SATELITNEWS.COM, SERANG – Selama bulan Ramadan 1447 Hijriyah, Pemprov Banten telah mengeluarkan cadangan pangan berupa beras sekira 59 ton.
Beras itu, diberikan kepada masyarakat rentan yang tinggal di delapan kabupaten/kota di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pihaknya segera mendistribusikan puluhan ton beras tersebut untuk diberikan kepada masyarakat rentan.
Selain beras, Pemprov Banten juga mendistribusikan 5,9 ton ayam frozen kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tindakan itu, kata, Andra, harus dilakukan sebagai upaya mengurangi beban masyarakat kurang mampu selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
“Ini salah satu upaya kami untuk mengurangi beban masyarakat melalui bantuan tersebut. Semoga ini bermanfaat dan masyarakat diberikan kekuatan menghadapi kondisi saat ini,” katanya, di Kota Cilegon, Rabu (4/3/2026) malam.
Baca Juga: DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot
Andra mengatakan, salah satu masyarakat yang mendapatkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Provinsi Banten Tahun 2026 yaitu Daerah Rentan Pangan di Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.
“Program CPP ini merupakan bentuk upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, khususnya di bulan Ramadan,” tandasnya.
Andra mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, tingkat inflasi pada Februari sebesar 0,93. Saat ini, kondisi inflasi di Provinsi Banten harus dijaga dan stabilkan, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
“Memasuki bulan puasa dan menjelang lebaran biasanya harga-harga melonjak. Ini harus kita upayakan supaya tetap stabil. Bantuan CPP ini adalah salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir M Daud menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan kepada 5.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat pada desil 1 dan 2.
“Jadi setiap keluarga KPM yang akan menerima 10 kilogram beras dan 1 kilogram ayam frozen. Tentu jumlah (penerima, red) ini kita berdasarkan data DTSEN,” tuturnya.
Baca Juga: Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan
Kata Nasir, untuk proses penyaluran bekerja sama dengan PT Pos sebagai transporter yang menggunakan sistem barcode guna memastikan akurasi penerima sesuai data yang telah ditetapkan.
“Kita sudah menyalurkan di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon,” ujarnya.
Nasir membeberkan, jumlah penerima manfaat di Kota Cilegon sebanyak 174 KPM, Kota Serang 342 KPM, Kota Tangerang Selatan 346 KPM, Kabupaten Pandeglang 925 KPM, Kabupaten Lebak 981 KPM, Kabupaten Tangerang 1.610 KPM, Kota Tangerang 796 dan Kabupaten Serang 726 KPM.
“Sehingga dengan keseluruhan 5.900 KPM yang mendapatkan bantuan ini,” jelasnya.
Nasir menerangkan, tujuan dari bantuan CPP tersebut diantaranya untuk menekan dan menurunkan tingkat kerentanan pangan di masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Terkait hal itu, dia memastikan ketersediaan CPP Provinsi Banten masih 406 ton dan tersimpan di Bulog. Bahkan Tahun 2026, Pemprov Banten juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk penambahan CPP.
“Ini sedang dalam proses, mudah-mudahan bulan Maret ini kita sudah bisa menambah lagi CPP Provinsi Banten,” imbuhnya. (adib)
























