SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Suasana akhir pekan di Danau Ciangir, Kampung Ciangir, Desa Ciangir, Kecamatan Legok, berubah menjadi duka. Seorang pria, Dedi Supriadi (35), ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat memancing, Minggu (19/4/2026).
Korban sebelumnya datang bersama sejumlah rekannya untuk menghabiskan waktu libur dengan memancing. Namun, aktivitas santai itu berujung tragis ketika korban diduga mengalami kambuhnya penyakit ayan yang dideritanya.
Salah satu saksi, Wahyu Pradana (30), warga Bitung, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, menuturkan bahwa mereka tiba di lokasi dan berpencar untuk mencari titik memancing masing-masing.
“Lokasinya tetap di Danau Ciangir, tapi spot atau tempat duduk mancingnya berbeda-beda, tidak berdekatan,” ujar Wahyu kepada Satelit News.
Di tengah aktivitas memancing, Wahyu mengaku mendengar suara benda jatuh ke air. Saat diperiksa, ternyata korban sudah tercebur ke danau. Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban dengan cepat menghilang dari permukaan air.
“Tiba-tiba ada suara benda jatuh ke air. Saat dilihat, ternyata korban jatuh ke air. Namun karena jarak terlalu jauh, korban yang jatuh menghilang dan sulit ditemukan. Akhirnya kami melaporkan kepada BPBD,” katanya.
Baca Juga: Legislator Kota Tangerang Desak ADEKSI Lebih Responsif Perjuangkan Hak Anggota DPRD
Laporan tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang sekitar pukul 12.25 WIB. Komandan Pos BPBD Kecamatan Legok, Edoy, mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melakukan pencarian.
“Kami langsung menerjunkan personel dan perahu untuk mencari korban tenggelam,” ujar Edoy.
Proses pencarian melibatkan warga setempat, aparat, dan tim BPBD. Setelah dilakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan. Namun, kondisi korban sudah tidak bernyawa karena terlalu lama berada di dalam air.
“Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia,” katanya.
Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit ayan. Diduga kuat, penyakit tersebut kambuh saat korban memancing hingga menyebabkan dirinya tercebur dan tenggelam.
“Korban memiliki riwayat ayan. Diduga penyakitnya kambuh saat memancing dan mengakibatkan korban tercebur serta tenggelam. Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Dinda Claudia Hipnotis Pengunjung Festival Cisadane 2026

















