalam acara berskala nasional seperti HSN di daerahnya sendiri? Ini sangat tidak menghargai,” ujarnya, dengan nada kecewa.

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

Sebagai bentuk protes yang lebih lanjut, dalam suratnya, Gema MA tidak hanya meminta klarifikasi, tetapi juga menyatakan sikap politik yang tegas.

“Kami, GEMA MA menyatakan mosi tidak percaya kepada Kemenag Pandeglang, harus jadi bahan evaluasi, agar kepala Kemenag di copot dari jabatannya,” tulis surat tersebut secara eksplisit.

Selain itu, mereka juga menuntut agar Panitia HSN 2025 menyampaikan klarifikasi resmi kepada media, mengenai masalah undangan ini.

Sudani membenarkan, bahwa tuntutan tersebut adalah sikap resmi organisasinya. “Pernyataan mosi tidak percaya itu, adalah bentuk kekecewaan tertinggi kami. Kami meminta ada evaluasi mendalam dan pertanggungjawaban moral dari pimpinan Kemenag Pandeglang. Jika perlu, memang harus ada tindakan tegas dari atasan beliau,” papar Sudani.

Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat

Ia menambahkan, klarifikasi terbuka kepada media diperlukan untuk mengembalikan marwah dan kontribusi historis Mathla’ul Anwar yang dianggap terinjak-injak.

Sebagai bagian dari dokumen, terlampir dua buah foto yang diduga sebagai bukti surat undangan Kick Off HSN 2025, yang dikeluarkan oleh Panitia HSN dan Kemenag Pandeglang.

Satu foto bertanggal 14 Oktober 2025 pukul 15:30 WIB, dan lainnya 11 Oktober 2025 pukul 15:20 WIB, keduanya tertanggal pada tahun 2025. Surat permohonan klarifikasi sendiri, ditandatangani sehari setelah tanggal yang tertera pada salah satu undangan, yaitu pada 13 Oktober 2025.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kemenag Kabupaten Pandeglang maupun Panitia Kick Off HSN 2025 setempat, mengenai protes dan tuntutan yang diajukan oleh DPD Gema MA Kabupaten Pandeglang.

Peristiwa ini, diprediksi akan menimbulkan gelombang reaksi dari berbagai kalangan, mengingat posisi strategis dan sejarah panjang Mathla’ul Anwar, khususnya di wilayah Banten. (mardiana)

Tags: GEMA MAkabupaten pandeglangSomasi Tidak Percaya
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)
Banten Region

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
CEK UDARA -- Petugas Dinas LH Kabupaten Lebak, saat melakukan pengecekan kondisi udara di Kabupaten Lebak, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik GAK Masih Terdeteksi, Kualitas Udara di Lebak Level Sedang

Selasa, 8 Sep 2026 20:14 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
HELIKOPTER : Helikopter HR-3604, diterjunkan untuk melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Dukung Pencarian Wartawan di Perairan Selat Sunda, Helikopter HR-3604 Dikerahkan

Kamis, 10 Sep 2026 14:30 WIB
Disnaker Kabupaten Tangerang Matangkan Pembentukan Tim Deteksi Dini Kerawanan Ketenagakerjaan

Disnaker Kabupaten Tangerang Matangkan Pembentukan Tim Deteksi Dini Kerawanan Ketenagakerjaan

Selasa, 8 Sep 2026 08:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.