SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Ratusan kepala keluarga (KK) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terdampak banjir yang datang menjelang waktu subuh, Jumat (20/2/2026). Air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 03.20 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak malam.
Komandan Regu Satuan Tugas BPBD Kota Tangerang Selatan, Dian Wiryawan, mengatakan pemantauan genangan air pukul 05.20 WIB, diketahui bahwa banjir terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Pondok Aren dan Ciputat Timur.
Di wilayah Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, genangan pertama terpantau di Kampung Pondok Jati RT 004/04 dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 30 sentimeter dan berdampak pada 25 KK.
Masih di Kampung Pondok Jati, tepatnya di Jalan Pandan Sari RT 05/03, air setinggi 30 sentimeter merendam 40 KK.
Banjir dengan dampak paling luas terjadi di Perumahan Taman Mangu RW 12, Kelurahan Jurangmangu Barat. Di lokasi ini, ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 35 sentimeter dan berdampak pada sekitar 300 KK.
Sementara itu, di Perumahan Pondok Safari RW 15, Kelurahan Jurangmangu Barat, tinggi muka air berkisar antara 10 hingga 60 sentimeter dan merendam 90 KK. Genangan juga terjadi di Jalan Ceger Raya menuju Taman Mangu dengan ketinggian air mencapai 45 sentimeter, sehingga mengganggu akses lalu lintas warga.
Di Kecamatan Ciputat Timur, banjir merendam Kampung Tembok Bolong RT 006/RW 12, Kelurahan Rempoa, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter dan berdampak pada 50 KK.
Genangan juga terjadi di kawasan Flamboyan Adiraga RT 009/RW 12, Kelurahan Rempoa, dengan tinggi muka air sekitar 40 sentimeter dan merendam 40 KK.
Selain permukiman warga, air juga menggenangi Masjid Ikadi di Jalan Cici Raya RT 002/RW 003, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, dengan ketinggian air berkisar antara 5 hingga 30 sentimeter.
BPBD menyebutkan genangan dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi hingga pagi ini. Berdasarkan laporan terakhir, petugas masih melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan aparat setempat untuk memastikan kondisi warga tetap aman.
“Genangan disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi,” ujar Dian saat dikonfirmasi. (eko)