SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang menargetkan seluruh agenda konsolidasi struktur partai di tingkat bawah rampung sebelum akhir Desember 2025. Konsolidasi itu meliputi Musyawarah Anak Cabang (Musrancab) dan Musyawarah Ranting yang menjadi fondasi penguatan organisasi partai hingga tingkat Kecamatan dan kelurahan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, mengatakan seluruh tahapan musyawarah ditargetkan selesai dalam waktu dekat. “Targetnya jelas, Desember ini harus tuntas,” kata Gatot,.
Menurut Gatot, Musrancab dan musyawarah ranting merupakan bagian dari mekanisme kaderisasi dan pembenahan struktur partai secara berjenjang. Prosesnya dilakukan melalui sistem penyaringan, sebagaimana mekanisme yang selama ini diterapkan dalam forum-forum internal partai.
“Modelnya sama, ada penyaringan. Bedanya, untuk kepengurusan PAC, surat keputusan dikeluarkan oleh DPD, sementara untuk ranting oleh DPC,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses tersebut tidak bersifat top-down semata. Usulan dari bawah tetap menjadi rujukan utama dalam penyusunan struktur. Setiap nama yang diusulkan akan melalui penilaian rekam jejak, tingkat keaktifan, serta evaluasi kinerja selama ini.
“Usulan dari bawah ada. Tapi tetap kita lihat rekam jejak dan keaktifannya. Ini evaluasi kinerja, bukan sekadar formalitas,” kata Gatot.
Baca Juga: PDI Perjuangan Bersiap Jaring Ketua DPC Hingga DPD
Dalam penyusunan kepengurusan, PDI Perjuangan Kota Tangerang tidak menutup ruang bagi kader baru, namun juga tetap mempertahankan kader lama yang dinilai masih produktif. Menurut Gatot, komposisi kepengurusan ke depan akan bersifat kombinatif.
“Yang masih eksis dan kinerjanya bagus tentu harus dipertahankan. Tapi kader baru juga perlu diberi ruang. Prinsipnya saling melengkapi,” ujarnya.
Gatot menjelaskan, untuk kepengurusan PAC, proses penyaringan akhir berada di tangan DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten. DPC berperan memfasilitasi Musrancap sekaligus melakukan penyaringan awal dan memberikan rekomendasi.
“DPC memfasilitasi kegiatan dan memberikan rekomendasi ke DPD. Penyaringan akhirnya ada di DPD,” katanya.
Selain pembenahan struktur, konsolidasi partai juga diarahkan untuk kepentingan jangka panjang, terutama menghadapi agenda politik ke depan. Gatot menyebut, konsolidasi struktural merupakan bagian dari strategi pemenangan PDI Perjuangan, termasuk target mempertahankan dominasinya di parlemen.
“Targetnya jelas, memenangkan kembali Pileg di Banten. Di Kota Tangerang, targetnya tetap mempertahankan posisi strategis, termasuk kursi Ketua DPRD,” ujar Gatot.
Baca Juga: Praperadilan Hasto Kristiyanto Gugur, Berlanjut ke PN Tipikor
Terkait evaluasi internal fraksi di DPRD Kota Tangerang, Gatot mengatakan belum ada perubahan komposisi komisi. Evaluasi akan dilakukan melalui rapat internal DPC dan bersifat menyeluruh terhadap kinerja fraksi.
“Semangatnya evaluasi kinerja. Apakah seseorang masih layak di komisinya atau perlu peningkatan kinerja. Tapi untuk penempatan, SK itu langsung dari DPP,” katanya.
Ia menilai, secara umum kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang masih berjalan baik. Evaluasi yang dilakukan DPC lebih bersifat normatif dan organisatoris, tanpa mencampuri kewenangan struktural yang menjadi domain DPP.
“Selama ini kerja teman-teman fraksi oke. Evaluasi tetap ada, tapi sifatnya umum,” ujar Gatot.
Dengan target penyelesaian konsolidasi hingga akhir tahun 2025, PDI Perjuangan Kota Tangerang berharap struktur partai semakin solid dan siap menghadapi dinamika politik ke depan, baik di tingkat lokal maupun regional.(ari)
























