SATELITNEWS.COM, LEBAK – Kabar menggembirakan datang bagi para petani . Hasil pertemuan antara Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pangan, Mulyadi Jayabaya (JB), dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peluang lahirnya sejumlah program yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Minggu (2/8/2026), merupakan tindak lanjut dari pertemuan jajaran Kadin dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa hari sebelumnya. Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan dunia usaha dalam mendukung sektor pertanian.
JB mengatakan, salah satu komitmen yang disampaikan Menteri Pertanian adalah penyediaan benih dan bibit unggul yang akan didistribusikan ke setiap kabupaten dan kota sesuai dengan potensi komoditas di masing-masing daerah. Program tersebut mencakup tanaman pangan, hortikultura, hingga komoditas perkebunan.
“Pak Menteri menyampaikan komitmennya untuk menyiapkan benih dan bibit unggul bagi daerah-daerah di seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani,” ujar JB, di Rangkasbitung, Senin (3/8/2026).
Selain penyediaan benih, pemerintah juga berencana memperluas akses pembiayaan bagi petani melalui skema subsidi dan pinjaman berbunga rendah. Menurut JB, kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pinjaman dari rentenir yang selama ini kerap menjadi persoalan saat musim tanam.
“Selama ini masih banyak petani yang terpaksa meminjam kepada rentenir untuk memenuhi kebutuhan modal tanam. Dengan fasilitas pembiayaan yang lebih ringan, mereka bisa lebih tenang dalam mengelola usaha pertaniannya,” katanya.
Baca Juga: Ribuan Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan, 223 Ha Puso
Tidak hanya itu, Kementerian Pertanian juga berkomitmen memperkuat dukungan sarana produksi melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta memperluas pelaksanaan program Brigade Pangan sebagai upaya mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian.
JB optimistis berbagai program tersebut akan memberikan dampak nyata terhadap kehidupan petani. Menurut mantan Bupati Lebak dua periode itu, apabila seluruh komitmen pemerintah dapat direalisasikan secara konsisten, kesejahteraan petani akan meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kokoh.
“Saya optimistis perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian akan membawa perubahan besar. Harapannya, petani tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga memiliki penghasilan yang cukup untuk menyekolahkan anak-anak hingga ke perguruan tinggi,” tuturnya.
JB menambahkan, pertemuannya dengan Menteri Pertanian merupakan bagian dari tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah dan Kadin memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.(mulyana)



















