SATELITNEWS.COM, SERANG – Seorang bayi perempuan, ditemukan di semak – semak di Kampung Pesisir, Desa Pedalaman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Sabtu (7/2) malam. Personel Polsek Tanara, bergerak cepat mendatangi lokasi.
Bayi yang diduga hasil hubungan terlarang tersebut, langsung dibawa ke Puskesmas untuk perawatan intensif.
Diperoleh keterangan, sosok bayi perempuan itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 20.10 WIB di semak-semak pinggir jalan kampung, oleh seorang warga bernama Abdul Azis, warga Kampung Kepaksan, Desa Pedalaman, Kecamatan Tanara.
Saat itu, Abdul Azis yang sedang melintas di lokasi, mendengar suara tangisan bayi dari arah semak-semak. Merasa curiga, saksi kemudian mendekati sumber suara dan mendapati seorang bayi perempuan dalam kondisi hidup.
Saksi selanjutnya, segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Tanara. Mendapat laporan warga, petugas kepolisian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi bayi.
Kapolsek Tanara, AKP Teguh Yuni, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. “Benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan bayi perempuan di semak-semak pinggir jalan Kampung Pesisir Desa Pedalaman,” ujar Kapolsek, Minggu (8/2/2026).
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
Menurut Kapolsek, bayi tersebut langsung dievakuasi oleh petugas ke Puskesmas Tanara untuk mendapatkan perawatan medis.
“Alhamdulillah, kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat dan sudah mendapatkan penanganan dari tenaga medis,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, pihaknya menduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya usai dilahirkan.
“Untuk pelaku masih kami lakukan penyelidikan. Kami sudah mengerahkan anggota, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk mencari informasi terkait orang tua bayi,” ungkap Kapolsek.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, yang mengetahui atau mendengar informasi terkait identitas orang-orang yang dicurigai agar segera melapor kepada pihak kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat, untuk berperan aktif. Jika ada yang mengetahui identitas pelaku, segera sampaikan kepada petugas agar kasus ini bisa segera terungkap,” pungkas Kapolsek. (sidik)
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September























