Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Konser Echos of Home, Cara Komunitas Biola Tangerang Ajak Temukan Diri Lewat Kesenian

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 1 Des 2025 09:47 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Konser Echos of Home, Cara Komunitas Biola Tangerang Ajak Temukan Diri Lewat Kesenian

KOLABORASI: Komunitas Biola Tangerang berkolaborasi dengan seniman lain dalam konser bertajuk Echos of Home. (ARI SUJATMIKO/SATELITNEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG-Bangunan Gedung Seni dan Budaya Kota Tangerang tampak berbeda dari biasanya, Minggu 30 November 2025. Dari arah panggung, suara gesekan senar biola bertemu ritme gamelan dan denting keroncong. Sesekali, bebunyian elektronik ambience menembus ruang, menyulam atmosfer yang hangat sekaligus eksperimental. Di tengah Jl. Modern Golf Raya yang sibuk, gema itu terasa seperti pulang ke rumah—tema yang sengaja diangkat dalam konser bertajuk Echos of Home.

Di balik pertunjukan yang mengalir selama lebih dari dua jam, ada satu komunitas yang selama 12 tahun terakhir menjadi rumah bagi puluhan pecinta musik gesek di Kota Tangerang: Komunitas Biola Tangerang. Komunitas yang berdiri sejak 2013 itu konsisten menunjukkan eksistensinya lewat konser tahunan yang kali ini berkolaborasi lintas genre.

Di balik panggung, pendirinya, Agnes Konstati, menyambut dengan senyum lelah namun tak bisa menyembunyikan kebanggaan. Agnes mengenang bagaimana komunitas ini bermula. Tahun 2013, saat mengajar dan berkeliling berbagai kegiatan seni, ia melihat satu masalah yang sama: Tangerang punya banyak talenta, tapi tak ada tempat berlatih dan bertumbuh.

“Kita merasa waktu itu kota Tangerang tidak punya wadah buat anak-anak muda yang punya minat di musik, terutama biola. Padahal banyak musisi nasional yang asalnya dari Tangerang,” ujarnya.
Biola dipilih bukan tanpa alasan. Instrumen itu relatif mahal, jarang tersedia, dan kerap dianggap elit. Menurut Agnes, hal itu membuat akses belajar musik tidak merata.

“Alat musik itu sebenarnya nggak boleh terkotak-kotak. Pendidikan musik mestinya bisa untuk semua orang,” katanya.

Komunitas Biola Tangerang kemudian berdiri sebagai ruang inklusif. Siapa pun boleh datang, mencoba, belajar bersama, bahkan tanpa memiliki alat musik. Yang dibutuhkan hanya satu yaitu komitmen.

Baca Juga: Maling Bobol Studio Musik di Pondok Aren, 4 Keyboard dan 2 Gitar Raib

Tahun ini, konser komunitas mengangkat tema Echos of Home — “gema dari rumah.” Bukan sekadar judul, tetapi refleksi tentang gelombang masalah kesehatan mental yang belakangan kian kuat dirasakan generasi muda.

“Banyak teman-teman sekarang yang bingung sama dirinya sendiri. Gue siapa? Mau apa? Akar gue dari mana? Nah, menurut kita salah satu cara menemukan itu ya lewat kesenian,” kata Agnes.
Kesenian, bagi komunitas ini, adalah ruang aman. Tempat mencurahkan perasaan tanpa harus takut dihakimi.

BeritaTerbaru

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Minggu, 13 Sep 2026 20:23 WIB
Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Minggu, 13 Sep 2026 19:31 WIB
Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Minggu, 13 Sep 2026 16:47 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR Gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Gabungan Kembali Sisir Ribuan Mil Perairan Selat Sunda

Minggu, 13 Sep 2026 14:22 WIB

“Kesenian itu media ekspresi. Kita bisa nuangin ide, unek-unek, dan perasaan tanpa takut di judge,” ujarnya.

Kolaborasi malam itu mempertegas gagasan tersebut: biola, gamelan, keroncong, string, dan ambience disatukan dalam aransemen yang rapi. Mereka bekerja sama dengan Gamelan Laras Kanita, alumni Tarakanita, serta Band Ambience Fetem, musisi Tangerang yang mulai mendapat panggung nasional. Agnes menyebut kolaborasi ini sebagai upaya mengingatkan kembali akar musikal Indonesia.

“Indonesia tuh punya orkestra sendiri: gamelan. Gamelan itu bentuk orkestra,” katanya.
Konser semacam ini baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya, komunitas sudah rutin membuat konser tahunan, seperti Our Journey pada 2024. Tetapi kolaborasi lintas genre—dari gamelan hingga ambience—baru tahun ini diwujudkan.

