Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

45 Jaksa Terjerat Korupsi, ICW: Reformasi Kejagung Gagal

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 21 Des 2025 19:32 WIB
Rubrik Nasional
45 Jaksa Terjerat Korupsi, ICW: Reformasi Kejagung Gagal

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Hulu Sungai Utara (HSU) Albertinus Parlinggoman Napitupulu (kanan) bersama Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari HSU Asis Budianto (kiri) dihadirkan pada konferensi pers usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA— Rentetan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap jaksa kembali memantik sorotan tajam terhadap integritas aparat penegak hukum. Sepanjang 2006 hingga 2025, sebanyak 45 jaksa ditangkap karena terlibat tindak pidana korupsi. Dari jumlah tersebut, 13 orang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Data tersebut dirilis Indonesia Corruption Watch (ICW) menyusul OTT KPK terhadap jaksa di Banten serta Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, pada pertengahan Desember 2025. ICW menilai rentetan kasus ini mencerminkan persoalan serius yang belum terselesaikan di tubuh Kejaksaan.

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW Wana Alamsyah mengatakan, berulangnya penangkapan jaksa menandakan lemahnya fungsi pengawasan internal. Padahal, pengawasan merupakan kunci untuk memastikan penegakan hukum berjalan objektif dan berintegritas.

“Adanya jaksa yang ditangkap membuktikan bahwa fungsi pengawasan internal tidak berjalan dengan baik,” ujar Wana dalam keterangan tertulis, Minggu (21/12/2025).

Sorotan ICW juga mengarah pada periode kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin. Sejak ia dilantik pada 2019, tercatat tujuh jaksa terseret kasus korupsi. “Hal ini menunjukkan bahwa Jaksa Agung gagal melakukan reformasi Kejaksaan,” kata Wana.

ICW turut mengkritik langkah KPK yang kerap melimpahkan penanganan perkara jaksa yang terjaring OTT kepada Kejaksaan Agung. Latar belakang sebagian pimpinan KPK yang berasal dari institusi kejaksaan dinilai berpotensi menimbulkan dualisme loyalitas. “Padahal Pasal 11 ayat (1) huruf a Undang-Undang KPK memberikan kewenangan jelas kepada KPK untuk menangani perkara korupsi yang melibatkan penegak hukum,” ujarnya.

Baca Juga: Eksepsi Kandas, Yaqut Janjikan Fakta

Menurut Wana, penanganan kasus oleh institusi asal membuka risiko konflik kepentingan dan berpotensi melokalisir perkara. Minimnya transparansi juga dinilai menciptakan ruang bagi praktik transaksional, mulai dari pemerasan hingga kesepakatan tidak sah untuk melemahkan atau menghentikan proses hukum.

“Kondisi ini jelas bertentangan dengan prinsip penegakan hukum yang bersih,” tegasnya.

BeritaTerbaru

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Kamis, 10 Sep 2026 18:01 WIB
Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 17:58 WIB
59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB

Dalam rangkaian OTT terbaru, KPK menetapkan Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara Albertinus Parlinggoman Napitupulu, Kasi Intel Asis Budianto, dan Kasi Datun Taruna Fariadi sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah di HSU. Operasi tersebut merupakan OTT ke-11 yang dilakukan KPK sepanjang 2025. Sementara itu, OTT di Banten pada 17–18 Desember 2025 terkait dugaan pemerasan terhadap warga negara Korea Selatan melibatkan seorang jaksa, penasihat hukum, dan penerjemah.

Menanggapi kritik ICW, Kejaksaan Agung menyatakan masukan tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas. “Kritikan yang konstruktif dan masukan buat Kejaksaan akan menjadi motivasi Kejaksaan bekerja lebih baik, profesional, dan berintegritas,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna.

Meski demikian, ia menilai penilaian ICW yang menyebut reformasi Kejaksaan gagal kurang bijak. Menurut dia, selama ST Burhanuddin menjabat sebagai Jaksa Agung, Kejaksaan menangani banyak perkara besar dan menyelamatkan kerugian negara di berbagai sektor, seperti tata niaga minyak goreng, tekstil, energi, dan lingkungan.

Terkait para jaksa yang terjaring OTT, Anang menyatakan pihaknya telah memberhentikan sementara Kepala Kejari (Kajari), Kasi Intel, dan Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Dengan status pemberhentian sementara, maka ketiganya otomatis tidak mendapatkan gaji dan tunjangan.

Baca Juga: Dewas KPK Soroti Keterlambatan Tindakan Penegakan Hukum

“Sudah dicopot dari jabatannya dan dinonaktifkan sementara status PNS pegawai kejaksaannya sampai mendapatkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah,” kata Anang. Dia juga memastikan bahwa Kejaksaan akan membantu KPK dalam pencarian Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara Tri Taruna Fariadi yang masih buron.

Sementara itu, Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Pujiyono Suwadi menegaskan jaksa yang terjaring OTT harus diproses maksimal, baik secara pidana maupun etik. “Jaksa yang kena OTT harus diproses pidana dan dipecat,” ujarnya.

Tanggung jawab tidak hanya berada pada pelaku, tetapi juga pada pimpinan wilayah, termasuk kepala kejaksaan negeri dan kepala kejaksaan tinggi. “Tugas pimpinan bukan sekadar mengejar target, tetapi memastikan jajarannya bekerja dengan integritas,” ujarnya.

Pujiyono menekankan pentingnya evaluasi berkala dan pembenahan sistem pembinaan jaksa, mulai dari kesejahteraan hingga penegakan disiplin tanpa pandang bulu. Ketegasan sanksi diperlukan untuk menciptakan efek jera dan memulihkan kepercayaan publik. (rmg/xan)

Tags: ICWjaksakorupsi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat
Nasional

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

Senin, 7 Sep 2026 12:47 WIB

HUT ke-24, Polsek Serpong Santuni Anak Yatim dan Doakan Lima Jurnalis Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR gabungan melakukan pencarian rombongan wartawan di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Ini Detail Lokasi Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di Hari ke Empat

Jumat, 11 Sep 2026 10:26 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB
Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Jumat, 11 Sep 2026 08:31 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.