SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Realisasi investasi di Kota Tangerang pada triwulan I 2026 mencapai Rp5,45 triliun dan berhasil menyerap 11.632 tenaga kerja. Capaian tersebut menjadi modal positif bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk menjaga pertumbuhan investasi di tengah tantangan perekonomian global.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achamad Bagdja, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Tangerang yang tetap kondusif.
“Pada triwulan pertama tahun 2026, alhamdulillah realisasi investasi sudah mencapai Rp5,45 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 11.632 orang. Kami berharap pada triwulan berikutnya tren positif ini dapat terus berlanjut meskipun kondisi ekonomi global masih penuh tantangan,” ujar Sugihharto di sela kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diikuti sekitar 105 pelaku usaha dari berbagai sektor di Aula Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, capaian tersebut melanjutkan kinerja investasi Kota Tangerang sepanjang 2025 yang melampaui target. Dari target investasi sebesar Rp15,11 triliun, realisasinya mencapai Rp22,54 triliun atau setara 149 persen dari target yang ditetapkan.
Untuk mempertahankan pertumbuhan investasi, DPMPTSP terus mendorong pelaku usaha agar tertib menyampaikan LKPM. Pelaporan tersebut dinilai penting sebagai instrumen pengawasan dan evaluasi perkembangan investasi di daerah.
Dalam kegiatan bimtek tersebut, DPMPTSP juga menyosialisasikan penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mengacu pada Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025. “Ada sejumlah perubahan dan penambahan klasifikasi usaha. Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan pelaku usaha memahami ketentuan terbaru agar proses investasi tetap berjalan lancar,” kata priayang karib disapa Ugi ini.
Baca Juga: Banyak Pengusaha Bingung Administrasi TKA, DPMPTSP Kota Tangerang Dorong Penyamaan Persepsi
Selain perusahaan skala menengah dan besar, tahun ini DPMPTSP juga mulai memperluas pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang kini memiliki kewajiban menyampaikan LKPM secara berkala setiap semester. Ugi menegaskan, pemerintah daerah terus memperkuat kemudahan berusaha melalui pelayanan perizinan yang terintegrasi dan berbasis digital.
Seluruh proses perizinan saat ini telah terhubung secara daring melalui DPMPTSP dengan dukungan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. “Kami terus berkoordinasi dengan OPD terkait untuk memastikan tidak ada hambatan dalam proses perizinan maupun investasi. Jika ada kendala yang dihadapi investor, kami segera melakukan koordinasi untuk mencari solusi bersama,” ujarnya.
Sementara, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif melalui peningkatan kualitas pelayanan publik serta kemudahan perizinan.
Menurut Sachrudin, investasi memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami terus mendorong seluruh perangkat daerah yang menangani perizinan agar memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif. Bahkan jika diperlukan, pelayanan dilakukan dengan pendekatan jemput bola untuk memudahkan masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.
Ia menilai Kota Tangerang memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi daya tarik investor, mulai dari letak geografis yang strategis, keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang Indonesia, hingga dukungan infrastruktur dan konektivitas yang terus berkembang.
Sachrudin juga mengingatkan agar tidak ada pihak maupun oknum yang menghambat kegiatan investasi. Ia meminta para pelaku usaha segera berkoordinasi dengan pemerintah apabila menemukan kendala yang berpotensi mengganggu aktivitas usaha. “Jangan sampai ada pihak yang merugikan investasi maupun dunia usaha. Pemerintah Kota Tangerang akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif,” tegasnya.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Dorong Pelaku UMKM Urus NIB, Ini Manfaatnya
Pemkot Tangerang berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(made)
