SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Seorang pedagang cilok ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya yang berlokasi di Desa Pasirgadung, Kecamatan Cikupa, Selasa (2/6). Pria berinisial R asal Bangkalan, Madura itu diduga menjadi korban pembunuhan. Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk dilakukan autopsi.
Salah satu warga Pasirgadung, Aulia Amin mengatakan kematian R di rumah kontrakan diketahui ketika warga setempat yang hendak memesan cilok datang ke lokasi. Namun setelah beberapa kali mengetuk pintu, warga tersebut tidak mendapatkan respon.
“Warga bersama pemilik kontrakan kemudian membuka pintu dengan kunci cadangan. Saat pintu dibuka, korban terlihat bersimbah darah dengan posisi tengkurap, ” kata Aulia, Selasa (2/6).
Melihat kondisi R tersebut, warga dan pemilik kontrakan langsung meminta tolong kepada tetangga sekitar dan melaporkan peristiwa itu kepada pihak Kepolisian Sektor Cikupa. Menurut Aulia,
korban ini berasal dari Bangkalan, Madura, dan belum lama tinggal di rumah kontrakan tersebut. Sehari-harinya, R menjajakan cilok keliling kampung.
“Sepertinya itu korban pembunuhan, kalau kata warga lainnya dia (korban) berasal dari Madura, dan belum lama juga ngontrak di sini. Dia jualan cilok sehari-harinya,” ungkap Aulia.
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri menambahkan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jenazah R. Saat ini, korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan autopsi.
Baca Juga: Satresnarkoba Polresta Tangerang Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal di Sepatan, Ratusan Butir Disita
“Korban berinisial R. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk dilakukan autopsi, ” katanya.
Saat disinggung terkait dugaan pembunuhan, Syamsul mengaku belum dapat memastikan penyebab kematian pedagang cilok itu.
“Belum dapat dipastikan penyebabnya, kita masih melakukan pendalaman,” katanya.
Sementara itu Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mendatangi TKP penemuan mayat pria di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Selasa (2/6/2026) petang. Di kontrakan tersebut, seorang pria berinisial R yang sehari-hari berjualan cilok ditemukan meninggal. Saat mengecek TKP, nampak bekas darah di lantai.
“Kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini,” kata Indra Waspada.
Dia menerangkan, korban terindikasi meninggal karena pembunuhan. Oleh karena itu, petugas polisi langsung bergerak memeriksa saksi, barang bukti, termasuk menyisir sekitar lokasi guna mendapatkan bukti petunjuk.
Baca Juga: Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran 27 Ribu Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Dibekuk
“Terkait korban, kami masih menunggu hasil autopsi,” ujarnya.
Indra Waspada juga menerangkan, korban baru sekitar 10 hari tinggal di kontrakan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, korban diketahui tinggal berdua bersama rekannya.
“Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” pungkasnya. (alfian)

















