Sabtu, 17 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 28 Jun 2026 16:19 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Anggota DPRD Tangsel, Ricky Yuanda Bastian. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL--DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan dukungannya terhadap rencana program homeschooling bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Meski demikian, pelaksanaan program tersebut diminta dilakukan secara matang dan diawasi secara ketat agar tepat sasaran.

Anggota DPRD Tangsel, Ricky Yuanda Bastian mengatakan praktik homeschooling maupun sekolah informal, seperti sekolah terbuka dan pendidikan kesetaraan, sejatinya sudah berkembang di berbagai kota besar, termasuk di Kota Tangerang Selatan.

“Sebetulnya praktik homeschooling dan katakanlah sekolah informal sekolah terbuka, itu sudah marak di beberapa kota besar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (28/7/2026).

Menurutnya, langkah pemerintah untuk mulai mengambil peran dalam penyelenggaraan homeschooling merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Selama ini layanan tersebut lebih banyak diselenggarakan oleh pihak swasta.

“Tentu saja ketika pemerintah melakukan inisiatif untuk memberikan legitimasi ataupun formalitas dari homeschooling, kami menyambut positif,” katanya.

Ia menilai kehadiran pemerintah dalam penyelenggaraan homeschooling dapat memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini belum mampu menjangkau pendidikan formal.

Baca Juga: Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka, Ada Promo Mobil dan Diskon Pajak hingga 18 Oktober

“Langkah-langkah yang dilakukan tentu saja berdasarkan kebutuhan masyarakat. Jadi bukna hanya kemudian pihak swasta saja yang terjun, tetapi juga kemudian ada andil pihak pemerintah untuk memfasilitasi penyelenggaraan homeschooling maupun informal lainnya,” paparnya.

Meski mendukung, DPRD memastikan akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut. Rizki mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima penjelasan resmi mengenai konsep maupun mekanisme penyelenggaraan homeschooling yang tengah disiapkan pemerintah.

BeritaTerbaru

Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka, Ada Promo Mobil dan Diskon Pajak hingga 18 Oktober

Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka, Ada Promo Mobil dan Diskon Pajak hingga 18 Oktober

Sabtu, 17 Okt 2026 10:46 WIB
Polisi Temukan Tempat Penyimpanan Miras di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis

Polisi Temukan Tempat Penyimpanan Miras di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis

Sabtu, 17 Okt 2026 10:42 WIB
Pemkab Tangerang Tambah 147 Ruang Kelas dan Rehab 205 Kelas pada 2026

Pemkab Tangerang Tambah 147 Ruang Kelas dan Rehab 205 Kelas pada 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 09:58 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota, Jakarta dan Kabupaten Bogor Sabtu 17 Oktober, Ini Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Kota, Jakarta dan Kabupaten Bogor Sabtu 17 Oktober, Ini Lokasinya

Sabtu, 17 Okt 2026 07:32 WIB

“Tentu saja kami di DPRD akan mencoba mengawasi nanti dalam perjalanan nya dalam pengadaan penyelenggaraan homeschooling,” katanya.

“Adapun hal terkait memang belum secara official disampaikan ke kami untuk bagaimana teknisnya, dan bagaimana implementasinya dan berapa jumlahnya dan bagaimana kondisinya kita belum dapatkan informasi secara utuh dan menyeluruh,” lanjut politisi PKS itu.

Ricky menilai inovasi di sektor pendidikan perlu terus dikembangkan seiring perubahan zaman. Menurutnya, pemerintah harus mampu menghadirkan skema pendidikan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tidak lagi memungkinkan mengikuti pendidikan formal.

“Memang jamannya sudah berubah, bisa jadi ada inovasi yang harus dikembangkan disetiap wilayah sesuai dengan kebutuhan, terlebih lagi maka ada kebutuhan dari anak anak kurang mampu, sementara usianya sudah lanjut karena keterbatasan dia tidak bisa bersekolah formal seperti yang lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Temukan Tempat Penyimpanan Miras di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis

Rencana itu dikritik Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji. Dia menilai bahwa kebijakan tersebut berisiko mengurangi hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang utuh melalui sekolah formal. Menurut Ubaid, sekolah bukan sekadar tempat belajar akademik, tetapi juga ruang sosial yang memungkinkan anak berinteraksi, membangun jaringan pertemanan, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman dan inklusif.

“Memenjarakan anak-anak dari keluarga miskin dalam format homeschooling atau informal yang tidak terstandar akan merenggangkan hak mereka untuk bersosialisasi dan berkembang secara utuh,” ujarnya, Kamis (25/6).

Ia menegaskan, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin akses pendidikan formal bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi. Hal itu, kata dia, telah diatur dalam Pasal 31 UUD 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Tugas Pemkot Tangsel adalah memastikan setiap anak tanpa memandang latar belakang ekonominya bisa mengakses sekolah formal yang berkualitas dan gratis. Bahkan mereka harus masuk kuota afirmasi dan diberikan bangku sekolah negeri terbaik di Tangsel, bukan malah mengeksklusifkan mereka di homescooling,” paparnya.

Ubaid menilai kebijakan homeschooling yang secara khusus menyasar warga miskin justru berpotensi menciptakan kesenjangan pendidikan antara kelompok kaya dan miskin.

