Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Gas Beracun Penyebab 22 Tewas Dalam Kebakaran Gedung Terra Drone

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 11 Des 2025 07:16 WIB
Rubrik Nasional
Gas Beracun Penyebab 22 Tewas Dalam Kebakaran Gedung Terra Drone

Jenazah Korban Kebakaran Kantor Terra Drone Petugas mengangkat peti jenazah korban kebakaran kantor Terra Drone di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). RS Polri Kramat Jati menyerahkan tujuh jasad korban kepada pihak keluarga. Hingga saat ini, sebanyak 10 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari total 22 korban tewas dalam peristiwa tersebut. (NG PUTU WAHYU RAMA / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri mengungkap penyebab utama kematian 22 korban kebakaran Gedung Kantor Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Mayoritas korban dipastikan meninggal akibat menghirup asap tebal dan gas beracun karbon monoksida (CO) yang memenuhi ruangan saat api membesar pada Selasa (9/12/2025).

Kepala Biro Kedokteran dan Kesehatan (Karo Dokpol) RS Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan menjelaskan, kesimpulan tersebut diperoleh dari pemeriksaan medis dan forensik. “Penyebab kematian berdasarkan pemeriksaan staf dan para personel spesialis forensik kami mengarah kepada terhirupnya asap dan gas karbon monoksida,” ujar Nyoman dalam konferensi pers, Rabu (10/12/2025).

Karbon monoksida, jelas Nyoman, merupakan gas beracun yang menggantikan peran oksigen dalam tubuh. Dalam kondisi gedung dipenuhi asap, korban mudah mengalami kekurangan oksigen dalam hitungan menit. Gas tersebut diduga berasal dari material bangunan dan barang-barang yang terbakar saat insiden terjadi.

Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah korban juga menunjukkan tingginya kandungan CO. “Ada pemeriksaan laboratorium sederhana melalui darahnya tadi juga terbukti bahwa itu tinggi kandungan karbon monoksida,” kata dia.

Proses identifikasi turut menghadapi kendala karena banyak jenazah mengalami luka bakar berat hingga merusak sidik jari. “Begitu sidik jarinya melepuh dan kemudian lepas, ini rekan-rekan punya sidik jari kulitnya ini ya, nah itulah kesulitan saat ini (identifikasi),” ujarnya.

Dari 22 korban, sepuluh telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, sedangkan 12 lainnya masih menunggu rekonsiliasi lanjutan. Salah satu korban merupakan ibu hamil tujuh bulan.

Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.43 WIB. Tim pemadam tiba tujuh menit kemudian dan memadamkan api sekitar pukul 14.10 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, sebagian besar korban ditemukan di lantai 3 hingga 5, sementara karyawan di lantai 6 berhasil menyelamatkan diri melalui rooftop. “Asap naik ke lantai 2, 3, dan seterusnya. Oksigen kurang, sehingga banyak yang meninggal karena lemas di atas,” kata Susatyo.

Polisi juga menyoroti alasan cepatnya penyebaran api dan besarnya jumlah korban. Kantor Terra Drone, menurut Susatyo, berfungsi sebagai tempat servis sekaligus gudang penyimpanan drone. Hingga kini penyidik masih mendata jumlah baterai drone yang tersimpan di gedung tersebut. “Selain tempat service juga ada gudang. Berapa stok baterai yang mungkin baru datang dan sebagainya, nanti hasil lengkapnya akan kami sampaikan,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat telah memeriksa tujuh saksi yang terdiri dari enam karyawan dan satu warga sekitar. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor pemicu lain di luar dugaan awal. Polisi juga mendalami kepemilikan gedung serta kepatuhan manajemen terhadap standar keselamatan, mengingat pemilik gedung dan pemilik usaha merupakan dua pihak berbeda.

Pada hari ini perwakilan manajemen PT Terra Drone Indonesia dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Penyidik ingin memastikan apakah perusahaan telah menghitung risiko khusus terkait penyimpanan baterai drone dan apakah alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia memadai untuk menghadapi potensi kebakaran baterai.

Selain penyidikan, kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat untuk mengevaluasi pemberian izin usaha pada gedung tinggi. Menurut Susatyo, perlu ada langkah tegas, termasuk penghentian sementara izin usaha apabila ditemukan pelanggaran prosedur keselamatan. “Jika perlu tindakan sanksi yang tegas untuk kami hentikan sementara, agar tidak terjadi lagi,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra mengatakan, gedung yang terbakar adalah pusat servis dan kantor perusahaan tersebut. “Benar (yang terbakar perusahaan drone). (Di gedung itu) enggak produksi, tapi perbaikan dan kantor,” ucap Roby, Rabu (10/12/2025). “Bisa (servis drone). Servisnya memang di sana,” sambungnya.

Baca Juga: Pabrik Tahu dan Gudang Dekorasi Terbakar di Pondok Aren, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Ia menjelaskan, Terra Drone adalah perusahaan asal Jepang, tetapi pimpinan Terra Drone di Indonesia merupakan WNI. Identitasnya telah diketahui dan polisi tengah memastikan keberadaannya untuk dimintai keterangan. (rmg/xan)

Tags: gaskebakaranterra drone
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Bagian Hukum Kabupaten Serang Tangani Tiga Perkara Aset

Kamis, 3 Sep 2026 14:23 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla, Polda Banten Libatkan Banyak Stakeholder

Rabu, 2 Sep 2026 16:28 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi

Sabtu, 5 Sep 2026 07:19 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 07:26 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.