SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Penanganan longsor yang terjadi di Jalan Pondok Salak, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang dinilai masih belum maksimal. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan didorong untuk bergerak lebih cepat guna mengantisipasi potensi longsor susulan yang mengancam keselamatan warga.
Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dari Fraksi PSI daerah pemilihan Pamulang, Ferdiansyah menilai respons pemerintah daerah terhadap kejadian tersebut terbilang lamban.
“Terkait dengan hal ini, menurut saya Pemkot Tangsel agak lambat untuk bisa menangani lokasi longsor tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).
Ia menjelaskan, kondisi tanah di lokasi kejadian tergolong labil sehingga berisiko mengalami pergerakan tanah kembali, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang. Kekhawatiran paling besar dirasakan warga yang tinggal di wilayah bawah, khususnya di RW 19.
“Konkretnya warga di sana ingin Pemkot Tangsel lebih gerak cepat untuk dapat mengantisipasi tidak terjadinya longsor susulan yang tidak kita harapkan bersama,” sebutnya.
Ferdiansyah juga meminta Pemkot Tangsel mengambil langkah ekstra dan tidak hanya bersifat sementara. Menurutnya, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh agar persoalan longsor dapat diselesaikan hingga tuntas.
Baca Juga: YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
“Kami harap, Pemkot Tangsel harus mengambil kebijakan ekstra yang mana hal ini akan berkejaran dengan waktu dapat menangani musibah di sana hingga tuntas,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, akses Jalan Pondok Salak, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, mengalami longsor pada 4 April lalu. Hingga kini, perbaikan permanen belum dilakukan. Kondisi jalan masih rawan dan berpotensi memicu longsor susulan, meskipun material longsoran telah dibersihkan dari lokasi.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan struktur tanah dan penguatan tebing agar akses jalan kembali aman digunakan serta menghindari risiko bencana lanjutan. (eko)
























