SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Memasuki usia ke-33 tahun, Kota Tangerang dinilai telah memasuki fase kematangan. Namun, di usia tersebut, tantangan pembangunan justru semakin kompleks dan membutuhkan langkah yang lebih cepat, fokus, serta terukur.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, menegaskan bahwa momentum HUT ke-33 seharusnya tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan titik evaluasi untuk mempercepat program-program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama di sektor ekonomi.
“Usia 33 itu usia yang cukup matang. Pemerintah harus bisa membenahi diri. Fokus terhadap program-program yang lebih mengutamakan ekonomi, pengurangan pengangguran, dan lainnya,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Menurut Turidi, salah satu pekerjaan rumah terbesar adalah bagaimana menghadirkan konsep “gampang kerja” secara nyata. Hal itu dapat diwujudkan melalui penciptaan iklim investasi yang lebih kondusif, percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan Koperasi Merah Putih agar lebih progresif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Selain itu, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus terus diperkuat agar benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Bagaimana memberikan iklim investasi yang lebih baik lagi di Kota Tangerang, mendorong perbaikan jalan secara menyeluruh, dan mengupayakan supaya program Koperasi Merah Putih serta peningkatan UMKM bisa berjalan lebih baik,” tegasnya.
Baca Juga: Tasril Jamal Usul Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang Diberi Beasiswa hingga Kuliah
Terkait capaian pembangunan selama ini, Turidi mengakui berbagai program telah berjalan. Namun, menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah peningkatan kualitas, konsistensi, dan percepatan eksekusi.
“Saya kira semua sudah dilakukan, tinggal peningkatan. Karena usia 33 harus lebih ditingkatkan dan lebih fokus kepada program yang bisa dieksekusi secara cepat,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya kekompakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sinergi dan keseragaman langkah antar-OPD dinilai menjadi kunci agar visi pembangunan berjalan efektif dan tidak terhambat birokrasi.
“Walikota harus mampu bergerak cepat. Tidak harus menunggu, tapi menjemput,” pungkasnya.
Di momen HUT ke-33 ini, Turidi berharap Kota Tangerang tidak hanya merayakan usia, tetapi benar-benar menjadikan kematangan sebagai pijakan untuk melompat lebih jauh—menuju kota yang produktif, kompetitif, dan ramah bagi dunia usaha maupun pencari kerja. (made)

















