Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pelebaran Jalan Bojonegara Harus Segera Direalisasikan, Operasional Kendaraan Tambang Merugikan

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 21 Okt 2025 15:17 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Sejumlah masyarakat dan pelaku industry, dari Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mengadu ke DPRD Provinsi Banten terkait dengan kemacetan panjang truk pengangut tambang, yang merugikan banyak pihak, Selasa (21/10/2025).

Lonjakan intensitas itu, tidak hanya menimbulkan kerugian bagi industry di sekitar, tapi jauh dari itu aktivitas ekonomi, pendidikan masyarakat juga sangat terdampak. Termasuk banyak anak-anak yang terkena penyakit ispa dari paparan debu dan udara yang tidak sehat.

Oleh karena itu, masyarakat menuntut agar Pemprov Banten mengambil sikap yang tegas. Tidak hanya melalui aturan-aturan namun juga aksi nyata yang bisa membuat masyarakat Bojonegara dan Pulo Ampel hidup dengan tentram, damai dan nyaman.

“Selain pembatasan jam operasional, pelebaran jalan juga sudah harus dilakukan untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat. Apalagi di daerah itu banyak penambang serta industry. Sehingga jika dibiarkan kondisinya seperti ini, maka masyarakat sekitar yang akan sangat dirugikan,” kata warga Pulo Ampel, Taufik, Selasa (21/10/2026).

Menurut Taufik, dengan segala sumber daya alamnya yang melimpah, investasi di dua wilayah itu sangat besar namun tidak dijaga dengan baik. Pun yang masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), itu sangat kecil. Hal ini tentu menjadi pertanyaan kita semua, bagaimana pengelolaan potensi alam di dua wilayah itu selama ini.

“Lingkungan kami rusak. Kalau hujan, banjir. Coba sekali-kali turun ke lapangan melihat lagsung kondisi di lapangan. Kalau nunggu regulasi dulu, satu tahun lagi. Padahal dari dulu sudah direncanakan ada pelebaran menjadi dua jalur empat lajur, tapi sampai sekarang masih omon-omon saja, sedangkan pengerukan SDA di sana terus berlanjut” ujarnya.

Baca Juga: Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Fantastis, Eko Susilo: Semua OPD Diminta Lakukan Evaluasi

Hal yang sama, juga dikatakan Syarifuddin. Menurutnya, kondisi kemacetan seperti ini sudah diprediksi akan terjadi. Hanya saja pemerintha tidak terlalu sigap akan hal itu.

Padahal sejak tahun 2014, Plt Gubernur Banten yang kala itu dijabat oleh Rano Karno turun ke lapangan karena kondisinya memang sudah krodit. Sehingga Rano kala itu mengintruksikan untuk dilakukan pelebaran menjadi empat lajur.

BeritaTerbaru

Cegah DBD, Dinkes Lebak Imbau Setiap Rumah Miliki Jumantik

Jumat, 24 Jul 2026 13:35 WIB

Semester I 2026, Penyerapan Tenaga Kerja di Lebak Capai 792 Orang

Jumat, 24 Jul 2026 13:20 WIB
Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah. (ISTIMEWA)

Total Target Rp10,083 Triliun, Realisasi Pendapatan Pemprov Baru Rp4,4 Triliun

Jumat, 24 Jul 2026 13:08 WIB
Massa Tuntut Kasus Penculik Aktivis Lebak Diusut Tuntas

Massa Tuntut Kasus Penculik Aktivis Lebak Diusut Tuntas

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

“Dengan panjang jalan mencapai 34,6 kilometer. Pak Gubernur sendiri sudah mengusulkan itu kepada pemerintah pusat dan sudah disetujui pula termasuk DED dan jalur by pas Cilegon Timur ke Bojonegara. Hanya saja untuk pembebasan lahannya diserahkan kepada Pemprov Banten,” katanya.

Syarifudin menilai, jalur Serdang sampai Merak itu yang banyak Kawasan pemukiman hanya di dua kecamatan saja, Bojonegara dan Pulo Ampel. Selebihnya adalah Kawasan industry dan itu bisa dibicarakan dengan direkturnya masing-masing.

“Saya rasa mereka juga kalau diajak bicara mah mau untuk mengikhlaskan lahannya 5-10 meter untuk pembangunan pelebaran jalan. Toh itu juga untuk kepentingan mereka,” pungkasnya.

Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, mendukung aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tersebut. Menurutnya, pembatasan penerapan jam operasional itu penting dilakukan agar aktivitas masyarakat di sekitar juga tidak terganggu seperti karyawan pabrik, pedagang, nelayan dan masyarakat umu lainnya.

