SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Dalam rangka memeriahkan HUT Ke-152 Kabupaten Pandeglang, digelar pula acara bazar UMKM dan ruang kreasi bagi musisi Pandeglang, yang dimotori oleh Gong Salaka dengan tema “Mulang Ka Indung”, di Alun-alun Pandeglang.
Kegiatan tersebut, dibuka oleh Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, yang didampingi jajaran pejabat Forkopimda, pimpinan bank Banten, bank Bjb, serta para pihak terkait lainnya.
Diketahui, acara tersebut akan berlangsung sejak 2 – 5 April 2026, serta akan diisi dengan berbagai kegiatan yang positif, yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.
“Dalam acara ini, bagaimana kita memberikan sumbangsih kepada negeri, kepada daerah kita yaitu Kabupaten pandeglang,” ungkap Bupati Dewi.
Katanya, atas nama pribadi dan atas nama pemerintah kabupaten pandeglang pihaknya mengucapkan terima kasih kepada gong salaka, yang sudah memeriahkan ulang tahun kabupaten pandeglang dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan dan aktivitas-aktivitas yang mendukung program unggulan bupati yaitu, kreativitas seni budaya yang juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
“Kami sangat bangga sekali, dapat menyaksikan pagelaran seni yang dilakukan oleh anak muda kabupaten pandeglang, dan ini tidak kalah dengan kabupaten kota yang lainnya. Ini harus dipupuk untuk mempersiapkan generasi emas 2045, karena nanti yang akan melanjutkan perjuangan kami di masa yang akan datang, adalah anak-anak muda di kabupaten pandeglang,” tambahnya.
Baca Juga: Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
Di usia yang ke 152 ini, ujarnya, telah menempuh perjalanan panjang dan juga banyak tantangan-tantangan yang akan dihadapi. Tapi dengan semangat persatuan dan semangat kebersamaan, segalanya bisa dilalui bersama.
Kemajuan Pandeglang ujarnya lagi, tidak bisa dilakukan oleh Dewi – Iing semata, tapi butuh dukungan dari seluruh pihak, seluruh lintas sektor, seluruh lapisan masyarakat yang siap bahu membahu dengan keterbatasan fiskal yang ada, dengan kerja keras, kerja tuntas, kerja ikhlas.
“InsyaAllah, kedepan Pandeglang bisa menjadi daerah yang berkelas. Dengan tetap mempertahankan seni budaya asli l, sebagai cerminan kepribadian dan karakter daerah,” pungkasnya. (mardiana)
























