Minggu, 17 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, Purbaya Yakin Tumbuh 5,5%

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 3 Nov 2025 21:35 WIB
Rubrik Nasional
Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, Purbaya Yakin Tumbuh 5,5%

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK IV Tahun 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Pemerintah memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga pada kuartal III 2025, di tengah pelemahan permintaan kredit perumahan dan lambatnya penyerapan stimulus perbankan.

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan koordinasi kebijakan terus diperkuat guna menjaga pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

“Komitmen menjaga stabilitas jasa keuangan terus diperkuat melalui koordinasi lintas lembaga di bawah KSSK,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Berkala KSSK di Bank Indonesia, Senin (3/11/2025).

“Pertaruhan saya, triwulan keempat (2025) kita harapkan pertumbuhan ekonominya bisa di atas 5,5 persen,” kata Purbaya lagi.

Purbaya menegaskan penopang pertumbuhan tersebut salah satunya adalah penempatan uang pemerintah senilai Rp200 triliun di bank-bank BUMN. Ia juga berharap ada dampak positif sejumlah stimulus pemerintah salah satunya dari bantuan langsung tunai (BLT) dengan total anggaran Rp30 triliun.

“Harusnya sih kita bisa di atas 5,5 persen. Untuk saya penting, karena kalau di atas 5,5 persen, Presiden (Prabowo Subianto) mau kasih saya hadiah. Gak tau hadiahnya apa, paling dikasih selamat,” tegasnya sembari berkelakar.

BeritaTerbaru

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Rabu, 6 Mei 2026 17:34 WIB

Menurutnya, tekanan eksternal masih membayangi perekonomian. Kebijakan tarif impor Amerika Serikat turut menahan volume perdagangan dunia dan mempertahankan tekanan inflasi di berbagai negara. Federal Reserve menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada Oktober menjadi 3,75–4 persen menyusul tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja AS.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan global tahun depan menjadi 3,2 persen dari 3,3 persen pada 2024. Pertumbuhan di kawasan Eropa, Jepang, China, dan India dinilai masih moderat meskipun berbagai stimulus fiskal telah digelontorkan.

Di tengah kondisi tersebut, konsumsi rumah tangga, investasi, serta belanja pemerintah disebut tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi domestik. Untuk menjaga momentum pemulihan, pemerintah menyiapkan delapan program akselerasi ekonomi senilai Rp15,69 triliun.

Stimulus tersebut mencakup perpanjangan insentif PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi sektor pariwisata dan industri padat karya, bantuan pangan kerja, program padat karya tunai, serta insentif jaminan sosial bagi pekerja informal seperti sopir, ojek, dan buruh harian. Tarif PPh final UMKM 0,5 persen juga diperpanjang hingga 2029. Sejumlah proyek pembangunan desa, modernisasi logistik, dan revitalisasi kapal nelayan akan dilanjutkan hingga 2026 untuk memperkuat ekonomi daerah.

Untuk menjaga konsumsi masyarakat hingga pemulihan lebih kuat, pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Hingga awal November, bantuan hampir mencapai Rp20 triliun dari total anggaran Rp31 triliun yang dialokasikan untuk 35,05 juta keluarga penerima manfaat.

Bantuan diberikan selama Oktober hingga Desember 2025 sebesar Rp300.000 per bulan, sehingga setiap keluarga menerima total Rp900.000. “BLTS Kesra sudah disalurkan secara bertahap dan akan disalurkan seluruhnya pada pekan kedua November 2025,” kata Purbaya.

Ia menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap menjalankan fungsi sebagai penopang pertumbuhan dan instrumen stabilisasi.

“Kinerja fiskal yang kuat dan koordinasi antar-lembaga menjadi kunci menjaga optimisme dan memastikan ekonomi Indonesia tumbuh berkelanjutan di atas 5 persen,” ujarnya.

Namun, pemulihan permintaan di sektor perumahan dinilai masih tertahan. Dalam rapat dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Purbaya menyoroti lemahnya penyerapan stimulus perumahan di PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Dari Rp25 triliun dana pemerintah yang ditempatkan, penyaluran baru mencapai Rp4,8 triliun atau 19 persen hingga akhir September 2025.

“Ini menggambarkan demand di sektor perumahan melemah, sebetulnya. Jadi saya pikir, waduh gawat kita nih,” kata Purbaya.

Secara total, pemerintah menempatkan dana Rp200 triliun di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor riil. Bank Mandiri telah menyalurkan Rp40,6 triliun atau 74 persen dari dana penempatan, disusul BRI Rp33,9 triliun (62 persen) dan BNI Rp27,6 triliun (50 persen). BSI mencatat penyerapan Rp5,5 triliun atau 5,5 persen. BTN menjadi “nomor buncit” dengan realisasi 19 persen.

Menurut Purbaya, kondisi tersebut mencerminkan masih lemahnya pendapatan sebagian masyarakat. “Kita enggak bisa paksa orang beli rumah atau pinjam buat beli rumah ketika income-nya enggak jelas,” ujarnya.

Meski demikian, ia optimistis penempatan dana di perbankan akan membantu mendorong pendapatan masyarakat, yang diharapkan memicu kenaikan permintaan kredit perumahan pada 2026. (rmg/san)

Tags: ekonomiKomite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen
Bisnis

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang
Bisnis

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus
Bisnis

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 52 Kasus Kriminal dalam Sebulan, 36 Tersangka Ditahan

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 52 Kasus Kriminal dalam Sebulan, 36 Tersangka Ditahan

Kamis, 14 Mei 2026 07:46 WIB
Hormati Jasa Pejuang, Pemkab Tangerang Pugar Makam Ki Mauk

Hormati Jasa Pejuang, Pemkab Tangerang Pugar Makam Ki Mauk

Minggu, 17 Mei 2026 18:56 WIB
IMG_20260516_161314

695 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Beroperasi

Sabtu, 16 Mei 2026 16:19 WIB
IMG_20260513_164935

Open Bidding Pemprov Banten Dibuka, 308 Barang Inventaris Kantor Resmi Dilelang

Rabu, 13 Mei 2026 16:55 WIB
BERIKAN HADIAH - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berikan hadiah dan penghargaan kepada pemenang lomba pilah sampah antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (ISTIMEWA)

Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah Disemua OPD Pemkab Pandeglang

Senin, 11 Mei 2026 16:33 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.