Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Mobil Keluar Jabotabek

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 10 Mar 2026 21:12 WIB
Rubrik Nasional
Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Mobil Keluar Jabotabek

KETERANGAN PERS: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono (tengah), Defensive Driving Instructor Rifat Sungkar (kanan), dan Automotive Reviewer Ridwan Hanif memberikan keterangan pers terkait kesiapan operasional Idulfitri 1447 H/2026 di JTMC Jasa Marga, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (10/3). (RIZKI SYAHPUTRA / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, BEKASI—Sekitar 3,5 juta kendaraan diprediksi oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan keluar dari Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi (Jabotabek) melalui jalan tol selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret, puncak arus balik diproyeksi berlangsung 24 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan pergerakan kendaraan diperkirakan mulai meningkat sejak Jumat, 13 Maret 2026, seiring panjangnya periode libur Lebaran yang memberi kesempatan masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.

“Puncak arus mudik kami perkirakan terjadi pada 18 Maret. Namun pergerakan kendaraan sudah mulai terlihat sejak Jumat (13/3) karena periode libur yang cukup panjang. Untuk arus balik diproyeksikan terjadi pada 24 Maret,” ujar Rivan dalam media briefing di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Selasa (10/3/2026).

Dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan tersebut, sekitar 28 persen diperkirakan menuju arah barat ke Merak. Kemudian, sekitar 50 persen menuju arah timur melalui Tol Jakarta–Cikampek dan jaringan Trans Jawa. Sementara sekitar 20 persen menuju arah selatan ke wilayah Bogor dan sekitarnya.

Arus kendaraan menuju timur menjadi perhatian utama karena volumenya besar dan kembali terbagi. Sekitar 57 persen kendaraan diperkirakan melanjutkan perjalanan menuju jaringan Trans Jawa. Sedangkan sekitar 42 persen menuju Cileunyi melalui Tol Cipularang.

Pertemuan volume kendaraan tersebut kerap memicu kepadatan di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek, yang menjadi titik temu arus dari berbagai arah. “Kepadatan biasanya terjadi di Kilometer 66 karena adanya pertemuan volume kendaraan yang sangat besar, terutama yang menuju Trans Jawa,” kata Irvan.

BeritaTerbaru

IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB
IMG_20260516_141130

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB

Selain memproyeksikan puncak arus mudik, Jasa Marga juga mencatat adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat pada musim mudik tahun ini. Berdasarkan pemantauan hingga H-19 Lebaran, volume kendaraan sudah menunjukkan peningkatan dibandingkan kondisi normal.

Pada periode H-26 hingga H-20, lalu lintas kendaraan tercatat meningkat sekitar 3,26 persen dibandingkan lalu lintas harian biasa dan naik 4,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terjadi pada kendaraan golongan satu maupun non-golongan satu.

“Tren ini menunjukkan pergerakan sudah dimulai lebih awal. Tidak hanya pada H-10, tetapi sejak H-20 sudah terlihat adanya peningkatan arus,” ujar Rivan.

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama periode Angkutan Lebaran 2026, Jasa Marga juga menyiapkan empat jalan tol yang akan dioperasikan secara fungsional.

Tol fungsional pertama adalah Yogyakarta–Purwomartani yang disiapkan untuk mengurangi potensi kepadatan di kawasan Prambanan. Dengan jalur ini, kendaraan dari Yogyakarta menuju Solo dapat masuk melalui Purwomartani sehingga tidak terjadi perpotongan arus di Prambanan.

Berikutnya adalah Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Bawen hingga Ambarawa sepanjang sekitar enam kilometer. Jalan ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur Bawen hingga kawasan Pasar Ambarawa.

Jasa Marga juga menyiapkan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan yang menghubungkan Sadang hingga Setu. Ruas ini direncanakan beroperasi secara fungsional setelah 15 Maret 2026 dan difokuskan untuk melayani arus balik dari arah Bandung serta Tol Cipularang guna mengurangi kepadatan di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek.

Selain itu, Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) sepanjang sekitar 49–50 kilometer juga disiapkan secara fungsional untuk mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Situbondo maupun Besuki. Pada jalur ini disiapkan rest area fungsional, kamera pemantau lalu lintas untuk traffic counting, serta SPBU modular.

Di sisi lain, Jasa Marga juga melakukan identifikasi berbagai faktor yang berpotensi memicu kecelakaan selama periode mudik sebagai bagian dari strategi mitigasi keselamatan pengguna jalan.

Tak hanya itu, berbagai teknologi dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui pusat kendali di JMTC. Salah satunya adalah radar pemantau kendaraan yang tersebar di lebih dari 283 titik, tidak hanya di ruas tol tetapi juga di jalan arteri, yang memungkinkan pengelola memantau pergerakan kendaraan bahkan sebelum memasuki jalan tol.

Sejumlah kamera pengawas dilengkapi teknologi Intelligent Traffic Analysis yang mampu menghitung jumlah kendaraan berdasarkan golongannya secara otomatis. Jasa Marga juga memasang sensor ketinggian air di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi banjir di jalan tol. (rmg/xan)

Tags: Arus Mudikjasa margalebaranmudik
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu
Edukasi

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930
Edukasi

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba
Nasional

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Hormati Jasa Pejuang, Pemkab Tangerang Pugar Makam Ki Mauk

Hormati Jasa Pejuang, Pemkab Tangerang Pugar Makam Ki Mauk

Minggu, 17 Mei 2026 18:56 WIB
Brasil Butuh Pengalaman Neymar

Brasil Butuh Pengalaman Neymar

Selasa, 19 Mei 2026 17:15 WIB
Jembatan Cijango di Kampung Lame RT 002 RW 007, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, mengalami abrasi dan nyaris amblas. (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Jembatan Cijango Pandeglang Nyaris Amblas, Masyarakat Desak Pemerintah Segera Menangani

Minggu, 17 Mei 2026 08:42 WIB
PKB Gelar Refleksi Waisak di Boen Tek Bio Tangerang

PKB Gelar Refleksi Waisak di Boen Tek Bio Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 15:07 WIB
IMG_20260513_130127

SMA CMBBS Disiapkan Jadi Percontohan Kurikulum Cambridge

Rabu, 13 Mei 2026 13:04 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.