SATELITNEWS. COM, TANGERANG--Kafilah Kabupaten Tangerang keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten sekaligus mempertahankan juara umum ke-5 secara berturut-turut.
Kemenangan ini menjadi kado penyemangat di tengah bencana kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin.
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengapresiasi keberhasilan Kafilah Kabupaten Tangerang menjadi juara umum MTQ secara berturut-turut lima kali ini.
Dia mengingatkan kafilah yang belum berhasil menjadi juara agar tidak berkecil hati. Menurut Dimyati, MTQ bukan hanya ajang perlombaan mencari pemenang, melainkan instrumen penting yang harus terus digaungkan untuk membumikan nilai-nilai Islam kepada generasi penerus bangsa.
“Selamat kepada Kafilah Kabupaten Tangerang yang telah berhasil keluar sebagai juara umum, disusul Kota Tangerang di posisi kedua, dan Kota Serang di posisi ke tiga. Namun, kepada kafilah lain tetap semangat dan jangan berkecil hati, karena ada hal penting yang harus terus dijaga dan digaungkan dalam MTQ, yaitu peran serta kita semua dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini, serta mempererat silaturahmi atau ukhuwah Islamiyah, ” ujar Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, Kamis (9/7).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyatakan kafilah Kabupaten Tangerang berhasil memberikan hadiah indah dengan mempertahankan prestasi juara umum secara berturut-turut kelima kalinya. Lanjut Bupati Tangerang, meskipun saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berfokus menanggulangi bencana kebakaran TPA Jatiwaringin, tetapi tidak mematahkan semangat untuk berkompetisi dalam ajang MTQ.
Baca Juga: Demokrat dan Golkar Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Tangerang
“Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali keluar sebagai juara. Ini merupakan salah satu kado indah di tengah hiruk pikuk penanggulangan bencana kebakaran di TPA Jatiwaringin,” kata pria yang akrab disapa Rudi Maesyal di Masjid Raya Al-Bantani, Pusat Pemerintahan Provinsi Banten.
Menurut Rudi, keberhasilan menjadi juara umum tidak diraih dengan mudah dan instan. Butuh proses panjang, persiapan matang, serta kerja keras dari seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari pembinaan, ditingkat desa hingga kecamatan.
“Proses tidak akan mengkhianati hasil. Prestasi ini tidak bisa diperoleh secara instan tapi melalui proses panjang. Menjadi juara umum selama lima kali berturut-turut adalah bukti komitmen bersama,” ujar Rudi.
Ia mengungkapkan, kompetisi tahun MTQ ditahun 2026 ini berlangsung sangat ketat, mengingat daerah-daerah tetangga juga mempersiapkan diri dengan sangat baik.
Dengan komitmen bersama dan dukungan serta doa seluruh masyarakat, Kabupaten Tangerang dapat kembali mempertahankan juara umum untuk ke-5 kalinya secara berturut-turut.
“Yang utama bukan semata-mata kemenangan, tapi bagaimana momentum MTQ ini menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Alquran, terutama generasi muda. Ini adalah bagian dari estafet perjuangan para orang tua, kiai, dan ustaz,” lanjutnya.
Baca Juga: Naker Fest 2026 Dibuka, Pemkab Tangerang Sediakan 3.174 Lowongan Kerja dari 40 Perusahaan
Dia juga menandaskan bahwa untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten tahun depan, persiapannya harus lebih matang lagi agar Kabupaten Tangerang dapat mempertahankan gelar juara umum untuk keenam kalinya secara berturut-turut.
“Kita harus bekerja lebih keras, lebih terencana, dan lebih serius dalam pembinaan. Tahun depan kita harus siap mempertahankan gelar juara umum yang keenam kalinya. Ini bukan sekadar target, tetapi motivasi agar semangat cinta Al-Quran terus menyala di Kabupaten Tangerang,” tandasnya.
Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta berprestasi dan telah mengharumkan nama Kabupaten Tangerang. Pihaknya juga berpesan kepada mereka yang belum berhasil untuk terus giat berlatih, meningkatkan kemampuannya dan tidak patah semangat.
“Orang bisa karena terbiasa, orang pandai karena latihan. Yang tahun ini belum meraih emas, tahun depan harus lebih giat lagi. Kita ingin terus tingkatkan motivasi mereka,” imbuhnya.
Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian kafilah Kabupaten Tangerang yang tanpa lelah berjuang mengharumkan nama daerah. Dirinya juga berharap, di MTQ Ke-24 Tingkat Provinsi Banten, Kafilah Kabupaten Tangerang dapat kembali meraih juara umum.
“Alhamdulillah, kita kembali meraih juara umum, sekaligus mempertahankan juara berturut-turut. Semoga ditahun depan kita bisa kembali meraih juara umum, ” tambahnya. (alfian)




