“Rencana mendorong jalur informal bagi warga miskin ini justru memperlebar jurang pemisah (apartheid pendidikan) antara si kaya dan si miskin di Tangsel,” katanya.

Meski pemerintah beralasan program tersebut bertujuan memberi fleksibilitas agar anak-anak tetap bisa belajar di mana saja dengan kelompok kecil yang difasilitasi guru, Ubaid mempertanyakan efektivitas model tersebut dalam menjamin kualitas pendidikan. Menurut dia, kualitas pembelajaran di sekolah formal yang memiliki sarana dan prasarana lengkap saja masih menghadapi banyak tantangan.

“Sekolah negeri saja, yang sarana dan prasarana lengkap, kualitas pembelajarannya masih buruk. Bagaimana dengan sekolah non formal, yang biasanya hanya formalitas absen. Cek dah kualitas sekolah model PKBM. Kualitasnya masih di bawah standar,” ungkapnya.

Ubaid juga menyoroti kelompok anak yang rentan putus sekolah karena faktor ekonomi. Menurutnya, pemerintah seharusnya fokus memperkuat perlindungan melalui kebijakan afirmasi agar mereka dapat masuk sekolah negeri tanpa hambatan.

“Mestinya anak-anak rentan putus karena masalah ekonomi, harus dijamin bisa masuk sekolah negeri tanpa seleksi-seleksi karena masuk kuota afirmasi. Jika mereka tidak dilindungi melalui kuota afirmasi, mereka paling rentan untuk putus sekolah,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana mengembangkan model pendidikan alternatif berbasis homeschooling dan sekolah informal guna memperluas akses belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program ini disiapkan sebagai langkah lanjutan setelah berbagai bantuan pendidikan dan beasiswa yang selama ini diberikan kepada ribuan pelajar di wilayah tersebut. Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi.
Karena itu, pemerintah daerah tengah mengkaji konsep pembelajaran yang lebih fleksibel dan dekat dengan lingkungan masyarakat. Konsep yang sedang dirancang tidak harus mengandalkan bangunan sekolah seperti pada umumnya.

“Nanti saya ingin lagi kembangkan misalnya home schooling, sekolahnya ngampar saja di emperan mungkin, tapi dia resmi dapat ijaza bagi anak-anak yang tidak mampu, jadi siapapun yang berada di bawah garis kemiskinan misalnya, anak-anaknya tetap dapat difasilitasi sekolah, sekolah-sekolah informal,” ujar Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Rabu (24/6/2026). (eko)

Tags: dprdhome schoolingkonsepsiswatangsel
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Andi Achmad Dara Serap Aspirasi Warga Tigaraksa, Bahas Subsidi Energi dan Bantuan Sosial
Kabupaten Tangerang

Andi Achmad Dara Serap Aspirasi Warga Tigaraksa, Bahas Subsidi Energi dan Bantuan Sosial

Sabtu, 17 Okt 2026 07:20 WIB
Edukasi

Revitalisasi SMP Al-Mustofa Kota Tangerang Rampung, Dapat Empat Papan Digital

Jumat, 16 Okt 2026 10:53 WIB
Jenguk Korban Ledakan Pasar Cimanggis di RSU Tangsel, Pilar: Pasien Luka Bakar Berat Butuh Dirujuk
Headline

Dijenguk Pilar, Pasien Luka Bakar Berat Butuh Dirujuk

Kamis, 15 Okt 2026 21:44 WIB
DJP Banten Hadirkan Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera Tangerang
Bisnis

DJP Banten Hadirkan Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera Tangerang

Kamis, 15 Okt 2026 17:45 WIB
Panen Padi di Mauk, Bupati Tangerang Salurkan Bantuan Pertanian
Kabupaten Tangerang

Panen Padi di Mauk, Bupati Tangerang Salurkan Bantuan Pertanian

Kamis, 15 Okt 2026 17:41 WIB
Ratusan Siswa SMAN 25 Kabupaten Tangerang Gelar Demo di Sekolah
Headline

Ratusan Siswa SMAN 25 Kabupaten Tangerang Gelar Demo di Sekolah

Kamis, 15 Okt 2026 17:27 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

BMKG Prakirakan Hujan di Sejumlah Kota

BMKG Prakirakan Hujan di Sejumlah Kota Hari Ini

Minggu, 11 Okt 2026 13:51 WIB
Dinkes Tangsel Pastikan Air WTP Serpong Lagoon Positif Bakteri Ecoli

Dinkes Tangsel Pastikan Air WTP Serpong Lagoon Positif Bakteri Ecoli

Rabu, 14 Okt 2026 18:33 WIB
Proyek Revitalisasi Selesai, Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Dibuka Lagi

Arab Saudi Tutup Bandara Riyadh Akibat Serangan, Kemenhub Pantau Dampaknya

Selasa, 13 Okt 2026 19:08 WIB
4.923 Balita Terdampak Stunting di Lebak, Wilayah Bayah Paling Banyak

4.923 Balita Terdampak Stunting di Lebak, Wilayah Bayah Paling Banyak

Selasa, 13 Okt 2026 11:18 WIB
Jadwal Padat, Thom Haye Tegaskan Persib Siap Hadapi Dewa United

Jadwal Padat, Thom Haye Tegaskan Persib Siap Hadapi Dewa United

Minggu, 11 Okt 2026 07:50 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.