Baca Juga: Pemprov Banten Diminta Bersikap Lebih Serius Mengevaluasi Hibah BOS Swasta

“Kami sudah sepakati bahwa sebelum jam operasional berlaku, seluruh Perusahaan tambang itu wajib menahan truk-truknya untuk tidak beroperasi,” pungkasnya.

Kemudian terkait dengan pelebaran jalur, Fahmi mendorong Pemprov Banten, bisa berperan aktif dalam mempercepat itu. pelebaran jalan itu, kata Fahmi, sudah harus menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dan industry di sana bisa berjalan dengan baik.

“Termasuk kami meminta kontribusi dari perusahan yang ada di sana juga untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam pelaksanaan pelebaran jalan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, Pemprov Banten sudah menetapkan jalan nasional Bojonegara-Pulo Ampel itu menjadi salah satu skala prioritas pelebaran yang akan dilakukan. hanya saja karena itu kewenangan pemerintah pusat, kita masukkan ini menjadi program prioritas nasional.

“Karena perannya sangat vital sebagai pusat industry dan logistik,” ujarnya.

Diakui Arlan, saat ini memang masih ada kendala di pembebasan lahan. Sehingga Pemprov Banten akan melakukan koordinasi dengan sejumlah industry yang ada di sana agar proyek itu bisa secepatnya terealisasi.

“Kemungkinan realisasinya sekitar tahun 2027. Saat ini masih dalam tahap persiapan dan koordinasi, terutama terkait pembebasan lahan. Sebagian lahan mungkin bisa dihibahkan, tapi sebagian lainnya tetap harus dibayar oleh pemerintah,” imbuhnya. (luthfi)

Tags: Operasional kendaraan tambangPelebaran jalan Bojonegarapemprov banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Judol Picu Rumah Tangga di Lebak Berantakan, Perceraian Capai 1.304 Perkara
Banten Region

Judol Picu Rumah Tangga di Lebak Berantakan, Perceraian Capai 1.304 Perkara

Kamis, 23 Jul 2026 18:25 WIB
PELANTIKAN - Pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa Kabupaten/Kota Se-Banten, dilantik di GSG DPRD Provinsi Banten, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pokja Newsroom Jaga Desa Kabupaten/Kota Se-Banten Resmi Dilantik

Kamis, 23 Jul 2026 18:04 WIB
DIAMANKAN - Pelaku pengedar narkotika, diamankan polisi dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (ISTIMEWA)
Banten Region

2 Pengedar Narkotika Diamankan Ke Mapolres Serang

Kamis, 23 Jul 2026 17:40 WIB
UPACARA HAN 2026 - Pelaksanaan upacara Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026, tingkat Kabupaten Serang, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Zakiyah Ajak Semua Elemen Masyarakat Penuhi Hak dan Lindungi Anak

Kamis, 23 Jul 2026 17:33 WIB
PELANTIKAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melantik 4 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Pandeglang, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Lantik 4 Pejabat Eselon II, Bupati Dewi: Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 15:38 WIB
SALURKAN BANTUAN - Jajaran Polres Pandeglang salurkan bantuan air bersih. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tangani Kekeringan, Jajaran Polres Pandeglang Turut Salurkan Bantuan Air Bersih

Kamis, 23 Jul 2026 13:45 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Curanmor Diduga Bersenjata Api Gegerkan Citra Raya, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan

Curanmor Diduga Bersenjata Api Gegerkan Citra Raya, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 25 Jul 2026 09:27 WIB
Putri Kusuma Wardani Lewati Ujian Pertama

Putri Kusuma Wardani Lewati Ujian Pertama

Selasa, 21 Jul 2026 18:40 WIB
DEKLARASI - Abuya Muhtadi Cidahu, beserta Ketua dan jajaran anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, mendeklarasikan penolakan LGBT, di ruang Bamus DPRD Kabupaten Pandeglang, Rabu (22/7/2026). (ISTIMEWA)

Di DPRD Pandeglang, Abuya Muhtadi Cidahu Turun Langsung Deklarasi Menolak LGBT

Rabu, 22 Jul 2026 15:43 WIB
Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Merusak Moral Berbangsa, Bernegara dan Beragama, Wabup Iing Menolak Keras LGBT

Minggu, 19 Jul 2026 12:09 WIB
Makan Bersama Siswa SD, Bupati Tangerang Sosialisasikan Pangan ASUH

Makan Bersama Siswa SD, Bupati Tangerang Sosialisasikan Pangan ASUH

Selasa, 21 Jul 2026 22:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.