Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Guru Madrasah Swasta Suarakan Lima Jeritan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 12 Feb 2026 11:43 WIB
Rubrik Nasional
Guru Madrasah Swasta Suarakan Lima Jeritan

AKSI GURU MADRASAH SWASTA: Ratusan guru madrasah swasta menangis saat menggelar aksi di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/2), menuntut pengakuan negara melalui kesetaraan hak, akses PPPK, dan peningkatan kesejahteraan, seiring realitas gaji yang masih berada di bawah UMP dan UMK. (TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Guru madrasah swasta menyoroti ketimpangan perlakuan negara terkait fasilitas, akses PPPK, dan kesejahteraan yang mereka terima dibandingkan dengan guru sekolah negeri, saat bertemu wakil rakyat di DPR RI. Mereka menyampaikan lima tuntutan yang bermuara pada ketiga aspirasi tersebut.

Ketua Umum Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Yaya Ropandi yang menjadi juru bicara menegaskan sebagian besar madrasah di bawah Kementerian Agama masih mengandalkan dana yayasan dan iuran siswa untuk operasional dan pembangunan sarana.

“Bayangkan di sekolah yang di bawah Disdik mereka belajarnya sudah pakai smart TV, kami dari madrasah hanya melihat,” kata Yaya, memberikan gambaran ketimpangan fasilitas, saat audiensi dengan pimpinan DPR dan Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/2/2026). Di saat yang bersamaan ratusan guru madrasah dari berbagai daerah di Indonesia yang diwakili Yaya dan lainnya, menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR.

Ketimpangan juga terlihat dari alokasi anggaran pendidikan. Meskipun konstitusi mengamanatkan 20 persen APBN dan APBD untuk pendidikan, guru dan siswa madrasah baru menikmati sebagian kecil dari dana tersebut. “Hari ini baru secuilnya guru-guru madrasah menikmati dari APBD,” ujar Yaya.

Madrasah setara dengan sekolah umum, dari Raudhatul Athfal hingga Madrasah Aliyah, sehingga dukungan kebijakan dan anggaran seharusnya setara. Kesetaraan persepsi ini penting agar madrasah tidak lagi diperlakukan berbeda atau dianggap “sore” seperti sekolah nonformal.

Selain fasilitas, guru madrasah juga menghadapi hambatan regulasi untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Saat ini, hanya guru honorer di sekolah negeri dengan persyaratan tertentu yang bisa mendaftar.

Baca Juga: Terangi 137 Ruas Jalan, Dishub Kabupaten Tangerang Butuh 16.500 PJU Baru

“Kami guru swasta mau ikut seleksi ASN atau PPPK saja tidak bisa, karena aturannya tidak ada,” kata Yaya. Guru madrasah swasta tidak menuntut jaminan kelulusan, melainkan kesempatan yang setara.

Yaya juga mengilustrasikan ketimpangan pengangkatan dengan menyebut perlakuan terhadap tenaga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski PGM mendukung program tersebut, Yaya menilai proses pengangkatannya menjadi PPPK jauh lebih cepat dibanding guru madrasah.

“Kami tidak iri terhadap program MBG, karena yang dikasih makan itu adalah siswa-siswa kami. Hanya proses pengangkatannya cepat sementara kami tidak,” ujarnya.
Kondisi kesejahteraan guru madrasah juga menjadi masalah serius. Yaya menyebut masih ada guru yang menerima gaji Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per bulan.

“Walaupun gajinya masih ada yang Rp 300 ribu, Rp 500 ribu, tetapi karena keberkahan alhamdulillah mereka masih bisa dan komitmen untuk mencerdaskan anak bangsa,” ucap Yaya.

Selain itu, banyak guru telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun tanpa kepastian status. “Ada yang sudah mengajar 20 tahun, 15 tahun, sampai ada yang mengatakan, ‘Tidak apa-apa saya diangkat PPPK walaupun besok saya pensiun asal saya diakui oleh negara’,” tutur Yaya, menggambarkan harapan besar guru madrasah swasta untuk mendapatkan pengakuan negara atas pengabdian mereka.

