SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kemacetan panjang terjadi di ruas Tol Cikupa–Karang Tengah arah Jakarta pada Selasa (10/3/2026). Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar Kilometer (Km) 13 dari Km 37 akibat kondisi jalan yang berlubang di sejumlah titik.
Kemacetan mulai terasa sejak pagi hingga siang hari. Kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju untuk menghindari lubang di badan jalan, sehingga arus lalu lintas tersendat dan memicu penumpukan kendaraan. Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan paling parah berada di kawasan Karawaci. Di titik tersebut, sejumlah pengendara terlihat mengurangi kecepatan secara drastis untuk menghindari lubang, sehingga antrean kendaraan semakin panjang.
Seorang pengguna jalan, Pacman, mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam di tengah kemacetan. Ia menilai kondisi tersebut seharusnya dapat dihindari jika perbaikan jalan segera dilakukan. “Macetnya lama sekali. Ternyata gara-gara jalan berlubang di beberapa titik. Harusnya cepat diperbaiki karena ini jalan tol,” ujar Pacman kepada wartawan.
Menurut dia, kondisi jalan berlubang sangat merugikan para pengendara. Terlebih, jalan tol merupakan jalan berbayar yang seharusnya memiliki standar perawatan yang baik demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan. Pacman juga menyebut kerusakan jalan di ruas tol tersebut sebenarnya sudah lama dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Namun hingga kini, perbaikan dinilai belum dilakukan secara menyeluruh.
“Padahal keluhan soal jalan rusak ini sudah sering disampaikan. Tapi sampai sekarang masih saja ada lubang yang bikin macet panjang,” katanya. Ia mengaku sempat mengira kemacetan terjadi karena adanya pekerjaan perbaikan jalan. Namun setelah mendekati lokasi, kemacetan ternyata disebabkan kendaraan yang melambat untuk menghindari lubang di badan jalan.
“Sampai kaget, saya pikir ada perbaikan jalan. Ternyata cuma menghindari jalan berlubang di tol sampai mengular ke Cikupa. Saya mulai merasakan sendatan itu dari Cikande dan macet totalnya di Cikupa hingga Karang Tengah,” ungkapnya.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Target Bedah 1.000 Rumah pada 2026, Masih Ada PR 373 Unit
Kemacetan akibat kerusakan jalan tersebut membuat arus kendaraan dari arah Cikupa menuju Jakarta tersendat selama beberapa jam, terutama di sekitar kawasan Karawaci yang menjadi titik kerusakan terparah. Akibatnya, waktu tempuh perjalanan para pengendara menjadi lebih lama dari biasanya. Sejumlah pengguna jalan berharap pengelola tol segera melakukan perbaikan menyeluruh agar kerusakan jalan tidak kembali menimbulkan kemacetan panjang di jalur tersebut. (ari)





















