Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 4 Mar 2026 21:42 WIB
Rubrik Nasional
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers terkait prediksi datangnya musim kemarau dan rekayasa cuaca, di Jakarta, Rabu (04/03/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dan berlangsung lebih panjang di sebagian besar wilayah Indonesia, memicu potensi kekeringan, gangguan musim tanam, hingga peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Percepatan musim kering ini perlu diantisipasi lintas sektor sejak dini.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengatakan, sinyal awal kemarau sudah terlihat sejak April 2026. Dari total 699 zona musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 114 zona musim atau sekitar 16,3 persen diperkirakan mulai memasuki musim kemarau bulan ini.

“Awal musim kemarau, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode April,” kata Teuku dalam konferensi pers di kantor BMKG, Jakarta, Rabu (04/03/2026).

Jumlah wilayah yang memasuki kemarau akan terus bertambah pada Mei menjadi 184 zona musim dan Juni sebanyak 163 zona musim. Pergerakan musim kering diperkirakan diawali dari Nusa Tenggara, lalu bergerak ke barat secara bertahap ke wilayah lain di Indonesia.

BMKG memproyeksikan kemarau tahun ini relatif lebih kering dibandingkan 2025. Selain datang lebih awal, durasinya juga diprediksi lebih panjang.

“Diprediksi di sebagian besar wilayah Indonesia, datangnya akan lebih maju. Kemudian juga nanti akan lebih panjang ya. Ini kalau bahasa awamnya bahwa di tahun 2026 itu relatif lebih kering daripada tahun 2025,” ujar Teuku.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Kota Tangerang Sepekan Mendatang

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, sekitar 46,5 persen zona musim atau 325 dari 699 ZOM diperkirakan mengalami awal kemarau yang lebih maju dibandingkan rata-rata klimatologis periode 1991–2020. Sebanyak 451 zona musim bahkan diprediksi mengalami sifat kemarau di bawah normal atau cenderung lebih kering, sementara 245 zona musim berada pada kondisi normal.

Wilayah yang berpotensi mengalami kemarau lebih kering mencakup sebagian besar Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.

BeritaTerbaru

KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

Rabu, 21 Okt 2026 19:01 WIB
Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Rabu, 21 Okt 2026 18:57 WIB
BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

Rabu, 21 Okt 2026 08:03 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 21 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:48 WIB

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi bertahap mulai Juli hingga September 2026. Pada Juli, fase puncak awal diprediksi muncul di sebagian Sumatera dan Kalimantan. Memasuki Agustus, cakupan wilayah yang mengalami kondisi kering maksimum diperkirakan meluas secara signifikan ke Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi hingga Papua, menjadikannya periode paling dominan dalam musim kemarau tahun ini. Sementara pada September, kondisi kering ekstrem diperkirakan masih bertahan terutama di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.

“Kesimpulan umum dari musim kemarau 2026 yang akan kita hadapi ini, kita prediksi maju atau lebih awal. Sehingga pada banyak tempat dia juga menjadi lebih panjang karena awalnya itu maju,” ujar Ardhasena.

Kemajuan musim kering ini membawa konsekuensi langsung bagi sektor pertanian, terutama lahan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan alami. BMKG merekomendasikan penyesuaian jadwal tanam serta pemilihan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan dan suhu panas.

Selain ancaman gagal tanam, musim kering yang lebih panjang juga meningkatkan risiko kekeringan meteorologis dan karhutla. BMKG mencatat, kondisi kemarau normal hingga bawah normal biasanya berasosiasi dengan peningkatan titik panas, terutama di wilayah sekitar garis khatulistiwa seperti Riau dan Kalimantan Barat.

Baca Juga: Termasuk Kota Serang, Sebagian Besar Wilayah RI Hari Ini Diprediksi Hujan

Tekanan terhadap cadangan air menjadi perhatian lain. Indonesia memiliki lebih dari 220 bendungan yang menopang irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Periode kering yang lebih panjang berpotensi memengaruhi ketersediaan air baku, irigasi, hingga pasokan energi di sejumlah daerah jika tidak diantisipasi sejak awal.

Di tengah proyeksi kemarau yang lebih cepat, sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir justru masih dilanda hujan lebat akibat kemunculan bibit siklon tropis 90S dan 93S di selatan Jawa dan sekitar Samudera Hindia serta masih aktifnya Monsun Asia. BMKG menegaskan kondisi cuaca ekstrem tersebut tidak berkaitan dengan fenomena gerhana bulan total.

Untuk menekan dampak hujan ekstrem, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali. Operasi ini ditargetkan mampu mengurangi intensitas hujan sekitar 20 hingga 40 persen guna meminimalkan risiko banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya. BMKG juga terus memantau perkembangan atmosfer di wilayah lain, termasuk DKI Jakarta, dan membuka peluang pelaksanaan OMC tambahan jika diperlukan.

BMKG menegaskan bahwa percepatan musim kemarau ini merupakan sinyal peringatan serius bagi pemerintah pusat dan daerah. Tanpa kesiapan pengelolaan air, penyesuaian kalender tanam, serta mitigasi karhutla yang lebih agresif, musim kering 2026 berisiko memberi tekanan besar pada ketahanan pangan, pasokan air, dan stabilitas lingkungan di berbagai daerah. (rmg/xan)

Tags: bmkgkemaraumusim
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk
Nasional

36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk

Selasa, 20 Okt 2026 16:40 WIB
Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500
Nasional

Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500

Selasa, 20 Okt 2026 16:35 WIB
Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum
Nasional

Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum

Selasa, 20 Okt 2026 15:00 WIB
26.385 SPPG Dinilai Memenuhi Syarat, Dapur MBG Dipantau AI dari Pusat
Nasional

26.385 SPPG Dinilai Memenuhi Syarat, Dapur MBG Dipantau AI dari Pusat

Selasa, 20 Okt 2026 14:57 WIB
Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif
Nasional

Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif

Senin, 19 Okt 2026 19:55 WIB
Anggota Komisi III DPR Menilai UU Anti-Perundungan Perlu Dikaji
Nasional

Anggota Komisi III DPR Menilai UU Anti-Perundungan Perlu Dikaji

Senin, 19 Okt 2026 19:50 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Kabel Internet Semrawut di Pandeglang Bakal Ditertibkan Sepanjang 14 Km, Ini Skemanya

Kabel Internet Semrawut di Pandeglang Bakal Ditertibkan Sepanjang 14 Km, Ini Skemanya

Sabtu, 17 Okt 2026 10:52 WIB
Diantisipasi Sejak Awal, Kebakaran TPA Cipeucang Cepat Padam

Diantisipasi Sejak Awal, Kebakaran TPA Cipeucang Cepat Padam

Minggu, 18 Okt 2026 16:27 WIB
Santunan 62 Anak Yatim Warnai HUT ke-62 Golkar di DPD Kabupaten Tangerang

Santunan 62 Anak Yatim Warnai HUT ke-62 Golkar di DPD Kabupaten Tangerang

Selasa, 20 Okt 2026 17:19 WIB
GERAKAN PANGAN MURAH -- Sejumlah warga berbelanja di acara Gerakan Pangan Murah (GPM). (ISTIMEWA)

DKPP Kabupaten Serang Lakukan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 21 Okt 2026 16:32 WIB
MONITORING -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melakukan monitoring rencana pembangunan jalan Kampung Reforma Cimanis, Kecamatan Sobang. (ISTIMEWA)

Pembangunan Jalan Reforma Cimanis Sobang Pandeglang Dukung Mobilitas Masyarakat

Kamis, 15 Okt 2026 17:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.