SATELITNEWS.COM, LEBAK — Harga cabai dan sejumlah komoditas sayuran di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengalami lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga yang diduga dipicu cuaca ekstrem dan terganggunya pasokan tersebut dikeluhkan pedagang maupun konsumen.
Berdasarkan pantauan Satelitnews.com, harga cabai rawit merah keriting naik dari Rp40.000/kg menjadi Rp65.000/kg. Cabai rawit oranye mengalami kenaikan dari Rp35.000/kg menjadi Rp45.000/kg, dan cabai hijau melonjak dari Rp20.000/kg menjadi Rp48.000/kg.
Tidak hanya cabai, harga bawang merah turut meroket dari Rp25.000/kg menjadi Rp48.000/kg. Komoditas sayuran juga mengalami kenaikan, seperti wortel dari Rp18.000/kg menjadi Rp25.000/kg, serta buncis dari Rp11.000/kg menjadi Rp18.000/kg.
Uni (46), pedagang sayuran di Pasar Rangkasbitung, menyebut kenaikan harga berlangsung sejak satu pekan terakhir dan berdampak langsung pada pendapatan pedagang.
> “Semua berubah, semuanya naik. Cabai merah naik, cabai oranye naik, cabai rawit hijau naik, bawang naik, wortel naik, buncis juga naik. Cuma kentang yang tidak naik,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Uni mengatakan, omzet penjualan turun drastis karena daya beli masyarakat menurun. “Omzet turun 60 persen. Pembeli jadi mikir-mikir, uangnya dibagi-bagi,” tuturnya.
Baca Juga: Harga Cabai Hingga Kacang Tanah Melonjak Naik di Pasar Serpong
“Harapannya harga bisa turun lagi, kasihan masyarakat kecil.”
Keluhan juga datang dari pembeli. Rina, warga Rangkasbitung, mengaku keberatan dengan kenaikan harga bahan pokok yang terjadi hampir setiap hari.
“Kemarin sempat turun, sekarang naik lagi. Dua hari lalu saya beli Rp10.000, sekarang jadi Rp13.000. Berat buat ibu-ibu,” ungkapnya. “Biasanya beli banyak, sekarang dikurangi dulu. Soalnya kebutuhan lain juga banyak.”
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Agus Nugraha, membenarkan adanya kenaikan harga sejumlah komoditas. Ia menyebut salah satu penyebabnya adalah gagal panen akibat cuaca ekstrem.
“Betul ada kenaikan. Hasil koordinasi untuk pasokan katanya masih aman,” singkat Agus. Para pedagang dan konsumen berharap pemerintah segera melakukan langkah stabilisasi harga agar tidak semakin membebani masyarakat. (mulyana)

















