Jumat, 15 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Bencana Sumatera Seret 12 Korporasi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 9 Jan 2026 10:22 WIB
Rubrik Nasional
raker rekonstruski pasca bencana sumatera
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS. COM, JAKARTA – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengungkap dugaan keterlibatan 12 perusahaan dalam bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025.

 

Aktivitas penguasaan dan alih fungsi kawasan hulu sungai diyakini menjadi penyebab utama tingginya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.

 

“Satgas telah menemukan 12 korporasi yang berpotensi menjadi penyebab bencana. Delapan berada di Sumatera Utara, dua di Sumatera Barat, dan dua di Aceh,” ujar Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

 

BeritaTerbaru

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB

Temuan ini merupakan hasil investigasi terhadap 31 perusahaan di ketiga provinsi terdampak. Di Aceh, sembilan perusahaan diperiksa karena terindikasi melakukan alih fungsi kawasan hutan di hulu aliran sungai.

 

Di Sumatera Utara, delapan perusahaan tersebar di wilayah Batang Toru, Tapanuli Selatan, termasuk Sungai Garoga dan Langkat. Sementara di Sumatera Barat, 14 perusahaan diperiksa, namun hanya dua yang diyakini paling berkontribusi terhadap bencana.

 

Kini, 12 perusahaan yang terindikasi kuat tengah diperiksa di Kejaksaan Tinggi masing-masing provinsi. Pemeriksaan difokuskan pada pengumpulan data, fakta, dan bukti yang mengarah pada kemungkinan pelanggaran pidana. “Potensi tersangkanya bisa korporasi, individu, atau keduanya,” jelas Barita.

 

Bentuk sanksi yang disiapkan mencakup pencabutan izin usaha, tidak diperpanjangnya perizinan, denda administratif, hingga penegakan pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Satgas juga akan berkoordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan penindakan berjalan efektif.

 

Pemulihan pascabencana juga terus dilakukan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, sebagian besar wilayah terdampak mulai kembali normal.

 

“Di Aceh, dari 18 kabupaten/kota terdampak, 11 sudah relatif normal,” kata Tito, dalam rapat Tim Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, di kantor Kemendagri. Namun, tujuh kabupaten/kota di Aceh masih memerlukan perhatian khusus.

 

Indikator pemulihan meliputi pemerintahan daerah yang kembali beroperasi, pulihnya akses jalan nasional, layanan kesehatan di RSUD, sarana pendidikan yang mulai berfungsi, serta aktivitas ekonomi yang kembali berjalan, termasuk pasar, toko, warung, restoran, dan hotel.

 

Di Sumatera Utara, 13 dari 18 daerah terdampak dinilai mendekati normal, dengan Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Mandailing Natal menjadi fokus pemulihan. Sumatera Barat mencatat proses pemulihan paling cepat, dengan 13 dari 16 kabupaten/kota sudah mendekati normal, sementara tiga daerah—Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar—masih menjadi prioritas.

 

Bencana juga menyebabkan hilangnya 25 desa di ketiga provinsi. Di Aceh, jumlah desa yang hilang meningkat dari 13 menjadi 17 setelah verifikasi. Di Sumatera Utara, jumlahnya tetap sama, sementara di Sumatera Barat tidak ada desa yang hilang.

 

Warga dari desa terdampak akan direlokasi, dengan opsi hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap). Proses pembangunan Huntara ditargetkan rampung dalam tiga bulan, sementara Huntap dibangun paralel.

 

Jika memilih lokasi sendiri, warga menerima bantuan Rp 60 juta untuk pembangunan, Rp 3 juta untuk perabotan, dan Rp 5 juta dukungan ekonomi, plus bantuan Program Keluarga Harapan selama enam bulan.

 

Tito menekankan, relokasi harus mempertimbangkan keamanan geologis agar risiko bencana serupa diminimalkan. Koordinasi dilakukan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

 

Tito menambahkan, lahan sawit di Kabupaten Aceh Tamiang akan digunakan untuk hunian korban bencana. Pemanfaatan lahan ini sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto agar relokasi menggunakan tanah milik negara.

 

“Termasuk tanah milik pemerintah yang dikuasai swasta, misalnya HGU, bisa dipakai untuk relokasi. Beberapa lahan dekat kota sudah dikomunikasikan dengan pemegang HGU, dan mereka sanggup melepaskan sebagian,” kata Tito.

 

Di bidang infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat hingga 7 Januari 2026, sebanyak 1.459 titik terdampak: Aceh 523 titik, Sumatera Utara 306 titik, dan Sumatera Barat 630 titik. Dampak mencakup banjir, longsor, tanggul jebol, dan lumpuhnya layanan air bersih serta infrastruktur jalan.

 

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, di sektor Bina Marga terdapat 1.961 ruas jalan dan jembatan terdampak, dengan 623 jembatan daerah masih perlu perbaikan.

 

Di sektor Sumber Daya Air, 21 Daerah Irigasi Nasional seluas 127.688 hektare terdampak, sementara 24 bendung rusak. Penanganan difokuskan pada perbaikan tanggul dan normalisasi saluran agar lahan irigasi yang tidak terdampak tetap optimal. (rmg)

Tags: banjirbencananormalisasiPemkab Tangerang Galang Dana untuk Bencana Sumatra dan Acehtanggul
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga 'Semua Akan Baik-baik Saja'

Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga ‘Semua Akan Baik-baik Saja’

Jumat, 8 Mei 2026 15:35 WIB
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, menerima peserta Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, di Pendopo Bupati, Kamis (7/5/2026). (ISTIMEWA)

Menerima Peserta KKN-PPM Dari UGM, Bupati Ratu Zakiyah Minta Gali Potensi Wisata di Mancak

Jumat, 8 Mei 2026 17:42 WIB
BERBINCANG : Wagun Banten Achmad Dimyati Natakusumah (kanan) berbincang dengan pegawai BPS Banten. (ISTIMEWA)

Ekonomi Banten Diklaim Tumbuh 5,64 Persen, Melampaui Capaian Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 16:46 WIB
Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Minggu, 10 Mei 2026 16:36 WIB
MENYAPA MASYARAKAT : Kapolda Banten menyapa masyarakat diacara peletakan batu pertama jembatan Cidohok. (ISTIMEWA)

Mudahkan Akses Masyarakat, Polres Cilegon Polda Banten Bangun Jembatan Cidohok

Jumat, 8 Mei 2026 16:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.