Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Korban Tewas Bencana Banjir Tembus 1.016 Jiwa, Rusak 158 Ribu Rumah

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 15 Des 2025 08:28 WIB
Rubrik Nasional
Pemulihan Sumatera Terus Dikebut, Fokus Air, Hunian Sementara dan Bailey

PRESIDEN TINJAU ACEH TAMIANG: Presiden Prabowo Subianto didampingi Kepala BNPB Suharyanto (kiri), Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kedua kiri) dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi (kanan) meninjau wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12). (BPMI SETPRES/ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, total korban jiwa dalam musibah banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) per Minggu (14/12/2025) telah mencapai 1.016. Atau naik 10 angka dibanding data kemarin, yang tercatat 1.006.

Kabupaten Agam di Sumbar membukukan jumlah korban jiwa terbanyak, dengan angka 184. Disusul Aceh Utara (162), Tapanuli Tengah (116), Tapanuli Selatan (86), dan Aceh Tamiang (66). Sementara korban hilang, kini berjumlah 212 atau berkurang lima angka dibanding data Sabtu (13/12/2025), yang dibukukan dengan angka 217.

Data ini terlihat tidak sinkron. Karena mestinya, jika jumlah korban jiwa bertambah 10, maka jumlah korban hilang berkurang 10. Tapi ini, hanya berkurang lima.

Terkait hal tersebut, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Kapusdatin BNPB) Abdul Muhari menjelaskan, data korban hilang tidak mesti diambil dari data yang ditemukan di lapangan.

Data korban hilang, juga berasal dari data penambahan identifikasi korban yang sebelumnya sudah ditemukan, kemudian dikonfirmasi. Misalkan ternyata bukan warga Kabupaten A, pindah ke Kabupaten B.

“Hal-hal dinamis seperti ini masih terus kami dapati di lapangan. Supaya pencatatannya benar-benar sesuai dengan identifikasi by name by address di tiap kabupaten/kota,” kata Muhari dalam konferensi pers, Minggu (14/12/2025) sore.

Baca Juga: Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Untuk jumlah pengungsi, kemarin dilaporkan berjumlah 624.670 atau berkurang 29.972 dari total pengungsi 654.642 pada Sabtu (13/12/2025).

Muhari menuturkan, pihaknya masih terus mengonfirmasi pengurangan tersebut, apakah benar pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing atau masih merupakan pengurangan status pengungsi. Misalnya saja, pindah dari pengungsian terpusat ke pengungsian mandiri, tapi tetap bergantung pada suplai makanan atau logistik dari dapur umum.

BeritaTerbaru

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Kamis, 10 Sep 2026 18:01 WIB
Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 17:58 WIB
59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB

“Kita pastikan terus angkanya, supaya kebutuhan pangan saudara-saudara kita yang saat ini berada di daerah terdampak bencana, bisa terus dipenuhi,” ujar Muhari.

Saat ini, jumlah pengungsi terbanyak ada di Kabupaten Aceh Tamiang dengan angka 208.200. Diikuti Aceh Utara (166.900), Bireuen (49.100), Aceh Timur (45.600), dan Gayo Lues (33.800).

Musibah banjir bandang dan longsor Sumatera juga merusak 158 ribu rumah di 52 kabupaten/kota. Kerusakan juga dialami 1.200 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 290 gedung/kantor, dan 145 jembatan.

Presiden Prabowo Subianto memastikan penanganan darurat terus dilakukan dengan menjadikan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi sebagai prioritas.

Baca Juga: Kompolnas Desak Buru Dalang Ricuh, Yusril: Jangan Terprovokasi

“Saya minta maaf kalau masih ada yang belum tertangani. Kita sedang bekerja keras,” kata Prabowo, yang selama dua hari, Jumat (12/12/2025) hingga Sabtu (13/12/2025), meninjau sejumlah wilayah terdampak dan sempat terisolasi.

Presiden juga menekankan pentingnya pemulihan sektor pendidikan, terutama bagi anak-anak yang terdampak bencana. Pemerintah, kata dia, akan bergerak cepat agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai bencana kali ini memiliki cakupan wilayah terdampak yang sangat luas. Ia membandingkannya dengan tsunami Aceh 2004 yang menelan sekitar 200.000 korban jiwa.

“Kalau tsunami 2004, korban jiwanya luar biasa. Tapi kali ini, daerah yang terdampak itu meluas,” kata AHY dalam acara Pamor Persada Peduli Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar di Lapangan Tembak Brigade Parako I Pasgat Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (14/12).

Menurut AHY, di Aceh sebanyak 18 dari 23 kabupaten/kota terdampak bencana. Kondisi serupa terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, termasuk kawasan Lembah Anai yang mengalami kerusakan parah. Pemerintah pusat, kata dia, mengerahkan berbagai upaya penanganan, mulai dari operasi modifikasi cuaca hingga penyaluran bantuan melalui jalur udara dan laut.

AHY mengatakan, pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp 51 triliun untuk membangun kembali infrastruktur dasar di wilayah terdampak bencana.

“Dari sisi Kementerian Pekerjaan Umum, estimasi awal, sekali lagi akan terus diupdate karena kondisi akan terus berkembang, itu diperlukan alokasi kurang lebih Rp 51 triliun untuk pembangunan kembali infrastruktur dasar, utamanya jalan dan jembatan, dan air bersih,” kata dia.

Pemerintah, kata AHY, akan terus mengawal proses tanggap darurat dan pemulihan, seraya mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan agar aktivitas manusia tidak memperparah dampak bencana alam di masa mendatang. (rmg/xan)

Tags: banjirrumahtewas
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat
Nasional

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 15:57 WIB

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Dukung Penuh Pencarian Rombongan Wartawan, Pemprov Banten Siapkan Fasilitas Ini

Jumat, 11 Sep 2026 10:11 WIB
Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Rabu, 9 Sep 2026 19:49 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.