Secara keseluruhan, PGM menyampaikan lima tuntutan konkret kepada DPR. Kelima tuntutan itu dibacakan oleh Wakil Ketua Umum PGM Ahmad Sujaenudin.

Baca Juga: Kemensos Buka Rekrutmen 3.053 PPPK Guru Sekolah Rakyat, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Tuntutan pertama, mendorong Presiden Prabowo Subianto agar guru madrasah tidak didiskriminasi dalam perekrutan PPPK. Hal ini bisa dilakukan melalui program inpassing dan penyetaraan jabatan bagi guru PNS maupun non-ASN.

Kedua, agar guru madrasah yang diangkat P3K maupun negeri dapat diterima di sekolah asalnya. Difasilitasi dengan revisi Undang-Undang ASN atau penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

Tuntutan ketiga menyangkut batas usia perekrutan ASN yang semula 35 tahun diminta ditambah menjadi 40 tahun karena banyak guru yang sudah melampaui batas. “Dibatasi 35 tahun, sedangkan kalau dokter dan dosen bisa 40 tahun,” kata Ahmad.

Keempat, mendukung Panitia Kerja DPR dan Kementerian Agama dalam menyejahterakan guru madrasah, namun meminta agar segera direalisasikan. “Ini kami dorong, Pak. Tapi, jangan lama-lama ya, Pak,” tambah Ahmad.

Tuntutan kelima terkait kejelasan gaji guru. Ahmad menekankan, jika gaji jelas, kemungkinan besar tidak akan ada protes atau tuntutan status PPPK. “Ibu, bapak miris tidak lihat guru honor? Walaupun dia punya sertifikasi, tiap bulan nggak menerima honor,” ujarnya.

Ahmad mengatakan, guru madrasah selama ini ikhlas mendidik, tetapi kini resah karena gaji dan tunjangan yang sering terlambat dibayarkan. “Kalau ini mohon dorongan dari pimpinan DPR, dari Komisi VIII, dan dari Kementerian Agama. Cobalah dibantu kira-kira seperti penggajian gitu,” kata Ahmad.

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyatakan Komisi VIII telah memutuskan membuat afirmasi untuk mendorong guru madrasah swasta menjadi PPPK. “Apalagi semua satu visi, tidak ada alasan yang terlalu sulit, mudah-mudahan. Ini butuh konsinyering,” kata Sari. (rmg/xan)

BeritaTerbaru

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB
Tags: gurumadrasahpppkswastatuntutan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

MENINJAU : Gubernur Banten Andra Soni (dua dari kanan), mendampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (tiga dari kanan), meninjau acara penutupan Exciting Banten Festival 2026 di Pantai Cibeureum I, Anyer, Kabupaten Serang, Minggu (28/6/2026). (ISTIMEWA)

Exciting Banten Festival 2026 Selesai, Andra: Anyer Harus Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Minggu, 28 Jun 2026 19:44 WIB
Gerai Samsat Baru Resmi Beroperasi di 29 Kecamatan dan 10 Kelurahan Kabupaten Tangerang

Gerai Samsat Baru Resmi Beroperasi di 29 Kecamatan dan 10 Kelurahan Kabupaten Tangerang

Kamis, 2 Jul 2026 21:22 WIB
MENUNJUKKAN NARKOTIKA : Dirresnarkoba Polda Banten Kompol Wiwin Setiawan (tengah) menunjukkan barang bukti narkotika jenis baru. (ISTIMEWA)

Polda Banten Gagalkan Peredaran 195 Cartridge Vape Berisi Etomidate

Senin, 29 Jun 2026 14:53 WIB
Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, memeriksa gedung. (ISTIMEWA)

Kondisi Bangunan Rusak Berat, Kantor BPBD Kabupaten Serang Akan Dipindahkan

Jumat, 3 Jul 2026 17:06 WIB
LATIHAN - Untuk menghadapi Forprov 2026, para atlet yang tergabung dalam Inorga, rutin berlatih. (ISTIMEWA)

Target 3 Besar di Forprov 2026, Inorga KORMI Kabupaten Serang Giat Berlatih

Minggu, 28 Jun 2026 12:28 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.