Senin, 25 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Anak Tega Bunuh Ibu Kandung di Pamulang, Ini Motifnya

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 25 Mei 2026 16:24 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Anak Tega Bunuh Ibu Kandung di Pamulang, Ini Motifnya

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra beserta jajarannya membeberkan kronologi pembunuhan lansia. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Warga Kampung Bulak Barat, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digegerkan dengan kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga lanjut usia berinisial K (64). Lansia itu diduga telah dibunuh anak kandungnya sendiri berinisial I (36).

Kasus tragis tersebut berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Pamulang setelah polisi menerima laporan adanya seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia dengan luka mencurigakan di dalam rumahnya, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Pawas,panit Reskrim bersama piket Reskrim segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan TKP,” ujar Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra dalam keterangan yang diterima, Senin (25/5).

Sesampainya petugas di lokasi, petugas menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat itu, kata Galuh, kondisi korban telah dimandikan dan berencana akan dimakamkan.

“Ada luka-luka pada bagian kepala dan tubuh korban yang dinilai tidak wajar dan diduga akibat tindak kekerasan. Pada saat petugas melakukan pemeriksaan di TKP, ditemukan adanya luka-luka pada tubuh korban yang diduga kuat akibat penganiayaan,” jelasnya.

Mendapati hal tersebut, petugas anak laki-laki korban yakni I yang hanya tinggal berdua di rumah pun dilakukan pemeriksaan secara mendalam. Dalam pemeriksaan awal, I tidak mengakui perbuatannya dan berupaya mengelak dari pertanyaan petugas.

BeritaTerbaru

Hujan Siang Hari Sebabkan Banjir di Tangsel

Hujan Siang Hari Sebabkan Banjir di Tangsel

Minggu, 24 Mei 2026 19:03 WIB
Gen Z dan Perempuan Isi Struktur PDI Perjuangan di Kota Tangerang

Gen Z dan Perempuan Isi Struktur PDI Perjuangan di Kota Tangerang

Minggu, 24 Mei 2026 17:41 WIB
Wanita Asal Bogor Dirampok Usai Bertemu Teman Kencan Online di Cisauk

Wanita Asal Bogor Dirampok Usai Bertemu Teman Kencan Online di Cisauk

Minggu, 24 Mei 2026 16:10 WIB
Beli Sapi Gratis Kambing, Pedagang di Pondok Aren Siapkan 1.000 Ekor Hewan Kurban

Beli Sapi Gratis Kambing, Pedagang di Pondok Aren Siapkan 1.000 Ekor Hewan Kurban

Minggu, 24 Mei 2026 16:02 WIB

Walaupun begitu, petugas tidak langsung percaya lantaran keterangan yang didapat tidak sesuai dengan fakta yang ditemukan saat olah TKP maupun keterangan saksi yang sebelumnya telah diperiksa.

“Setelah dilakukan pendalaman dan interogasi secara intensif akhirnya I mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya sendiri yang menyebabkan korban meninggal dunia,” bebernya.

Galuh menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, pelaku sudah memiliki niat melakukan aksinya pada satu pekan sebelumnya. Bahkan, niatnya itu ia ceritakan kepada salah satu temannya yakni I.

Upaya pembunuhan itu terbilang sangat sadis, terlebih dengan ikatan yang dimiliki antara keduanya sebagai anak dengan ibu kandung. Sekira pukul 00.30 WIB saat sang ibu tertidur lelap, pelaku menarik kaki korban hingga terbangun.

“Lalu melakukan pemukulan secara bertubi-tubi menggunakan tangan kosong ke arah kepala dan tubuh korban. Karena pukulan tersebut korban terjatuh dari tempat tidur, lalu pelaku menendang dan menginjak dada korban, Selanjutnya pelaku menggunakan sebuah setrika pakaian untuk memukul bagian kepala dan tubuh korban secara berulang kali,” paparnya.

Pada saat penganiayaan berlangsung, korban sempat berteriak meminta tolong. Pelaku kemudian menekan bagian leher korban menggunakan kaki dan kursi guna melemahkan perlawanan korban.

Setelah itu, korban diseret ke kamar mandi dan kembali dilakukan kekerasan dengan cara dicekik menggunakan kedua tangan.

“Selanjutnya korban diseret kembali ke kamar dan diletakkan di atas tempat tidur serta ditutupi selimut oleh pelaku,” katanya.

