SATELITNEWS.COM, SERANG – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak mecatat, hingga kemarin malam jumlah pemudik yang menyebarang melalui pelabuan Merak mencapai 593 ribu lebih. Jumlah itu diprediksi, akan terus bertambah karena arus mudik Lebaran 2026 belum selesai.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Heru Widodo mengatakan, jumlah kendaraan yang telah melakukan reservasi pada hari ini mencapai sekitar 19.000.
“Kendaraan yang sudah reservasi pada hari ini, di Pelabuhan Merak sekitar 19.000 dan yang sudah sudah check in sebanyak 18.000 kendaraan. Jadi masih ada 1.000 lagi, yang belum check in,” ujarnya.
“Semalam juga, terjadi peningkatan tetapi malam ini jauh lebih besar, Kalau semalam itu 17.000 tapi hari ini 19.000 kendaraan yang reservasi,” sambungnya.
Heru menjelaskan, secara akumulasi jumlah kendaraan yang sudah kita seberangkan sampai hari ini sebanyak 34.000. Sedsngkan jumlah penumpang lebih dari 124.000 orang.
“Jika dari H-10 sampai H-3 berdasarkan data pukul 00.00 WIB hingga 18.00 WIB, total penumpang mencapai 593.033 orang, dan total kendaraan yang sudah diseberangkan sebanyak 153.254 unit, meningkat 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” jelasnya.
Baca Juga: Ziarah Ke Makam Pahlawan, Kapolda Banten: Berikan Pengabdian Terbaik
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjenpol) Hengki mengatakan, hingga saat ini tidak terjadi kemacetan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026.
Seperti di Jalan Lingkar Selatan dan Cikuasa Atas, merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas melalui sistem penyekatan guna mengantisipasi kepadatan di pelabuhan dan penyediaan buffer zone.
“Buffer zone di Indah Kiat berkapasitas 2.000 kendaraan namun baru terisi 500, begitu pula di Pelabuhan Ciwandan. Kepadatan di Jalan Lingkar Selatan bukan kemacetan, melainkan antrean akibat pembatasan karena kapasitas buffer zone hanya 500 kendaraan. Jika jumlahnya melebihi, dilakukan penyekatan di JLS, dan tidak ada antrean yang sampai ke jalan tol,” paparnya.
Secara keseluruhan, lanjutnya, situasi di empat pelabuhan penyeberangan di wilayah hukum Polda Banten, yakni Merak, Ciwandan, BBJ, dan Krakatau Bandar Samudera, terpantau aman, lancar, dan kondusif hingga pukul 22.18 WIB.
“Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi seluruh stakeholder maupun instansi terkait lainnya,” tandasnya.
Hengki mengatakan, selain pengamanan arus mudik, Polda Banten juga berhasil meringkus pelaku kasus peredaran narkotika. Pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Mapolda Banten untuk kepentingan penyelidikan.
Baca Juga: Kapolda Banten Ajak Pemangku Kepentingan Bersinergi Cegah dan Atasi Karhutla
“Pada dini hari tadi, Polda Banten berhasil menyita 52 kilogram sabu yang dibawa dari Sumatera menuju Jawa. Sebelumnya juga telah meringkus pelaku kasus serupa dengan barang bukti 15 kilogram sabu serta senjata api ilegal saat ini masih dalam pengembangan,” tutupnya. (adib)
