Meski konser berlangsung meriah, jumlah penonton di ruang tertutup itu masih terbatas. Agnes mengaku komunitasnya menyimpan mimpi yang sampai kini belum tercapai untuk menggelar konser besar di ruang terbuka Kota Tangerang.

Baca Juga: Menjaga Nada Betawi di Tengah Arus Digitalisasi

“Kami belajar dan berkegiatan di ruang terbuka, di Alun-Alun Kota Tangerang. Jadi sebenarnya ini kayak hutang yang belum bisa kami bayar,” ujarnya, tersenyum.

Di sisi lain panggung, dua anggota komunitas, Tiara dan Syahnas, masih memegang biola mereka ketika ditemui. Wajah keduanya memancarkan sisa-sisa adrenalin pertunjukan.

“Kami latihan hampir lima bulan,” kata Tiara. “Dari awal-awal tahun sudah mulai nyiapin.”
Menyatukan biola dengan gamelan dan ambience tentu bukan perkara mudah. Mereka bercerita bagaimana aransemen awal terasa janggal. Ritme gamelan terlalu padat, gesekan biola terlalu halus, ambience terasa jauh.

“Tapi arranger kita mantap banget. Akhirnya bisa nyatuin semuanya—keroncong, gamelan, string, biola, ambience,” kata Syahnas.

Tiara dan Syahnas sudah bertahun-tahun berada di komunitas ini—masuk sejak 2015 dan 2016. Mereka tumbuh bersama komunitas, bukan hanya sebagai pemain musik.

“Komunitas itu lebih kekeluargaan. Beda banget sama private class yang cuma 30 menit dan habis itu selesai,” kata Tiara.

Syahnas menambahkan “Di komunitas kita bukan cuma belajar musik, tapi juga sosial. Cara ngomong, kerja sama, komunikasi. Banyak yang dipelajarin.”

Durasi belajar biola tiap anggota berbeda. Ada yang butuh tujuh bulan untuk menguasai teknik dasar, ada yang lebih lama. Tapi mereka sepakat satu hal yaitu “yang penting konsisten”.
Kini, Komunitas Biola Tangerang memiliki sekitar 30 anggota aktif, dari usia 4 tahun hingga 60-an. Latihan rutin dilakukan di ruang publik, menandai perjalanan tumbuh bersama yang tak pernah benar-benar selesai.

Agnes mengatakan komunitasnya terus membuka pintu untuk siapa pun. “Yang penting mau komitmen belajar. Karena lewat musik ini kita tumbuh bareng-bareng—bukan cuma hard skill, tapi soft skill juga,” ucapnya.

Ketika ditanya harapannya setelah konser ini, Tiara dan Syahnas hanya saling pandang sebelum menjawab dengan semangat yang sama.

“Kita pengin player-nya lebih banyak. Bisa bikin orkestra yang lebih besar lagi di Tangerang,”
kata mereka.

Sore itu, gema biola berpadu gamelan di Gedung Seni dan Budaya Kota Tangerang. Namun lebih dari konser, Echos of Home adalah seruan untuk kembali pada akar pada rumah, pada diri sendiri, pada seni yang merawat manusia. Dan di tengah gemuruh kota yang tumbuh cepat, Komunitas Biola Tangerang berdiri sebagai pengingat bahwa musik bukan hanya suara—melainkan rumah tempat banyak orang pulang. (mgo1)

Tags: biolakesenianmusik
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

LIFE JACKET : Tim SAR Gabungan menemukan life jacket di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Tegaskan Barang-barang Yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Rombongan Wartawan

Minggu, 13 Sep 2026 14:10 WIB
Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik
Edukasi

Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 13 Sep 2026 13:58 WIB
MENINJAU LOKASI GALIAN -- MendesPDT RI Yandri Susanto, meninjau lokasi galian pertambangan di Kabupaten Serang, Sabtu (12/9/2026). (SIDIK/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Mendes Yandri Sidak Galian Ilegal di Kragilan dan Langsung Ditutup

Minggu, 13 Sep 2026 13:33 WIB
Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta
Kabupaten Tangerang

Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta

Minggu, 13 Sep 2026 12:50 WIB
Kabupaten Tangerang

Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor

Sabtu, 12 Sep 2026 20:05 WIB
FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini
Bisnis

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 16:58 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian

Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian

Senin, 7 Sep 2026 20:01 WIB
RAPAT KERJA -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat

Selasa, 8 Sep 2026 16:50 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

Senin, 7 Sep 2026 12:47 WIB
Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Selasa, 8 Sep 2026 08:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.