Dalam kondisi kritis, pelaku pergi meninggalkan korban menuju salah satu temannya yakni H dan F. Kepada keduanya, pelaku menyampaikan bahwa sang ibu sedang kritis.

Selanjutnya, pelaku mendatangi rumah Ketua RT setempat untuk meminta pertolongan. Akhirnya, mereka semua mendatangi rumah korban dan ternyata telah meninggal dunia.

“Sekira pukul 10.00 WIB, jenazah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan visum dan otopsi kemuduan pelaku serta saksi saksi kira amankan untuk dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut,” bebernya.

Kepada polisi, pelaku diduga sengaja menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan tujuan ingin menguasai harta warisan yakni rumah yang mereka tinggali.

“Pelaku diduga dengan sengaja melakukan penganiayaan berat terhadap korban yang merupakan ibu kandungnya sendiri dengan tujuan untuk menguasai harta warisan berupa rumah yang ditempati korban dan pelaku,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 KUHP Jo Pasal 466 Ayat 3 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP.

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku diketahui pernah menjalani hukuman pidana penjara selama tiga tahun dalam perkara penganiayaan terhadap kakak kandungnya sendiri dan bebas pada bulan Desember 2025 lalu. (eko)

Tags: anakibuibu kandungpamulangTangerang Selatan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Kejar-kejaran Tengah Malam di Tangerang, Pria Buang Motor, Ternyata Ini yang Dibawa
Headline

Kejar-kejaran Tengah Malam di Tangerang, Pria Buang Motor, Ternyata Ini yang Dibawa

Minggu, 24 Mei 2026 15:16 WIB
Bacok Pengendara Motor di Tangerang Usai Saling Tatap, Pelaku Dibekuk Polisi
Headline

Bacok Pengendara Motor di Tangerang Usai Saling Tatap, Pelaku Dibekuk Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 14:16 WIB
PDIP Kota Tangerang Kukuhkan 936 Pengurus Ranting, Konsolidasi Mesin Partai Menuju 2029 Dimulai dari Tingkat Kelurahan
Kota Tangerang

PDIP Kota Tangerang Kukuhkan 936 Pengurus Ranting, Konsolidasi Mesin Partai Menuju 2029 Dimulai dari Tingkat Kelurahan

Sabtu, 23 Mei 2026 19:23 WIB
Andra Soni Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Banten Tembus 5,9 Persen di Akhir 2026
Kota Tangsel

Andra Soni Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Banten Tembus 5,9 Persen di Akhir 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 19:19 WIB
Tingkatkan Daya Saing, Sinar Mas Land Edukasi Ratusan Pelaku UMKM Cerdas Finansial dan AI
Bisnis

Tingkatkan Daya Saing, Sinar Mas Land Edukasi Ratusan Pelaku UMKM Cerdas Finansial dan AI

Sabtu, 23 Mei 2026 19:14 WIB
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Kota Tangerang Makin Dilirik Investor
Kota Tangerang

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Kota Tangerang Makin Dilirik Investor

Sabtu, 23 Mei 2026 19:01 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Anak Tega Bunuh Ibu Kandung di Pamulang, Ini Motifnya

Harga Cabai Hingga Bawang di Pasar Kabupaten Serang Naik

Minggu, 24 Mei 2026 16:21 WIB
Jelang Idul Adha, Bupati Tangerang Pastikan Hewan Kurban di 334 Lapak Sehat dan Aman

Jelang Idul Adha, Bupati Tangerang Pastikan Hewan Kurban di 334 Lapak Sehat dan Aman

Jumat, 22 Mei 2026 21:29 WIB
80 Tim Ikuti Kompetisi Liga PSSI Kota Tangerang

80 Tim Ikuti Kompetisi Liga PSSI Kota Tangerang

Minggu, 24 Mei 2026 16:47 WIB
Panas Ekstrem Warnai Puncak Haji

Panas Ekstrem Warnai Puncak Haji

Minggu, 24 Mei 2026 19:18 WIB
Pemkot Tangsel Siapkan Intervensi Jika Harga Pangan Naik Jelang Iduladha

Pemkot Tangsel Siapkan Intervensi Jika Harga Pangan Naik Jelang Iduladha

Kamis, 21 Mei 2026 16:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.