SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Rektor Universitas Raharja, Dr. Po Abas Sunarya, menegaskan pentingnya disiplin dan kerja keras sebagai kunci utama keberhasilan lulusan, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada acara Yudisium Universitas Raharja yang digelar di Kota Tangerang.
“Seperti yang saya sampaikan dalam sambutan, bahwa ini baru awal perjalanan. Mari bekerja keras dan jaga disiplin. Apa pun keilmuan dan kehebatan kita, jika tidak dibingkai dengan kedisiplinan dan mekanisme yang baik, hasilnya tidak akan optimal,” ujar Dr. Po Abas.
Ia menuturkan bahwa Universitas Raharja selama ini berkomitmen membangun budaya disiplin di lingkungan kampus. Nilai kedisiplinan tersebut diterapkan mulai dari hal sederhana, seperti aturan berpakaian hingga kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan.
“Di Universitas Raharja, tidak ada mahasiswa yang kuliah memakai sandal, dan semua wajib mengenakan seragam. Soal kehadiran, tentu saja ada yang berhalangan karena berbagai alasan—seperti sakit atau melahirkan. Namun secara keseluruhan, kita patut bangga karena tingkat kehadiran mahasiswa mencapai hampir 95 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Po Abas menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar aturan, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter agar mahasiswa siap bersaing di dunia kerja. Menurutnya, kedisiplinan berbanding lurus dengan peningkatan hasil belajar. “Orang yang disiplin akan disiplin dalam segala hal, termasuk dalam belajar. Karena itu, nilainya pun meningkat. Hal ini terbukti dari peningkatan nilai rata-rata lulusan tahun ini,” tegasnya.
Sebelumnya, Dr. Po Abas juga mengungkapkan bahwa nilai akademik lulusan tahun ini secara umum meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut dinilainya sebagai hasil kerja keras seluruh sivitas akademika Universitas Raharja dalam menerapkan Kurikulum Outcome Based Education (OBE)—yakni kurikulum yang berorientasi pada capaian dan kinerja mahasiswa. Dengan semangat disiplin dan kerja keras, Universitas Raharja berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing tinggi di era global.
Baca Juga: Pengurus APTMRI 2024-2028 Dikukuhkan di Universitas Raharja Tangerang
223 Peserta Ikuti Yudisium
Pada kesempatan tersebut, Universitas Raharja menggelar yudisium bagi 223 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Rinciannya, 6 peserta dari program Diploma (D3), 208 peserta dari program Sarjana (S1), dan 9 peserta dari program Magister (S2).
Ketua Panitia Yudisium, Prof. Dr. Henderi, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah memenuhi ketentuan akademik. Mahasiswa program D3 dinyatakan lulus setelah menyelesaikan minimal 110 SKS, program S1 144 SKS, dan program S2 42 SKS. Seluruh ijazah peserta juga telah terdaftar dengan penomoran nasional dan dinyatakan valid oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) RI.

Dari segi prestasi akademik, IPK tertinggi untuk program D3 mencapai 3,85 dengan rata-rata 3,77. Untuk jenjang S1, IPK tertinggi tercatat 3,98 dengan rata-rata 3,59, sedangkan pada jenjang S2 IPK tertinggi 3,94 dengan rata-rata 3,85. Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode yudisium sebelumnya.
Baca Juga: Raker XXI-2024, Universitas Raharja Optimis Angkat Kejayaan Kampus
Sementara itu, dari sisi masa studi, lulusan tercepat program D3 menuntaskan pendidikan dalam waktu 3,1 tahun dengan rata-rata 3,3 tahun. Untuk program S1, waktu tercepat tercatat 3,1 tahun dengan rata-rata 3,11 tahun, sedangkan program S2 mencatat waktu tercepat 2,1 tahun dengan rata-rata 2,4 tahun. Secara keseluruhan, hasil yudisium kali ini menunjukkan peningkatan kualitas akademik dan kedisiplinan mahasiswa Universitas Raharja dalam menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. (made)




























